Indikator Bursa: Tuntunan Anda dalam Berinvestasi

Tue, 12/15/2009 - 06:23
autogebet's picture

Sebuah Artikel Oleh Passion4U & Dunkz

He who knows when he can fight and when he cannot, will be victorious.
Sun Tzu

Tidak terasa ternyata sudah 3 tahun Portal Reksadana menjadi teman kita untuk saling berbagi tentang pengalaman, tips dan trick dalam berinvestasi reksadana. Sebuah perjalanan yang cukup panjang dan mendebarkan bagi PortalReksadana.com. Perjalanan yang panjang, karena biasanya portal yang idealis nan gratis jarang yang panjang umurnya. Mendebarkan karena beberapa kali portal ini nyaris mati suri, dan hanya karena bantuan para membernya maka portal ini kembali hidup dan bernafas.

Kali ini Passion4U & Dunkz mau bercerita tentang sebuah indicator sederhana, namun powerful (sekaligus sedikit berbahaya) bernama indicator bursa (tadinya indicator ini mau dikasi nama My Swing, tapi entah kenapa enggak jadi hehehe). Indicator ini bisa anda akses di http://www.portalreksadana.com/rdbursa . Indikator ini diharapkan akan menjadi salah satu tools kita untuk sukses berinvestasi di reksadana (khususnya reksadana saham). Kenapa indicator ini dibuat dan apa istimewanya indicator ini, mari kita simak ceritanya dibawah ini.

Alkisah, di sebuah kota besar, hiduplah sebuah keluarga muda. Setelah beberapa tahun berumah tangga dan melahirkan anak yang lucu, mereka tersadar bahwa untuk dapat menjamin kebahagiaan rumah tangga dan kehidupan anak mereka kelak, mau tidak mau mereka harus mulai meninggalkan kebiasaan yang hanya menabung menjadi berinvestasi. Untunglah dari hasil browsing di internet, mereka berhasil menemukan situs PortalReksadana.com yang banyak membantu mereka dalam merencanakan investasi.

Dengan semangat 45, keluarga muda ini mulai menyusun rencana investasi dengan menggunakan feature My Plan. Sayangnya langkah untuk berinvestasi mereka agak terhambat, Cerita dari tetangga sebelah tentang investasi reksadana sahamnya yang mengalami kerugian besar saat kejatuhan bursa tahun 2008, cukup membuat keluarga muda ini berfikir ulang untuk mulai berinvestasi. Keluarga muda ini tidak ingin dana investasi yang dikumpulkan dengan susah payah juga ikutan nyungsep seperti pengalaman tetangganya, mereka mulai bertanya-tanya apakah ada indicator yang cukup sederhana dan mudah dimengerti bagi keluarga muda ini yang bisa memastikan investasi mereka terus berkembang mengikuti perkembangan pasar? apakah ada early warning signal yang memberikan petunjuk pada pasangan ini jika market jatuh lagi suatu saat nanti?

Kalo anda punya cerita yang kurang lebih sama dengan cerita keluarga muda di atas, maka anda sungguh beruntung bro adityo yang baik hati telah mau bersusah payah membuatkan tools untuk anda. Tools ini didasarkan atas article “Optimalisasi penggunaan periode moving average (2)” postingan bro dunkz (lihat di http://www.portalreksadana.com/node/396) yang memuat hasil back testing atas pergerakan bursa sejak jaman jebot sampe sekarang.
Goal yang ingin dicapai dari indicator bursa ini adalah menunjukkan kepada investor trend yang sedang berlangsung. Diharapkan dengan mengetahui trend bursa, investor reksadana dapat melakukan rebalancing terhadap portfolio investasinya sesuai dengan kondisi market.

Ok, bro Passion4U & bro Dunkz, udahan dong pengantarnya, tunjukin kita-kita cara makenya dong ….

Ok dech, kita mulai ya … secara umum indicator ini terdiri atas 2 bagian. Bagian yang atas merupakan grafik harga IHSG yang telah dioverlay dengan Moving Average 6 dan 37. Sementara bagian bawah merupakan grafik volume IHSG dengan overlay Moving Average 50.

Waduh apaan tuch … tenang kali ini kita tidak akan membahas secara detail dasar teori pembuatan indicator yang njelimet itu. Tapi kita akan membahas cara menggunakan indicatornya. Ibarat untuk naik mobil, kita nggak perlu tahu detail tentang cara bikin mobil toch, cukup tahu cara nyetirnya aja dulu. Nanti seiring berjalannya waktu dan meningkatnya awareness kita, akan tiba saatnya kita belajar cara menservice mobil hehehe

Dalam tataran praktis bagian atas dari indicator (grafik harga IHSG) ini akan merekomendasikan anda untuk:

  • Memiliki reksadana saham saat trend bursa sedang naik yang ditunjukkan oleh Moving Average 6 (garis biru muda) yang berada di atas Moving Average 37 (garis merah).
    Pokoknya selama MA 6 di atas MA 37 … pegang aja RD Saham terus …
    Trigger untuk memiliki ditandai oleh tanda centang hijau.
  • Keluar dari reksadana saham saat trend bursa sedang turun yang ditunjukkan oleh Moving Average 37 (garis merah) yang berada di atas Moving Average 6 (garis biru muda). Trigger untuk melepas ditandai oleh tanda silang warna merah
  • Jadi mulailah memiliki reksadana saham saat centang hijau muncul dan keluarlah saat tanda silang merah keluar.

