Beli Reksadana secara Online

autogebet's picture

Mengingat banyaknya pertanyaan dari member (tidak hanya yang berdomisili di luar negeri) tentang "bagaimana cara beli reksadana secara online?", maka saya buatkan ringkasannya di artikel ini. Yang dimaksud "online" adalah melalui internet ya, bukan melalui ATM. Artikel ini pertama kali ditulis pada tahun 2010, dan pada saat itu agen penjual yang dapat melayani pembelian reksadana secara online hanya Bank Commonwealth. Namun sejak tahun 2014 ada pilihan agen penjual lain yang mengusung konsep "supermarket reksadana", yaitu IPOT Fund. Artikel ini memberikan gambaran seperti apa cara membeli reksadana di Bank Commonwealth dan IPOT Fund, serta seperti apa perbedaan diantara keduanya. Semoga dapat membantu member dalam memilih supermarket reksadana online.

A. Bank Commonwealth (CommBank)
[Artikel dibuat pada 4 Feb 2010]

Cukup membuka rekening di Bank Commonwealth, maka otomatis mendapatkan fasilitas internet banking. Setoran pertama saat pembukaan rekening cukup Rp. 500rb. Semua dana dalam rekening ini boleh dipakai seluruhnya untuk transaksi reksadana (yang penting tersisa sejumlah ketentuan saldo minimal rekening aja). semua transaksi subs/redemp akn didebet dari rekening.

Setoran minimal transaksi reksadana juga bervariasi tergantung dari produk yang dipilih. Selengkapnya produk apa saja yang bisa dibeli, berapa minimum subscription, minimum top up, berapa fee subscription, fee redemption, fee switching dapat dilihat di:
http://www.commbank.co.id/upublic/mod_home/default_content.aspx?code=feecharges

Update 7 November 2015: Saya mendapatkan informasi langsung dari pusat CommBank, sekarang ini nasabah CommBank (sudah punya rekening) sudah bisa beli reksadana langsung dari Internet Banking dan Mobile Banking. Bedanya dengan yang dulu, mau beli produk apa aja bisa langsung online, tidak perlu lagi datang ke cabang untuk isi form pembukaan account reksadana. Bagi yang belum punya rekening CommBank, proses pembukaan rekening memang masih diperlukan untuk datang langsung ke kantor bank. Sesudah selesai pembuatan rekening (dan sudah menyetor), langsung bisa belanja reksadana online. Semua pembelian reksadana secara online dapat diskon 50% untuk subscription fee. Jadi misal subs fee di tabel 1,5%, maka hanya dikenakan 0,75%. Nantikan kejutan berikutnya di Januari 2016, switching (antar MI yang sama) bisa dilakukan online juga.

B. IPOT Fund
[Artikel dibuat pada 4 Jun 2014]

Semenjak launching pada 16 April 2014, IPOT Fund langsung menjadi "trending topic" di PortalReksadana. Banyak member berbagi pengalaman dan kelebihan dari IPOT Fund, produk supermarket reksadana online dari Indo Premier Securities. Utamanya, ada dua hal pembeda dibanding CommBank:


  • IPOT Fund sama sekali tidak mengenakan fee subs/beli maupun redeem/jual. Ini bukan periode promosi, memang selamanya bebas fee subs dan redeem.
  • Minimal setoran awal (initial subscription) hanya Rp 100rb, sementara di CommBank masih Rp 500rb. Alhasil untuk mulai investasi menjadi sangat terjangkau.

Pilihan produk reksadana sangat banyak sekali. Saat ini (28 November 2016) ada 151 produk reksadana dari 30 Manager Investasi, diantaranya saat ini:


  • PT Bahana TCW Investment Management
  • PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
  • PT BNP Paribas Investment Partners
  • PT First State Investments Indonesia
  • PT Indo Premier Investment Management
  • PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
  • PT RHB OSK Asset Management
  • PT Sinarmas Asset Management
  • PT Syailendra Capital
  • PT Trimegah Asset Management
  • PT CIMB Principal Asset Management
  • PT Pratama Capital Assets Management
  • PT Maybank GMT Aset Manajemen
  • PT AAA Assets Management
  • PT MNC Asset Management
  • PT Avrist Asset Management
  • PT PNM Investment Management
  • PT AXA Asset Management Indonesia
  • PT Ciptadana Asset Management
  • PT Mega Capital Investama
  • PT Mega Asset Management
  • PT BNI Asset Management
  • PT Prospera Asset Management
  • PT Kresna Assets Management
  • PT Semesta Asset Management
  • PT Sucorinvest Asset Management
  • PT Danareksa Investment Management
  • PT Pinnacle Persada Investama
  • PT Mandiri Manajemen Investasi

Daftar Manager Investasi yang lebih lengkap dan terkini (selalu diperbaharui) ada di artikel IPOT FUND, Supermarket ReksaDana Online.

