Beli Reksadana secara Online
|
Thu, 02/04/2010 - 01:22
Mengingat banyaknya pertanyaan dari member (tidak hanya yang berdomisili di luar negeri) tentang "bagaimana cara beli reksadana secara online?", maka saya buatkan summary nya di artikel ini. Yang dimaksud "online" adalah melalui internet ya, bukan melalui ATM. Berdasarkan diskusi yang berkembang di PortalReksadana, yang dapat melayani pembelian secara online adalah melalui Bank Commonwealth. Cukup membuka rekening di Bank Commonwealth, maka otomatis mendapatkan fasilitas internet banking. Setoran pertama saat pembukaan rekening cukup Rp. 500rb. Semua dana dalam rekening ini boleh dipakai seluruhnya untuk transaksi reksadana (yang penting tersisa sejumlah ketentuan saldo minimal rekening aja). semua transaksi subs/redemp akn didebet dari rekening. Setoran minimal transaksi reksadana juga bervariasi tergantung dari produk yang dipilih. Selengkapnya produk apa saja yang bisa dibeli, berapa minimum subscription, minimum top up, berapa fee subscription, fee redemption, fee switching dapat dilihat di: Proses pembukaan rekening memang masih diperlukan untuk datang langsung ke kantor bank. Sesudah membuat rekening (dan menyetor), langsung isi form untuk membuat account produk reksadana. Sesudah ini rekening akan terpotong sesuai dengan nominal initial subscription (boleh juga lebih, terserah kita) plus fee sesuai di tabel. Untuk transaksi berikutnya, tidak perlu lagi main ke kantor bank, kecuali kalau kangen dengan mbak-mbak CS disana. Informasi yang paling hangat dari Bank Commonwealth Jogja (terakhir saya main kesana akhir Januari 2010): transaksi subscription berikutnya (melalui internet banking) akan diberikan diskon subs fee sebesar 50%. jadi misal subs fee di tabel 1,5%, maka hanya dikenakan 0,75%. monggo diricek. Beberapa artikel lain yang relevan terkait ini adalah: Sementara ini dulu, monggo barangkali rekan ada informasi terbaru lainnya, nanti saya update ke artikel ini. Tetap Semangat!™
|

Comments
Dimana saya bisa mendownload
Dimana saya bisa mendownload data NAB Reksadana, dari Periode 2007-2009 ?
Trima Kasih
@fiktor: gunakan form Kontak Kami
bro Fiktor, silakan kontak saya. nanti saya berikan url utk download data dlm format excel. pls note bhw data reksadana terlengkap hanya tersedia hingga Desember 2008.
saya harus menggunakan forn
saya harus menggunakan form kontak kami, atau menghubungi anda secara personal ?
Trims....
dari kontan-online?
Kalau ambil data dari kontan-online, bro?
kalau di kontan online
kalau di kontan online datanya kurang lengkap, Bro.....
meskipun dikolom searchnya dr 2007, tapi data yang ada hanya mulai dr Bulan Mei 2008.....
Saya ingin mendownload data dr 2007-2009.....
Trims Bro.....
saya sudah dua kali mengirim
saya sudah dua kali mengirim pesan lewat Kontak Kami di Portal Reksadana, tapi sampai skarang saya belum dapat url untuk mendownload data NAB reksadana...... atau ada syarat lain yang saya harus penuhi ?
yang saya butuhkan adalah data NAB secara Harian/mingguan !
Trimakasih.....
URL yang anda cari udah tidak ada lagi, bro...
Url yang anda cari, biasanya ada di www.bapepam.go.id/reksadana , tapi sekarang sudah tidak ada lagi, tinggal statistiknya aja...
tau tuh, koq sekarang enggak ada lagi...
apa ini menggambarkan kinerja bapepam yang maikin melempem sehabis dilangkahi kasus reksadana bodong artaboga alias century?
wallohu a'lam.
Mau Tanya, Cara untuk membeli Reksa Dana yang saat ini
Pak,,Saya Mau Tanya untuk memebeli ReksaDana bagaimana caranya..?
Lalu mendapatkan informasi Data Reksadana terlengkap sampai tahun 2010 ini bagaimana..??