Sementara sisi kedua dari indicator (volume dari IHSG) memberikan early warning terhadap kekuatan dari sebuah trend (baik naik atau turun). Intinya trend akan cenderung tetap berlangsung selama masih ada bahan bakar yaitu volume, kalo bahan bakarnya mulai habis (volume mulai menipis) trend cenderung akan berakhir.

Jadi kalo trend sedang naik seharusnya volume juga tinggi (volume di atas MA 50 volume), kalo volume turun artinya trend naik cenderung mulai melemah.

Begitu pula dengan trend turun, saat trend turun dan volume tinggi itu artinya semua orang dalam kondisi panic mode yang artinya harga akan cenderung makin turun. Tapi kalo trend turun tapi volume mulai melemah, artinya banyak investor yang mulai rasional dan memandang harga yang terbentuk sudah sesuai dengan kondisi fundamental, sehingga trend turun cenderung mereda.

Hubungan antara harga dan volume bisa dilihat dalam table di bawah ini:

Jadi gimana? apakah Anda sudah mulai bergairah dan tidak ragu lagi untuk berinvestasi? Semoga tools ini bermanfaat dan menjadi pemompa semangat anda untuk terus berinvestasi.

WARNING & DISCLAIMER:

  • Indicator bursa ini merupakan tools yang disediakan oleh Portal Reksadana untuk membantu investor dalam memahami trend IHSG. Dalam melakukan keputusan untuk membeli atau menjual reksadana investor telah melakukan kajian independen.
  • Tools moving average merupakan tools yang bersifat lagging (bereaksi lambat atas pergerakan bursa). Tools moving average cukup baik dipergunakan saat bursa sedang trending (baik trend naik maupun trend turun). Namun sering menampilkan false signal saat bursa sedang sideways (mendatar). Please be aware.
  • Tools indicator bursa ini didasarkan atas kajian historis atas kinerja IHSG, yang seiring berjalannya waktu harus dilakukan adjustment secara berkala untuk mengikuti perkembangan IHSG terkini.
 

Comments

Hampir muncul silang merah?

autogebet's picture

kalau dicoba zoom di Indikator Bursa, sepertinya garis garisnya sudah mulai saling berdekatan ya... akankah muncul silang merah dalam waktu dekat? *stay tuned

Silang Merah muncul Senin kemarin

autogebet's picture

ternyata oh ternyata, silang merah sudah muncul Senin kmrn. apakah ini false alarm dan centang hijau akan muncul? cermati terus IHSG kita..

Tanda False Alarm?

zieyukishiro's picture

Wah saya juga baru sadar ini kalau muncul silang merah... Untuk memastikan ini false alarm atau bukan, apa yang harus kita amati/berapa lama kita harus mengamatinya ya pak? Biar langsung beraksi menghindari kerugian hehe... Makasih sebelumnya

Confirmed False Alarm

autogebet's picture

nah kan, benar today sudah muncul centang hijau... yaa memang perlu kita cermati terus, bisa dicoba dicermati pola2 kemunculan silang merah dan centang hijau, dan apa yg terjadi dengan pergerakan grafik sesudahnya... belum terlalu ada pola yang paten sih, tapi kita perlu tetap waspada dlm kondisi spt ini.

Periode False Alarm

zieyukishiro's picture

Wah iya betul juga pak sudah hijau lagi... Cuma saya jadi penasaran, apa ada periode maksimal bagi kita untuk menentukan bahwa sinyal yang muncul adalah false alarm? Misal, ditunggu setelah seminggu dulu, atau dua minggu dulu apakah sinyal berganti sebelum memutuskan ambil tindakan?

update berhenti?

zieyukishiro's picture

wah telat nyadar kalo tanda silang merah udah nongol, kemaren beberapa kali gagal akses portal juga soalnya... Oh iya nih bro, untuk update grafiknya berhanti di tanggal 9 tuh pas tanda silang muncul. Sedang muncul error algoritma atau ada hubungan terkait web yang kemarin beberapa kali down ya?

Tidak ada update karena libur

autogebet's picture

hai bro, grafik Indikator Bursa memang tidak ada update karena senin nya libur :)

beberapa kali kmrn web sempat down, karena servernya down :(
sekarang yang cukup pusing gmn cari sumber data baru utk My Reksadana :(

iya nih, ternyata udah jalan

zieyukishiro's picture

iya nih, ternyata udah jalan lagi updatenya bro hehe... sumber data baru setelah punya bloomberg nggak bisa diakses ya? semangat terus bro :)

centang hijau lagi

veteranguard's picture

eh centang hijau nongol lagi.. bikin galau aja.. :))

seminggu lewat, eh merah lagi

zieyukishiro's picture

seminggu lewat, eh merah lagi :( lagi labil banget

setelah lima pekan akhirnya

zieyukishiro's picture

setelah lima pekan akhirnya centang hijau berganti silang merah lagi... padahal sebelumnya nunggu setahun lebih dari silang merah buat berubah jadi centang hijau. semoga abis ini ga lama-lama banget deh gantinya amiiin

Centang hijau di indikator

veteranguard's picture

Centang hijau di indikator bursa kayaknya udah mau nongol.. Semoga..

Wah iya ya hampir centang hijau

autogebet's picture

Wah iya ya hampir centang hijau... untung dikabari, bbrp hari ini full dinas luar kota terus, ndak merhatikan bursa... semoga centang hijau dan lanjut naik terus *amunisi... mana amunisi.. :p

indikator bursa

rezuzovka's picture

permisi para suhu..
1. kenapa indikator bursa tidak bisa dilihat kinerjanya selama 15 tahun ke belakang?
2. Jika tujuan inves di RD emank untuk jangka panjang, apakah sinyal jual itu dibutuhkan, bagaimana dengan yang namanya average down tpi dengan peluru yang kecil2 saja?
3. Saya pernah baca artikel ttg switch ato jual reksadana maka, returnnya tidak akan maksimal ato managemennya menjadi tidak teratur. Bagaimana pendapat para suhu?

Ngomong2 pada indikator bursa sinyal beli belum muncul ya.. untung saja saya belinya pada saat harga di bottom soalnya saya menggunakan Fibonacci Retracment hehehee...

Info menarik

nova_aeriol's picture

Terima kasih pak,

infonya menarik. jarang-jarang saya baca seperti ini lg di forum ini.
Karena setiap kali buka isinya ttg Ipot Fund.
Padahal di website Ipot Fund itu jelas banget informasi bagaimana cara mendaftar, no telpon Supportnya juga ada.

Bursa today jatuh 3,49%

autogebet's picture

Saya sudah lama tidak memperhatikan bursa, tiba2 dikabari kawan kalau sore ini bursa jatuh dalem banget, minus 3,49%

Saya cari2 referensi, jadinya lebih tenang tidak panik sesudah membaca info ini:
http://rencanatrading.com/2015/04/27/15-45-1213/

Coba kita lihat posisi besok mana2 saja RDS yang diskon. Stay rasional.

Fibonnaci Retracement

DewAsmara's picture

Berdasarkan perhitungan fibonnaci retracement, support ada pada angka 4800 pas, namun beberapa analis memperkirakan bottom ada pada range 4500an.

Kemarin bursa berhasil ditutup menguat karena pengaruh technical rebound, akan tetapi saya menyarankan, dalam kondisi seperti ini kecuali punya cadangan super jumbo, masuk saja secara bertahap partial per partial setiap penurunan 300 - 500 point.

Kondisi

DewAsmara's picture

Saat ini kondisi bursa masih belum stabil masih penuh gejolak naik turun, adjustment dan wait and see dari para pelaku pasar.

Momen yang ditunggu adalah apakah kenaikan suku bunga The Fed akan segera terjadi dan jika terjadi kapan, dan berapa besar. Dari Amerika sendiri, pemerintah sudah memastikan akan dinaikan, namun belum beri kepastian, serta berapa besar.

Dari dalam negeri, investor terombang-ambing oleh sikap tidak tegas kepala negara dalam reshuffle kabinetnya (sami mawon dengan presiden yang lama). Serta lambannya tindakan tegas pemerintah dalam mengambil langkah-langkah stabilisasi rupiah dan gejolak pasar. Ditambah rencana kenaikan tarif PLN per 1 Juni 2015 serta, kenaikan Pertamax yang walaupun dikatakan hanya menyumbang inflasi secara kecil, namun efeknya luar biasa dalam melemahkan daya beli masyarakat.

Ditambah lagi statement dari analis Singapore yang meramalkan rupiah bisa kolaps hingga Rp 25 ribu per dollar. Semakin menambah kegalauan pasar. Namun demikian, masih ada peluang untuk masuk, mengingat sektor perbankan baru saja merevisi target pertumbuhan, sehingga dengan luruhnya bursa saat kenaikan suku bunga The Fed, ada peluang mengumpulkan saham-saham sektor finance sebagai motor penggerak bursa, untuk long investment. Karena nantinya dengan koreksi target, saham sektor finance akan mencapai nilai wajarnya saat bursa luruh lebih dalam.

Bagaimana menyikapi kondisi spt ini?

afif's picture

Sis bagaimana cara menyikapi kondisi spt ini utk investasi reksadana? saya jadi agak galau juga melihat beberapa hari terakhir portofolio saya sudah minus hampir 2 persen utk reksadana saham (syariah). Kemarin saya pikir sudah membaik ketika IHSG kembali naik setelah ambruk terlalu dalam. Namun,hari-hari belakangan ini makin suram saja.Apakah portofolio tetap dipertahankan, mengingat ini kan investasi jangka panjang atau dilepas dulu utk sementara sampai menunggu pasar membaik?

Re : Menyikapi Kondisi Saat Ini

riri.sulinantri's picture

Dear Bapak/Ibu Afif,

Meskipun pasar saham sedang fluktuatif bahkan cenderung turun, reksa dana masih memberikan peluang yang menarik, jadi tidak perlu khawatir, karena fluktuasi di pasar finansial dalam jangka pendek merupakan hal yang wajar terjadi.
Untuk jangka panjang kondisi fundamental perekonomian dan pasar finansial kita masih menarik dan terus tumbuh.