Mohon Bantuannya, karena saya mau beli RD ini dan masih bingung bagaimana caranya..?
Terima Kasih..
Tanya cara baca kinerja RD
Sy newbie nih diRD. Mo tny cara baca kinerja RD. Maksudnya apa per 1bln,3bln,dst? Angkanya koq ada yg minus? Itu artinya NAB RD ybs turun stlh 3bln misalnya ya? Mohon pencerahannya.
memperinci pertanyaan diatas
nah ini juga yang baru mau saya tanya...
Mungkin saya perjelas lagi :
1. Pada link http://www.portalreksadana.com/rdkustodian/rd/list/1
atau di menu Data Bank Kustodian > RD Pendapatan Tetap.
Akan muncul tabel dengan kolom 1mo(%); 1yr(%); 1yr Riil(%). apa maksudnya? dan bagaimana cara membacanya?
2. Pada link http://www.portalreksadana.com/rdproduk/list/1
atau di menu Produk Reksadana > Pendapatan Tetap.
Akan muncul tabel dengan kolom 1mo; 3mo; 6mo; 1yr; 3yr. apa maksudnya? dan bagaimana cara membacanya?
3. Pada link http://www.portalreksadana.com/rdproduk/profil/0092536
atau di Profil Produk Reksadana > Schroder Dana Mantap Plus.
Akan muncul tabel dengan kolom 1 Month; 3 Month; 6 Month; 1 Year; 2 Year; 3 Year. apa maksudnya? dan bagaimana cara membacanya? apakah semakin nilai positif makin besar pada baris %, semakin bagus knerja reksadana ini?
Mohon petunjuknya bagi empu - empu portal reksadana. Terima kasih!
Fee Bank Mandiri..
Ane udah sekitar 6 bulan ikut RD saham lewat Bank Commonwealth dgn metode oneshoot, cuma sekarang mw coba metode DCA tapi yang autodebet (g mw repot hehehe), berhubung Rekening utama ane di mandiri pengennya sih lewat bank mandiri.
Dulu bro autogebet pernah upload daftar fee untuk mandiri cm udah lama banget yaa jadi kemungkinan udah berubah y bro. Ane pengen minta tolong klo ada yang punya daftar fee bank mandiri bisa tolong di infokan disini sekalian untuk sharing kita2 dalam memilih agen reksadana.. tararenkyu.. and regards
update daftar reksadana dijual commbank
Halo Bro-Bre semua,
Alhamdulillah kemaren saya sudah buka rek commbank di cab Wisma Metr. Pelayanannya tidak mengecewakan meski memang formulir yang harus diisi lumayan tebel (untuk membuat akun) lalu ditambah isian profil resiko nasabah yang harus kita isi. Tetapi CS-nya telaten dalam memandu kok:)
{gak maksud iklan lho!!!}
Kebetulan saya dikasih copy-an daftar produk reksadana yang diobral di program comminvest, berdasarkan update february 2010.
silahkan donlot di link ini:
http://www.ziddu.com/download/8628898/comves.JPG.html
kalo dibandingkan dengan daftar yang dipajang bro gebet (update october), ada perubahan yakni secara umum "minimum subsequent subscription" sekarang minimal-nya 500ribu alias gak ada lagi yang cepek ceng :)
Sepertinya begitu dulu laporan saya Bro-Bre.
-Zhoi-
*Ohya, kalo yang pengen utak-atik excel untuk simulasi planning pendidikan anak pake reksadana,link-nya
http://www.ziddu.com/download/8593252/SkoLaPlanV10rev1502.xls.html
kalo ada yang janggal kabarin ya :)
Fee & Rates di Commonwealth Bank
Selain daftar minimum invest di Commonwealth Bank juga perlu diperhatikan biaya-biaya lainnya. Berikut link daftar biaya reksadana dan juga fee rekening di Commonwealth:
http://www.commbank.co.id/upublic/mod_home/default_content.aspx?code=pe_...
autodebet vs autogebet
Saya lama-lama kebalik-balik nih
baca autodebet atau autogebet :)
mendadak jadi seleb
sy kira cuman sy aja yang ge-er kok disebut2 terus, kirain mendadak jadi seleb... eh ternyata membahas autoDEBET tho :p
switching
yg dimaksud switching di commonbank ini, apakah bs switch dengan produk RD yg lain? ato hanya bisa switch dengan produk yg MI nya sama?
terima kasih
Yang saya tau...