Saat berinvestasi dalam produk reksadana, sebaiknya dilakukan dalam jangka panjang atau lebih dari satu tahun, agar supaya investor dapat memaksimalkan potensi imbal hasil. Selain itu, dengan berinvestasi jangka panjang dapat memungkinkan investor dalam meminimalkan volatilitas imbal hasil.
Kondisi pasar seperti ini merupakan kesempatan yang baik untuk masuk di reksadana, mengingat underlying asset dari reksadana saat ini sedang mengalami penurunan harga.
Langkah yang bisa investor lakukan antara lain cost averaging, yakni dengan menginvestasikan dana secara berkala dengan jumlah yang tetap (di www.ipotfund.com terdapat tools Auto Investment yang memudahkan investor dalam melakukan investasi secara berkala sesuai tanggal yang diinginkan).
Strategi ini cukup efektif untuk mensiasati kenaikan dan penurunan NAV reksadana akibat fluktuasi pasar, sehingga para investor dapat memperoleh hasil yang optimal.

Salam,

Riri
www.ipotfund.com

RDS dengan kinerja YTD terbaik

autogebet's picture

Saya mau mulai pilih2 reksadana, ternyata sore ini IHSG masih memberikan kejutan ya, masih turun lagi, sempat menyentuh minus 3% tadi..

PortalReksadana (dan My Reksadana) hari ini menyajikan data kinerja per tanggal 27 April 2015, saat itu bursa jatuh 3,49%. Silakan klik disini untuk melihat kinerja RDS pada periode YTD (tahun berjalan, sejak awal tahun 2015 hingga skrg). *Saya personally mengabaikan produk unitlink teratas :p

Saya amati, ternyata RDS yang muncul sebagai juara adalah Lautandhana Equity Progresif - Equity Progresif. Tidak hanya peraih YTD tertinggi, namun juga konsisten peraih ranking tertinggi pada periode 1YR dan 6MO. Saya masih ingin analisa produk ini lebih lanjut *Kalau PortalReksadana Matrix sudah sembuh.

Lanjut ke koleksi reksadana yg masuk radar saya (di My Reksadana), SEMUA RDS inceran saya pada periode YTD negatif semua, KECUALI Pratama Saham dan Pratama Syariah. Kinerja YTD Pratama Syariah termasuk berkinerja sangat cemerlang mencapai 3,62%.

Today bursa masih negatif, saya masih ingin amati 2 hari lagi apakah produk2 ini masih memberikan performa yang wow.

Top Ten Kinerja YTD: RDPT Mengalahkan RDS

autogebet's picture

Berdasarkan posisi kinerja per 30 April 2015, inilah daftar 10 produk reksadana peraih kinerja YTD terbaik. Ada yang saya ambil 11 produk agar produk syariah terwakili masuk dalam daftar :)

RDS
1 Lautandhana Equity Progresif - Equity Progresif 5,26
2 PRUlink Rupiah Indonesia Greater China Equity Fund 1,48
3 Pacific Equity Fund 1,06
4 Manulife Link Dana Ekuitas Indonesia - China 1,01
5 Schroder Dana Prestasi Plus 1
6 GreatLink Equity Fund 0,9
7 GreatLink Dynamic Fund 0,82
8 Pratama Syariah 0,57
9 Grow 2 Prosper 0,28
10 Schroder Dana Istimewa 0,26

RDC
1 Pacific Balance Fund 12,99
2 AAA Balanced Fund II 9
3 MNC Dana Kombinasi 3,96
4 Schroder Dana Kombinasi 3,39
5 Avrist Link Rupiah Growth Fund 3,16
6 Aberdeen Indonesia Balanced Growth Fund 2,95
7 Avrist Link Rupiah Moderate Fund 2,35
8 Danamas Fleksi 2,29
9 Panin Dana Prioritas 2,14
10 Bahana TCW Kombinasi Arjuna 2,07
11 Pratama Syariah Imbang 2,05

RDPT
1 ABF Indonesia Bond Index Fund 14,22
2 CIMB-Principal Bond 10,58
3 Batavia Dana Obligasi Cemerlang 7,64
4 Reksa Dana Makara Prima 6,62
5 Aberdeen Indonesia Government Bond Fund 5,62
6 Mega Dana Pendapatan Tetap 5,12
7 Mega Dana RIDO TIGA 5,12
8 Prulink US Dollar Fixed Income Fund 4,63
9 PNM Dana Bertumbuh 4,51
10 CIMB-Principal CPF CB XIV 4,23

Ternyata dalam masa kejatuhan bursa skrg ini, justru kinerja Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT) dapat mengalahkan RD Saham maupun RD Campuran. Dari list top ten tersebut, rerata kinerja RDPT 6,8%, RD Campuran 4,2% dan RD Saham 1,2%

Saya masih akan menganalisa lebih lanjut, seperti apa RDPT yang cemerlang.

RDPT Terbaik per 8 Mei 2015

autogebet's picture

Dalam postingan saya sebelumnya, saya penasaran RDPT seperti apa yang mampu mengalahkan RD Saham dan RD Campuran. Malam ini saya coba analisa pilihan2 RDPT yang ada, hasilnya saya sajikan dalam infografis berikut.

RDPT yang dijual di IpotFund, produk yang selalu konsisten meraih kinerja ranking 1 pada periode YTD, 1YR maupun 3YR adalah MNC Dana Likuid. Grafiknya juga lurus stabil, tidak fluktuatif.

Untuk produk yang tidak dijual di IpotFund, ternyata ada RDPT yang lebih bersinar lagi, yaitu CIMB-Principal Bond. Kinerja produk ini konsisten di ranking 1 atau 2, pada periode YTD, 1YR maupun 3YR.

Saya sangat terpesona dengan produk ini. Kinerjanya bisa mencapai 9,5% (YTD) dan 15% (1YR). Grafik produknya agak fluktuatif, tapi secara overall sangat menggoda dibandingkan seluruh RDPT yang masuk radar My Reksadana saya.