Dear, just share
Commonwealth memang salah satu yang cukup murah dilihat dari subs fee karena pembelian via e-banking diskon 50%. Sayangnya untuk autodebet masih dilakukan manual, atau kita bisa juga membuat standing order di ebankingnya dengan biaya 50rb per instruksi. Dan fasilitas ebanking commonwealth masih terbatas untuk subscription. Untuk switch dan redem masih manual.
HSBC juga menyediakan fasilitas pembelian via e-banking ini. Walaupun tidak diskon dan minimal pembelian masih cukup mahal (sekitar 10 - 20 juta), namun proses untuk subscription, switching maupun redemption sudah bisa online semua (kereeenn lah). Sayang belum ada fasilitas autodebet, jadi perlu bikin standing instruction.
Danareksa bisa juga via online karena dia memanfaatkan jaringan ebanking beberapa bank lain untuk melakukan subscription tiap bulan dengan mengikuti program yang disebut IMD. Jadi teknisnya yang saya lakukan adalah mendaftar program IMD Danareksa secara online, lalu mendaftarkan no rekening saya di BCA. Di ebanking BCA, saya melakukan perintah untuk autodebet rekening saya ke rekening Reksadana Danareksa yang ada di BCA pada tanggal tertentu. Subs fee program IMD ini lebih murah dibandingkan kita one shot.
Sedangkan untuk mandiri, sayangnya belum ada fasilitas pembelian via ebanking. Semua perlu dilakukan secara manual. Dan untuk program autodebet (installment plan) feenya justru lebih besar dibanding one shot. Ga enaknya lagi kita harus ingat2 kapan waktu perpanjangan installment plannya. Kalau ga, bisa-bisa program kita malah sudah kadaluarsa dan otomatis berhenti (kejadian pada teman saya). Tapi... kalau dibandingkan sama biaya transfer bolak-balik ke rekening lain (buat yang punya rekening utama di Mandiri), ya.. cukup worth lah.
So far, dari semua yang saya tau, saya lebih suka commonwealth karena disc nya. Selain itu.. saat ini commonwealth bebas biaya transfer kemanapun dan bisa via ebanking juga.. hehe :D [Note: toh saya invest jangka panjang, jadi ga terlalu mikirin switch dan redempt :P]
-- eh, skalian salam kenal. Soalnya dah jarang komentar disini ^^
Untuk switch dan redem masih manual ?
Mohon maaf pertanyaan newbie nih.
Saya ingin tahu apa yg dimaksud dengan manual pada kalimat di atas.
Apakah manual berarti harus datang ke bank tersebut untuk redem dan switch?
Jika memang demikian, maka apa solusinya bagi yg tinggal di Luar Negeri dan ingin melakukan redem dan switch? Apakah harus pulang ke Indonesia karena harus datang ke bank tersebut? atau ada solusi lainnya?
Stanchart juga
Setahu saya,
Standard Chartered Bank juga bisa top up rutin, cuman dulu nominal nya gede, min sekitar 20-25 jutaan dan total pembelian sampai berhenti top up (redemption) harus sampai 100 jutaan (setor rutin). Itu info dari Kontan yang tahun lalu. Tapi dari Kontan Edisi Khusus Reksadana 2010, katanya kebijakan itu mau diubah per Q1 2010, jadi bisa top up rutin 1 jutaan. Dan mereka kalo gak salah mesti isi form dulu, ntar tinggal kita tiap bulan pindahin via i-banking ke rekening atm buat di auto debet sama sistem mereka. Rekening i-banking sendiri minimal pembukaan 10 juta kalo gak salah ya. Silahkan hubungi CS nya untuk lebih detail, maklum saya jarang ke sana.
Saya sendiri sih lebih suka beli di bank itu full, tidak top up rutin, karena belum tentu sebulan saya ada rejeki, maklum freelancer konsultan.
Sekarang lagi mikir mau coba pakai commwealth, katanya lumayan ya, dan bisa parsial kecil, terjangkau deh untuk orang yang income nya gak jelas seperti saya hehehe.
Btw saya rasa saya tahu bank mana yang dimaksud di jalan pemuda itu. Soalnya saya pernah buka account di kantor pusat mereka, dan begitu juga, ditanyain macem-macem dan mesti ngisi macem-macem, bikin capek hati, makanya saya bilang gak buat nabung, cuman buat bayar tagihan listrik dan hape :D Mana CS nya minta kartu NPWP lagi, bujug buset, padahal KTP sama SIM udah jelas sama, masih kurang percaya pula. Sekalian saja saya isi informasi penghasilan setahun di bawah 15 juta (PTKP), biar sekalian bebas dari telp sales kartu kredit :D
beli reksadana auto debet
perkenalkan saya newbie di dalam reksadana , baru tahun kemarin saya mencoba membuka rekening di 2 reksadana,, kecil2 an aja nih . dari pertama buka saya coba menanyakan kecs nya apakah bisa untuk topup tiap bulan di debet atau lewat e banking ? ternyata yang reksadana pertama bisa langsung lewat debet tiap tanggal 11 sedangkan reksadana satunya lewat e banking . Jadi sekarang tiap bulan cuup memudahkan saya untuk pembelian kembali..
beli reksadana autodebet, ada yang punya pengalaman?
Halouw2..
saya 'nyuwbi' di reksadana, meskipun 4 tahun lalu saya sudah subsrcibe RD index di MI, tapi dengan jumlah minimal (hehehe)..
yang jadi pertanyaan saya,
1. produk apa saja yang bisa pake autodebet?
2. autodebetnya di bank apa saja?
3. apakah subscribe pertama-nya lewat MI atau langsung di bank-nya?
4. apakah jangka waktu investasinya ditentukan oleh pihak MI/bank atau kita bisa mengaturnya?
mohon petunjuk dari yang sudah berpengalaman
Salam reksadana,
Z
berbagi pengalaman..untuk RD
berbagi pengalaman..untuk RD Manulife bisa datang ke kantornya dan langsung isi form autodebet tiap bulan..fee buat autodebet Rp.3.000 ,- perbulan. Klo di Danareksa saya pake internet banking BCA transfer berkala..jadi tiap bulan otomatis di transfer sama BCA..!!!
pengalaman pribadi : reksadana auto debet
Feature untuk auto debet tabungan buat beli reksadana, setahu ane saat ini ditawarkan oleh Bank Mandiri (mohon maaf harus nyebut nama, tapi ini bukan berarti promosi ....), nama featurenya "installment". Jadi kita bisa define misalnya tiap bulan tanggal 26 (sehari abis gajian hehehe) debet tabungan saya sebesar X rupiah dan belikan reksadana saham Y.
Jenis reksadana yang bisa dibeli lewat auto debet di Bank Mandiri ... ya semua reksadana yang dijual lewat Bank Mandiri (please noted tidak semua reksadana dijual lewat Bank Mandiri, tolong diselidiki lebih lanjut sendiri ya hehehe ...)
Di Bank Commonwealth (ini juga bukan promosi ...) feature untuk membeli reksadana secara rutin ini tiap bulan juga ditawarkan, tapi tidak lewat cara auto debet (setahu ane ya, kalo salah ya maaf), tapi dilakukan manual oleh manusia (dalam hal ini teller/customer service) tiap bulan ... hehehe ... so kita kudu ngecek tiap bulannya tentang pelaksanaannya.
Tapi kalo mau dirunut-runut sich pembelian reksadana baik dilakukan secara manual atau ostosmastis khan nggak penting buat investor, yang penting dia rutin beli toch ... hehehe.