Anehnya, produk CIMB ini kok tidak muncul di web resmi CIMB-Principal, padahal produk ini terdaftar di Bloomberg. Saya sudah coba kontak pihak CIMB, kalau ada balasan saya kabari lagi disini.

Semoga bermanfaat.

CIMB Principal Bond tidak dijual untuk umum

autogebet's picture

Wahh hampir terlupa mengabari, sejak 2 minggu lalu sebenarnya sudah dapat reply dari kawan di CIMB. Ternyata produk CIMB Principal Bond tidak dijual untuk umum, hanya eksklusif untuk 1 perusahaan asuransi... dan apa asuransinya tidak boleh disebutkan... rahasiaaa...

sayang oh seribu sayangg...

saya juga dapat FFS produk ini per April 2015, ternyata jeroannya berisi:
FR0031
FR0034
FR0035
FR0036
FR0043

So bisa jadi ini "petunjuk" untuk melihat apakah RDPT dengan jeroan serupa bisa punya kinerja yang bersinar.

Sharing yg sangat mantap.

veteranguard's picture

Sharing yg sangat mantap. Thanks bro. Sekalian dong kasih bocoran reksadana saham apa saja yg ada dlm pantauan bro autogebet..

:)

Jatuh pada sektor AGRI, FINANCE, MISC-IND

autogebet's picture

Sesuai imel laporan portfolio harian dari ipotfund, rincian sektor emiten di bursa yang jatuh adalah sbb:

Sector Tran %Chg NetForeign
AGRI 131 B -6.1 % +9 B
BASIC-IND 143 B -2.9 % +33 B
CONSUMER 216 B -2.7 % -33 B
FINANCE 1,680 B -4.9 % -1,081 B
INFRASTRUC 375 B -2.9 % -29 B
MANUFACTUR 654 B -3.3 % -46 B
MINING 101 B -3.2 % -5 B
MISC-IND 296 B -4.8 % -45 B
PROPERTY 493 B -2.7 % +14 B
TRADE 427 B -1.8 % +43 B

Sektor emiten yang paling dalam jatuhnya adalah AGRI, FINANCE, MISC-IND (miscellaneous industry). Penjualan terbesar terjadi di sektor FINANCE, tembus 1T. Demikian RDS yg jatuh adalah yang memiliki jeroan emiten tsb.

Contoh emiten FINANCE yang jatuh terdalam adalah BBRI (-7,14%), BBNI (-6,47%), BBTN (-6%) dan BBCA (-4,69%). RDS Syariah yang didalamnya tidak ada saham bank seharusnya lebih terlindungi dari kejatuhan ini.

Mari kita cermati lagi di koran esok.

RDS Syariah lebih sedikit jatuhnya

autogebet's picture

sesuai dengan data di infovesta today (kinerja 1 hari lalu), ternyata memang jatuhnya RDS Syariah lebih kecil dari RDS konvensional. Tapi ya tetap saja longsornya lumayannn :)

Inilah top 10 RDS konvensional yang jatuhnya paling dalam:
1 Indosurya Equity Fund -4,3
2 BNP Paribas Infrastruktur Plus -4,22
3 Syailendra Dana Ekuitas Plus -4,2
4 Sam Indonesian Equity Fund -4,16
5 OSO Sustainability Fund -4,15
6 CIMB-Principal Indo Domestic Equity Fund -4,05
7 Lautandhana Saham Inti -4,01
8 Mandiri Saham Prima -3,96
9 Lautandhana Equity -3,96
10 Lautandhana Saham Likuid -3,95

Inilah top 10 RDS syariah yang jatuhnya paling dalam:
1 SAM Sharia Equity Fund -3,42
2 Sucorinvest Sharia Equity Fund -3,38
3 Infovesta Equity Fund Index -3,37
4 Simas syariah unggulan -3,34
5 MNC Dana Syariah Kombinasi -3,29
6 BNP Paribas Pesona Syariah -3,17
7 OSO Syariah Equity Fund -3,14
8 Avrist Equity - Amar Syariah -3,13
9 Premier ETF Syariah JII -3,12
10 Danareksa Indeks Syariah -3,1

@bro autogebet, grafikny

dragon135's picture

@bro autogebet, grafikny nyundul lagi di 5500 an nih. Jgn2 ihsg ga bisa2 nembus 5600 gara2 grafiknya nyundul hehe.
Dibikin 7000 coba biar ihsg bisa terbang :P

@dragon135: grafik bursa sudah sembuh

autogebet's picture

bro dragon135, amatan yang cermat sekali.. terima kasih infonya, saya malah tidak mengamati sudah meroket sampai kesundul hehe.. sudah saya perbaiki ya ^_^

silang merah

ochep's picture

saatnya jual n beli beli

IMHO, swing di reksadana sih

William Prasetya's picture

IMHO, swing di reksadana sih kurang oke melihat ada fee beli dan jual (walaupun di IPOTFUND free fee beli) dan memakan waktu yang cukup lama untuk prosesnya sehingga sering terlewat momentnya. Kalau saya sendiri memanfaatkan market timing hanya utk melakukan pembelian saja, dengan memakai Bollinger Band yang ada di bloomberg. Kalau harga menyentuh mid-band atau lower band, maka saya beli. Kalau misalnya di bulan tersebut masih tidak kena2, maka saya akumulasikan untuk bulan berikutnya. Sedangkan untuk jualnya sesuai dengan tujuan investasi saya.