Pengalaman di bank lain belon punya ... so mungkin ada yang lain yang mau menambahkan ... waktu dan tempat kami sediakan
beli langsung ke pabriknya
Dua hari yg sy beli rd di combank,pengenya sy rutin utk invest tiap bulan,trus sama mbaknya ditawari autodebet yg lgs dipotong dr tabungan sebesar 500rb,sebenarnya saya tertarik tp setelah melihat kemampuan,dgn gaji sejuta sy mampunya cuma 300rb/bln.akhirnya tak putusin beli rdnya 2 bln sekali biar duitnya cukup utk pembelian minimal yg 500rb.Pertanyaanya? apabila sy beli lgs ke MI dlm hal ini manulife,bisakah sy beli 300rb agar bisa invest tiap bln?nuwun...
dulu saya juga sama
dulu saya juga sama pak.
dateng ke c*msave cuma langsung kecewa...
padahal dulu bisa 250 ribu..
trus kebetulan ada stand manulife di kampus saya...
dan katanya minimum 100ribu bisa..
akhirnya saya ambil di manulife.
kalau mau rutin ada biaya tambahannya (kalo tidak salah)
tapi kalo inisiatif transfer sendiri (tidak otomatis)
ga ada biaya tambahan..
semoga membantu..
Autodebet
Teman-teman , bro passion my master. saya nasabah mandiri,dan untuk installment di mandiri ada fee yang berbeda dengan pembelian incidental, misalnya reksadana schroder dana prestasi plus di mandiri, kalau kita pake installment maka fee-nya adalah 2% dibandingkan beli secara bebas hanya 0.75%. Bro passion, apakah sudah dapat jawaban dari bro dunk, "kemana uang yang diredemt itu disimpan tuk sementara waktu?", tampaknya indikator sudah mau mulai berpotongan ya bro? apakah bro passion masih 'hold' to wait ang see atau keluar dari pasar? tk, budiman
thanks berat buat info autodebet-nya!
Wadoh..terima kasih banyak info-nya
bro budiman dan bro autogebet, semoga urusannya makin lantjar dan sukses!
Pengalaman di commbank
Saya juga termasuk nasabah yang merasa dimudahkan dengan adanya transaksi reksadana online via commaccess terutama dalam hal kebebasan waktu dalam membeli reksadana (terutama RDS).
Prosesnya seperti yang ditulis oleh bro Gebet, buka account commsave cuma minimal 500rb kemudian kalo dah punya akses ke i-banking commbank (commaccess) anda sudah bisa membeli RD via i-banking dan saldo account bisa 0 (kalo dah 0, gak ada biaya bulanan lagi karna saldo kita sudah 0, gak ada yang bisa dipotong hehehe......).
Saya kerja di daerah kuningan, waktu itu kesulitan membuka account karna masalah waktu, untung aja account officer (AO) di commbank bisa mendatangi kita langsung dikantor, jadi saya buka account langsung dari kantor...dan sekarang kalo mao redemp tinggal telpon si AO minta untuk di eksekusi (dengan terlebih dahulu menandatangani form redemp yang dibawa AO, kemudian disimpan AO sampai kita mao untuk redemp, tapi cara ini hanya untuk AO yang benar2 bisa dipercaya). kalo cara lainnya, tinggal minta form redemp aja ke AO kemudian kalo mao redemp tinggal di fax formnya.
Danareksa online
Hello...
Mau nanya nanya biasanya kalo beli online gitu di commbank itu perlu berapa lama ya? transaksi beli ada awaiting confirmation gitu atau langsung OK ya?
Thank you
beli reksadana via bank
bro autogebet benar... saya sendiri sudah beberapa bulan ini membuka rek di bank tersebut dan melakukan pembelian secara DCA... (sebelumnya saya hanya membeli secara sporadis saja).
Pembelian secara sporadis cukup merepotkan, karena saya harus melakukan transfer lewat ATM Bersama, lalu me-fax bukti transfer ke MI saya.. (kebetulan produk RD saya masih boleh saya top up langsung di MI, karena saya sudah jadi nasabah sejak 2002, kalau sekarang, produk itu hanya di jual via bank dan agen penjual).
Setelah saya putuskan untuk disiplin berinvestasi, ternyata jika membeli secara DCA lewat bank cukup meringankan saya, karena dana akan langsung di-debet dari rekening saya tiap bulan pada tanggal yang ditentukan..
Saya memilih tanggal 12, karena menurut pengamatan saya (tanpa analisa ilmiah lho..) biasanya indeks dalam posisi menurun antara tanggal 10-20 setiap bulan. Mohon bantuan dari bro-bro analis yang lebih canggih, kira-kira benarkah "pengamatan" saya..?
Selain itu jika ada rejeki tambahan, saya pernah membeli / top up di luar jadwal melalui internet banking bank tersebut.., dan ternyata prosedurnya cukup mudah.