Memang style swing kurang utk di RD...

anonymous's picture

ane juga sering mikir gitu bro william, ini karena ane masih penasaran aja sama swing2an itu & yang ane bilang di komeng sebelumnya kalo udah kapok juga bakalan ke buy & hold lagi, ini lebih ke rasa penasaran ane aja sih nyari teknik swing yang bener2 cocok & ane bener2 paham sendiri :D (ane udah ngembangin sendiri sih teknik swing2-an karena "terilhami" dari artikel2 di PRD ini tp tekniknya mirip2 bro william sih, cuma utk nentuin beli aja, klo jual msh blm nemu polanya)

nah untuk ngatasin kelemahan2 swing di RD seperti yang bro william bilang (terutama masalah delay prosesnya), ane mikir satu cara sih yaitu ngebagi dana kita ke lebih dari 1 "peluru" (aka ngebagi2/split dana kita), contoh misal punya uang 50jt, terserah mau di bagi jadi 2, 3, 4 ato 5 peluru, nanti tinggal "nembak"/buy & "reload"/sell aja dh... (klo ane pikir mungkin maksimal bagi sampe 3 peluru, ideal-nya 2 ajah)

kelemahan-nya ya kalo ternyata bullish terus2an & kita cuma make 1 peluru, gainnya kecil & sisa pelurunya mubazir dah (biasa karena faktor cari aman) :D

kelebihan-nya ya untuk ngatasin delay proses tadi, misal kita udah "nembak" 1 peluru & berhasil "nebak" bullish gelombang pertama trs kita "reload" dh & gk lama indikator teknikal nunjukin sinyal bagus lagi nih utk masuk, nah kita tinggal "nembak" peluru ke 2, dst

gitu sih menurut ane, mungkin ada ide lain???

ASK: Memilih RDS utk style swing/timing market

anonymous's picture

bro & sis need advice nih untuk milih kinerja RDS buat style swing/timing market, kira2 tolak ukur yang bisa digunakan apa ya?

Biasanya ane pake fitur ipotfund di menu "list reksadana" (sort by sharpe ration & mainin periodenya) terus cek lagi ke PRD Matrix + infovesta buat lebih mastiin, tapi klo PRD matrix & infovesta kan untuk jangka panjang tuh, apa result-nya valid juga ya untuk swing/timing?

Nah selain sharpe ratio di ipotfund, kira2 apa lagi ya yang bisa jadi acuan & milih periode yang optimal untuk swing/timing tadi kira2 brp lama ya? (bulanan/tahunan)

Trims sebelumnya :)

jadi nostalgia, saya swing di saham

autogebet's picture

hallo bro anonymous, wah membaca postingannya saya jadi bangkit nostalgia masa lalu, dulu saya dapat ilmu swing ini dari bro Passion4U yang sharing disini, lantas saya juga ingin swing deh.

Saya sempat coba swing di reksadana, saya sudah coba baik di era CommBank maupun IpotFund, tapi sayangnya tetap kurang "gesit", saat mau eksekusi swing butuh jeda waktu yang lumayan (1-3 hari).

Saat era IpotFund, salah satu yang saya suka adalah bisa switching lintas MI. Daripada deposit dana nganggur tanpa bunga, dana saya taruh di RDPU, pas mau entry tinggal switching ke produk lain. Cuma ternyata proses switching ini ya cukup lama, prosesnya didalamnya harus redeem/jual dulu, sdh masuk rekening baru kmdn diproses beli. Jadinya sekarang saya malah jarang sekali swing.

Hasrat swing tetap saya salurkan, tapi di saham. nah, kalau disini swing-nya sangat responsif sekali, beli dan jual instan cepat sekali.. apalagi ipotfund skrg sdh single account utk saham dan reksadana (deposit dan RDI nya jg tunggal ya?), shrsnya dengan ini sudah mudah sekali untuk swing. Saya belum coba login saham di IPOT, karena duluan saya sudah pakai sekuritas lain (dan deposit saya ada disana huehue).

betul bgit, coba switch di ipotfund pke NAB hari itu jg

anonymous's picture

betul bingit bro autogebet, ini sebenernya ane masih penasaran sama swing2an :D & ane akuin memang bener2 "tricky" (nanti klo udh kapok ujung2nya buy & hold jg :D)

Cuma ya itu tadi ane baru belajar RD itung2 setengah taunan modal google & ngalor ngidul nyasar kemari, dst akhirnya "lumayan" ngerti dah dan nyoba nyemplung, kalo untuk main saham langsung ane "belom bisa" invest waktu kesana soalnya ane sadar analisis teknikal & fundamental nguras waktu bingits =D

back to my question, kira2 nentuin RDS utk swing/timing tolak ukurnya apa ya...? :)

Bro autogebet, Graphicnya

dragon135's picture

Bro autogebet,

Graphicnya indikator bursnya error tuh.. ga keliatan lekukannya.. SMA37 nya minus..