Bukannya promosi (saya bukan karyawan bank tersebut), dari beberapa bank yang saya survey, bank tersebut yang paling murah dan mudah persyaratannya bagi investor kecil-kecilan seperti saya untuk membeli reksadana secara regular dan retail..
Just sharing
Jadi inget pengalaman gak enak buka rekening di bank seputaran jl. pemuda, rwmangun.
Pengen praktek kiat-kiat yang diajarkan bro passion4u, bro autogebet dan rekan2 di portalreksadana, 2 minggu yang lalu dengat semangat '45 gw pergi ke salah satu bank di jl. pemuda bwt buka rekening. sampe di bank langsung disambut dengan ramah meriah oleh mbak cs-nya.
mbak cs : selamat siang pak! ada yang bisa dibantu?
gw : ehm.. saya mo buka rekening mbak, gimana caranya?
(mbak cs pun langsung memberikan brosur dan menjelaskan secara panjang kali lebar bla...bla....)
gw : rencana saya sih mo buat beli reksadana mbak
mbak cs : bisa pak, ini formulirnya diisi dulu ya...
(gw mulai mengisi formulir)
mbak cs : bisa pinjem KTP nya untuk difotocopy pak?
gw : ini mbak saya sudah siapkan fotocopy-nya
(mbak cs pun mulai merekam data KTP gw di komputernya, disinilah pengalaman gak enak itu dimulai)
mbak cs : ehm... bapak PNS ya? ada kerjaan lain gak pak?
gw : emang kenapa mbak?
mbak cs : begini pak.., khusus untuk PNS permohonan buka rekening harus diajukan dulu untuk dipertimbangkan oleh manajemen, baru kemudian diproses, kecuali bapak mempunyai pekerjaan lain
gw : kok begitu?
mbak cs : iya pak, soalnya kalo PNS itu termasuk profil high risk
gw : (hah..?? status PNS termasuk profil hihg risk? kaya mo ngutang aja)oo... begitu ya, trus selama ini ada contoh gak PNS yang udah disetujui permohonan buka rekeningnya?
mbak cs : biasanya sih pak... kalo pejabat eselon I sampai eselon IV masih dipertimbangkan
gw : (wah.. gawat nih, pejabat aja masih dipertimbangkan dulu baru bisa buka rekening, apalagi gw yang bukan pejabat) ya...udahlah gak usah jadi aja mbak, saya masih PNS rendahan kok
mbak cs : gak papa pak... coba diajuin dulu aja siapa tahu disetujui
gw : gak usah aja mbak
mbak cs : aduh... maaf ya pak
(sebenernya kesel banget, berhubung tadinya udah ngobrol baik-baik sama mbak cs-nya jadi gak enak mo marah, tp kalo marah dasarnya apa ya? he...he..)
btw investor reksadana (kecil-kecilan sih) termasuk pekerjaan bukan sih?
mhn info bro/sis apa memang ada kebijakan seperti itu ato cuma kebijakan cabang aja?
ada saran? (asal jgn saran bwt ktp palsu)
re: Just Sharing
Pertama kali salam kenal dulu untuk bro auto gebet.., saya sudah lama "memantau" situs ini, namun baru malam ini akhirnya saya mendaftar sebagai member... kebetulan bro risdiyanto (salam kenal bro) men-sharing sesuatu yang menggelitik saya untuk menanggapi..
Kebetulan saya mempunyai pengetahuan tentang hal yang dialami bro risdiyanto. Di dalam dunia perbankan dikenal istilah KYC (Know Your Customer).., hal ini merupakan ketentuan dari BI yang mewajibkan bank-bank untuk mengenal profile nasabahnya serinci mungkin, salah satun ya untuk menghindari terjadinya "money laundering" (cuci uang - tapi gak pake mesin cuci gitu..).
Dalam ketentuan tersebut dikenal adanya beberapa profesi yang disebut high risk, misalnya politisi, pejabat / penyelenggara negara, fungsionaris partai, dll. Kebetulan PNS masuk dalam kategori pejabat / penyelenggara negara (iya pasti kan, pejabat setingkat dibawah menteri ke bawah pasti berstatus PNS kan..??)