@dragon135: sedang sinkronisasi

autogebet's picture

bro dragon135, kalau tampilan Indikator Bursa agak aneh, itu berarti sedang masa sinkronisasi dengan IDX, kl tdk salah antara jam 17.30 sampai 18.30. Paling aman melihat Indikator Bursa terkini (sesuai penutupan bursa terkini) adalah jam 19 :)

RDS yang paling jeblok pasca kurs dolar 13rb

autogebet's picture

Rekans sekalian, berdasarkan data dari Infovesta today (data per tgl 16 Des 2014), inilah list RDS yang mengalami kejatuhan terdalam (dalam %) pasca kmrn kurs dolar jebluk ke 13rb. Saya tampilkan saja RDS yg jatuhnya > 2% ya

1 Manulife Greater Indonesia Fund -4.26
2 First State Indoequity Opportunities Fund - USD -3.92
3 BNP Paribas Astro -3.78
4 Mandiri Investa Ekuitas Dinamis -3.27
5 Sucorinvest Maxi Fund -3.26
6 Mandiri Asa Sejahtera -3.2
7 Mandiri Dynamic Equity -3.2
8 Simas syariah unggulan -2.96
9 PNM Saham Agresif -2.92
10 SAM Sharia Equity Fund -2.89
11 HPAM Syariah Ekuitas -2.82
12 CIMB-Principal Equity Aggressive -2.81
13 Sam Indonesian Equity Fund -2.79
14 Manulife Saham SMC Plus -2.77
15 CIMB-Principal Indo Domestic Equity Fund -2.67
16 Mandiri Investa Equity Movement -2.64
17 First State IndoEquity Value Select Fund -2.64
18 PNM Ekuitas Syariah -2.63
19 Trim Kapital Plus -2.62
20 Syailendra MidCap Alpha Fund -2.62
21 BNI-AM Dana Berkembang -2.61
22 Sucorinvest Equity Fund -2.59
23 Trim Kapital -2.57
24 First State Indoequity High Conviction Fund -2.56
25 Batavia Dana Saham Agro -2.54
26 Pratama Dana Prima Saham -2.53
27 Pratama Saham -2.53
28 Pratama Equity -2.51
29 CIMB-Principal Islamic Equity Growth Syariah -2.51
30 Syailendra Equity Alpha Fund -2.51
31 Ashmore Dana Progresif Nusantara -2.48
32 Avrist Equity - Amar Syariah -2.47
33 GAP Value Fund -2.46
34 Tram Consumption Plus -2.46
35 Tram Infrastructure Plus -2.45
36 Mandiri Investa Equity Dynamo Factor -2.45
37 Dana Ekuitas Prima -2.44
38 Bahana Trailblazer Fund -2.43
39 Avrist Equity - Cross Sectoral -2.42
40 Bahana Primavera Fund -2.38
41 BNI - AM Dana Saham Inspiring Equity Fund -2.37
42 Manulife Saham Strategi Unggulan -2.37
43 Panin Dana Syariah Saham -2.36
44 Pratama Dana Investasi Saham -2.35
45 Manulife Institutional Equity Fund -2.35
46 I AM Equity Fund -2.32
47 Danareksa Mawar Fokus 10 -2.31
48 BNP Paribas Solaris -2.31
49 Simas Danamas Saham -2.31
50 First State IndoEquity Peka Fund -2.3
51 Tram ASA Equity -2.29
52 Mandiri Investa UGM -2.29
53 Manulife Saham Andalan -2.27
54 Bahana Dana Prima -2.26
55 Mandiri Investa Ekuitas Syariah -2.26
56 Lautandhana Saham Prima -2.26
57 NISP Indonesia Sector Leader -2.25
58 Trim Syariah Saham -2.24
59 CIMB - Principal Equity Focus -2.23
60 MNC Dana Ekuitas -2.21
61 Mega Asset Greater Infrastructure -2.19
62 Panin Dana Prima -2.18
63 HPAM Ultima Ekuitas 1 -2.18
64 Schroder Dana Istimewa -2.16
65 Simas Saham Unggulan -2.15
66 Cipta Syariah Equity -2.15
67 Ashmore Dana Ekuitas Nusantara -2.15
68 Corfina Grow-2-Prosper Rotasi Strategis -2.15
69 Dana Pratama Ekuitas -2.14
70 Mandiri Investa Atraktif Syariah -2.13
71 MNC Dana Syariah Ekuitas -2.13
72 Mandiri Saham Prima -2.12
73 Dana Ekuitas Andalan -2.12
74 Maybank GMT Dana Ekuitas -2.12
75 First State Indoequity Sectoral Fund -2.12
76 Eastspring Investments Value Discovery -2.1
77 Jisawi Progresif -2.09
78 Manulife Dana Saham -2.09
79 Rencana Cerdas -2.09
80 Premier Ekuitas Makro Plus -2.07
81 Lautandhana Saham Inti -2.07
82 First State Dividend Yield F -2.05
83 Schroder Indo Equity Fund -2.04
84 Mandiri Investa Atraktif -2.03
85 Lautandhana Saham Syariah -2.02
86 Mandiri Saham Atraktif -2.02

Freeware Chart Seperti Yahoo Finance

anonymous's picture

Agan2 & Sista2 tanya donk, software charting free yang kita bisa set sendiri SMA, EMA, Bollinger Bands, RSI, dll kira2 apa ya nama software-nya? Sekalian klo ada yg buat di HP :)

Tanda silang merah

edoedwin's picture

Tanda silang merah nya kembali muncul, tetapi saat IHSG kembali dikisaran di atas 5100.

Apakah ini signal palsu? kalau bener tanda nya, berarti kesempatan untuk persiapan dana, apalagi banyak RDS yg turun banyak 2 hari yg lalu akibat kenaikkan dollar dan RDS yang baru yg menjadi incaran.

1 tahun kebelakang (akhir Des 2013 dan pertengahan Jan 2014) merupakan titik terendah IHSG sepanjang tahun 2014 ini.

Apakah di akhir Des 2014 dan nanti pertengahan Jan 2015 terjadi pengulangan kembali?

Salam,

Waspada sinyal

autogebet's picture

bro edoedwin, saya juga sudah entry (separo amunisi) saat IHSG jebluk kmrn. Apakah akan kejadian berulang lagi, tentu tidak ada yang bisa menebak. Saya menduga masih akan ada aktivitas "penyesuaian portfolio" di akhir tahun ini dari para fund manager), so saya bersiap2 jika masih akan ada koreksi di akhir tahun. Mari kita ikuti terus episode berikutnya.

Akhirnya....

shiningstar's picture

Selamat pagi Ibu Riri, makasih ya berkas pendaftaran IPOT FUND saya sudah diproses dan saya sudah mendapatkan username dan password untuk login.

Re : Proses Pembukaan Rekening Bapak/Ibu Shiningstar

riri.sulinantri's picture

Dear Bapak/Ibu Shiningstar,

Selamat pagi Pak/Bu Shiningstar, terima kasih sudah bergabung di IPOTFUND.
Proses selanjutnya setelah mendapatkan user name dan password serta pin, akan mendapatkan nomer SID dan SRE dari KSEI yang akan IPOT kirimkan melalui email. Terakhir, Bapak/Ibu akan mendapatkan nomer RDI BCA untuk selanjutnya bisa dilakukan setor dana/transfer ke RDI tersebut dan bertranasaksi ReksaDana.

Terima kasih.
Have a nice day.

Salam,

facebook twitter Screenshot_1

Kartu Akses?

shiningstar's picture

Terima kasih Ibu Riri, ada yang ingin saya tanyakan mengenai kartu AKSES, kartu tersebut untuk siapa dan fungsinya untuk apa ya?

INFO reksa dana

arifin90's picture

sekarang kok isinya jadi IPOT semua ya? hehe... saya juga newbie sih dan ikut RD jg lewat IPOT...

info2 update reksa dana jadi berkurang..

atau memang berkurang peminat RD?

terima kasih

HEDGE FUND

akbany's picture

Mau tanya nih pak, apa berbedaan hedge fund dan reksa dana? apakah ada Hedge fund di indonesia?

Mungkin saya coba jawab

William Prasetya's picture

Mungkin saya coba jawab dikit.
Hedgde fund di Indonesia hingga saat ini belum ada, karena banyak restrictions-nya, seperti tidak bisa short, lalu regulasi di Indonesia juga masih lemah dalam hal capital market.

Menurut saya hedge fund berbeda dengan reksadana. Mereka sama-sama mengumpulkan dana lalu dikelola oleh manajer investasi, namun ada beberapa perbedaan seperti:
- Reksadana --> management fee saja, Hedge fund --> management fee dan performance fee (biasanya 20%)
- Nasabah hedge fund biasanya sedikit namun jumlahnya besar per orangnya
- Hedge fund bisa melakukan leverage, reksadana tidak
- Hedge fund bisa short long, reksadana hanya long

Mungkin para suhu boleh menambahkan? Terima kasih.

Terima Kasih Pak William

akbany's picture

Terima Kasih Pak William Prasetya

SAMSHEQ mulai melorot dibanding TRISYAH

autogebet's picture

Bursa longsor, saya langsung pilih2 RDS untuk top up.. Data di My Reksadana sudah terupdate persis pas saat bursa longsor Jumat kemarin (3 Oktober 2014).. Bagi penggemar RDS Syariah ada kejutan menarik...

Kinerja YTD:
SAMSHEQ (SAM Sharia Equity Fund) 13,7%
TRISYAH (Trimegah Syariah Saham) 17,15%

Rekan2 yang sempat pilih2 boleh juga share amatannya disini. Semoga bermanfaat.

Simas Saham Unggulan

I Gede Suarnaya's picture

Pa kbr mas bro Gebet?salam investasi…

Dear all,
Iya ni mas, sy jg baru jual smua unit salah satu portfolio sy sebelum amblas dalem minggu yg lalu. Sekarang lagi milih2 RDS yg “tampil beda”diantara yg lain. Sepertinya SSU layak dilirik meskipun racikan portfolio sahamnya kebanyakan second liner. Saat big cap terjerembab, SSU tetap menghijau.

SSU sangat menonjol sejak awal Agustus s.d. akhir Sept ini. SSU sering menghijau di tengah2 longsornya RDS yg lain. Secara ytd bahkan sudah menyalip Pratama Saham dan nangkring d peringkat 2.

Mengutip list RDS di Ipotfund hr ini, SSU the only one yg menorehkan kinerja positif utk 1 bulan, dan satu2nya yg meraih gain 2 digit utk 3 bulan.

Kontan jg mencatat SSU di urutan teratas memimpin kinerja 3 dan 6 bulan masing2 sebesar 11% dan 12%.

Yg bikin ragu masuk cuman penjualannya yg bersyarat, > 1 thn baru free biaya penjualan.

Any idea?

http://investasi.kontan.co.id/news/ini-15-reksadana-saham-pencetak-retur...

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.