Kategori high risk ini bukan berarti tidak boleh membuka rekening di bank, namun akan membuat bank mengawasi aktifitas rekening tersebut secara lebih ketat.
Namun untuk PNS ini di beberapa bank seharusnya ada exception, bahwa tidak seluruh PNS termasuk kategori high risk. Hanya PNS yang mempunyai kekuasaan (misal kepala seksi ke atas, pimpro, dll.) yang termasuk kategori ini. Di luar itu tentunya tidak termasuk kategori tersebut.
Jika bro risdiayanto termasuk kategori "boss" di kantornya, tentunya bank tempat bro akan membuka rekening telah menjalankan aturan dengan benar, namun demikian mungkin cara menjelaskan ke nasabahnya terlalu "straight".. Mungkin saja bank tempat bro risdiyanto membuka rekening belum memberikan pelatihan yang proper kepada mbak CS-nya mengenai penanganan nasabah kategori high risk tersebut..
Saran saya, bro jangan buat KTP palsu, nanti malah panjang urusannya.., mending bro coba membuka rekening di bank-bank yang terkenal baik pelayanannya, dan memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya dari profile yang diminta bank sesuai ketentuan KYC tersebut.
Demikian sharing dari saya semoga membantu bro..
Untuk bro autogebet.., maju terus semoga situs ini tetap menjadi situs independen dan memberi pengetahuan bagi kita semua dalam dunia investasi reksadana...
Thanks atas infonya
waduh... terima kasih banget bro zomm, penjelasan yang masuk akal dan bisa diterima. mungkin mbak cs-nya memang kurang bisa menyampaikan maksudnya. Tambahan info, setelah tanya di cabang lain, ternyata kebijakan tersebut memang berasal dari manajemen pusat dan mulai berlaku per Januari 2010, so selamat deh bwt rekan-rekan yang udah sempat punya rekening, gw balik ke jalur tradisional lagi aja, transfer trus fax he..he...
bravo portalreksadana. selamat berinvestasi.
Auto debet vs manual
Selama ini yang saya pernah coba beli ke Danareksa, Manulife dan PNM.
So far PNM paling ringkes. Walaupun buka rekening awal gak online, tapi bisa via pos. Caranya mereka akan kirim printed application, diisi dan dipos balik ke mereka berikut bukti transfer or standing instruction dari bank. Yang saya suka dari PNM:
1. Gak ada fee untuk subscribe untuk beberapa produk kecuali initial subscribe. Gak enaknya kalo redempt, gak bisa by fax, tapi kudu dikirim by post (harus ttd asli). Mereka gak kenakan fee autodebet. Fee autodebet dikenakan oleh bank masing2. Mereka sendiri punyanya rekening Muamalat, BSM dan Deutche Bank. Kalo sesama Muamalat cuma kena 10000 perak per transaksi autodebet, kalo sesama BSM 2500 perak per transaksi autodebet
2. Mereka gak ribut tuh soal pekerjaan, walaupun saya IRT yang gak punya income
3. Yang enak lagi karena dah kenal sama CS-nya, kalo redempt tinggal telp, "mbak aku perlu urgent nih" 2-3 hari cair hehehe ....
4. PNM itu BUMN at least jualannya gak mungkin bodong ;p
5. Minimum subcribe ada yang 200ribu (RDC) ada yang 500ribu (RDS dan RDPT)
6. Kalo mo top up, cukup transfer bukti transfernya, gak ada form yang perlu diisi
7. Kalo mo rubah nominal top up, tinggal ganti standing instruction aja di bank kita
Yang kedua Danareksa. Enaknya
1. Karena subscribe, redempt dan switch bisa online, and bisa cek tiap saat portfolio kita.
2. Kalo ambil program IMD, subscribe fee diconvert menjadi asuransi jiwa dengan UP sekian kali dari nominal installment
Gak enaknya:
1. Kalo pake sistem autodebet kayak di PNM, minimal sekali top up 1 juta. Kalo ikut sistem IMD harus "kontrak" 3 tahun untuk RDC dan 5 tahun untuk RDS. Gak ada IMD untuk RDPT. Sepanjang kontrak dana gak boleh dicairin dan nominal gak boleh berubah
2. CSnya susah dihubungin, nelp hotlinenya seringan mail box melulu
3. IMDnya harus dari BCA doang
Yang terakhir Manulife, enaknya:
1. Produknya banyak
2. Nominalnya juga kecil2 ada yang cuma 100ribuan
3. Aplikasi bisa juga dikirim via pos
4. Hotlinenya helpful, ketimbang Danareksa
Gak enaknya:
1. Aplikasinya tebel bangeeeettt...
2. Kayakanya autodebetnya cuma harus dari BCA aja deh (feenya 3000 perak per transaksi autodebet)
Oiya, saya bukan peminat Cmmbank. Karena di Commbank nama di rekening harus sesuai dengan nama di reksadana. Maksudnya gak bisa pake nama saya qq nama anak saya. Kalo mo pake qq harus buka account Commbank lagi.
Gitu kalo personal opinion saya sih
online lainnya
kalo saya beli di Danareksa, via www.danareksaonline.com... mulai dari buka rekening, jual, beli, switch, semua bisa via online. Tapi ya produknya Danareksa doang, and fee-nya gak discounted seperti di Commbank
Share aja
Transaksi Via Reksadana DanareksaOnline
Thanx banget buat infonya....
saya Newbie yg mau coba-coba invest Reksa Dana, setelah melihat postingan sobat-sobat bloger wawasan saya jadi agak sedikit terbuka nih tentang Reksa Dana...
saya juga mau coba buka rekening lewat www.danareksaonline.com, ada yang sudah pernah coba belum, mungkin bisa sedikit bagi2 pencerahan...
Tips danareksa online..
Tips standar aja..
1. Formulir bisa di-scan kemudian diemail jd hemat biaya fax :D
2. Nego biaya pembelian, bilang saja akan beli rutin shg dpt subs fee
murah (subs fee danareksa paling gila, publish ratenya rata-rata
3%!!)
3. Bila jangka waktu invest panjang (minimal 5 th), bisa
dipertimbangkan program IMD (Investasi Masa Depanku): transfer
rutin/debet otomatis via ATM BCA
- Keuntungan: kalo punya rek BCA, biaya transfer jadi 0
- Kekurangan: waktu pembelian sdh terjadwal, tidak bisa top up
sewaktu-waktu
Danareksa Online
Salam Kenal,
Wah terima Kasih pencerahannya bung Ito..
saya juga baru tau klo subs fee nya bisa di Nego?? kemarin saya coba telp. langsung ke CS Danareksa dan memang benar Subs Fee nya bisa diskon tergantung besarnya investasi,.. soalnya klo mengacu ke Prospektus kayanya semua MI pake bahasa Maks 3%, jadi agak abu-abu...hehehe
Atau karena Danareksa itu BUMN kali yah jadi agak sedikit premium harganya???
salam kenal jg bro
salam kenal jg bro Lius..
Ktnya sih, buat ongkos kepraktisan transaksi online sih..tp kalo 3% koq relatif mahal
Btw, kalo nawar yg teteg/tega..siapa tau dpt fee hampir 0% :D
RD Penyertaan Terbatas
RDPT = Reksadana Penyertaan Terbatas, yg secara teori berinvestasi di proyek real spt infrastruktur tol, jembatan, telko, dll.
Minimum investasi cukup besar, dlm orde milyard..spt-nya bukan kelas kita deh.., mending reksadana konvensional saja he3x..
Re: RD Penyertaan Terbatas
Wah Pantes aja terbatas... sekarang saya ngerti bung Ito. karena Premium jadi terbatas deh yang mau beli...hahahaha....
Jadi kebayang berapa return nya ya klo invest ber-milyard2...
RDPT
Thanx Ya Bro Ito,
Kemarin akhirnya saya coba invest kecil-kecilan dulu di Reksa Dana Danareksa, bener kata Bro Ito saya nego fee nya cukup alot sebelum dapat fee pembelian di titik 0,5% (yo wis lah yang penting udah usaha..hehehe).
Oh iya bro Ito n Bloger2 Portalreksadana bisa share ga tentang RDPT (Reksa Dana Terbatas atau apa itu kepanjangannya?).
Itu apanya yang terbatas ya???
Mohon pencerahannya...