Rencananya akan bergabung lebih banyak lagi Manager Investasi sehingga pilihan produk akan mencapai 100-an. Teknisnya kita cukup punya 1 account untuk semua reksadana, kita juga akan punya rekening efek atas nama kita sendiri (resmi terdaftar di KSEI). Dana untuk pembelian reksadana ditransfer ke rekening efek itu, terintegrasi ke aplikasi IPOT Fund, langsung bisa untuk belanja reksadana online. Kelebihan lainnya, belanja produk reksadana manapun tidak perlu mengisi formulir plus tanda tangan basah, semua dilakukan online, praktis sekali.

Cara pembukaan rekening IPOT Fund juga sederhana. Cukup dari website IPOT Fund klik "Open an Account" kemudian pilih "Saya adalah customer baru". Isian berikutnya agak panjang, tapi online dan mudah kok. IPOT Fund kemudian akan mengirimkan formulir PDF yang sudah terisi lengkap, tinggal ditandatangani diatas materai. Kelengkapan dokumen lain yg dibutuhkan hanya fotokopi/scan KTP, NPWP dan halaman pertama buku tabungan. Jika domisili di Jakarta, dokumen ini bisa dijemput oleh IPOT Fund. Jika tinggal di luar Jakarta, tetap harus dikirim via pos. Sekitar 3 hari account langsung aktif bisa untuk belanja online.

Saat saya open account datang langsung ke IPOT Fund di kantornya, saya mendapat tabel lengkap berisi perbandingan fee subs/redeem antara IPOT Fund dengan CommBank, Citibank, HSBC dan Bank Mandiri. Seluruh produk reksadana fee subs nya FREE, termasuk produk reksadana saham. Hanya sedikit produk saja yg mengenakan fee redeem (sesuai ketentuan dari MI nya). Padahal kalau di CommBank yang fee subs/redeem nya FREE hanya produk reksadana pasar uang.

Silakan klik disini untuk download file tabel perbandingan fee subs/redeem produk IPOT Fund (format DOCX, ukuran 27 KB).

Beberapa artikel lain yang relevan terkait ini adalah:

Sementara ini dulu, monggo barangkali rekan ada informasi terbaru lainnya, nanti saya update ke artikel ini.

Tetap Semangat!™

Comments

lewat media cetak aja, jangan media online

a6un6's picture

lewat media cetak aja mas, kalo kasus prita kan karena lewat dunia maya.
tapi ntar kalo lewat surat pembaca di media cetak, takutnya jadi kaya Devina VS Gayus :D ... bingung kan ? ha ha ha

Surat pembaca

cak andira's picture

Barangkali bisa dicontoh. Beberapa tahun lalu, saya pernah bikin surat pembaca tentang salah satu bank plat merah yang pelayanannya mengecewakan. Tapi karena nggak ada respon. Surat pembaca itu saya faximile ke kantor pusat mereka. Langsung deh, urusanku jadi beres.

terus..

muma's picture

terus ada syarat harus punya NPWP ngga bro..? gimana kalo yang ngga punya..?

Dulu saya beli RD waktu belum

teguh.purnama's picture

Dulu saya beli RD waktu belum punya NPWP. Trus, kalo sekarang juga gk pernah ditanya NPWP kalo beli. Tinggak dateng aja langsung ke agen2 penjual RD nya, mis, bank mandiri, commonwealth, dll.
Tapi, kenapa gk bikin aja NPWP nya. Sekarang mungkin udah lebih mudah. Itung2 buat bisa bebas fiskal kalo ke LN. hehe.

itulah susah nya di daerah...

muma's picture

itulah susah nya di daerah bro..untuk bikin NPWP dari tempat tinggal jauh nya sekitar 65 km, belum lagi jenis usaha yang ane garap wiraswasta kecil2an yang notabene ngga pake pembukuan jadi kalo di tanya berapa penghasilan perbulan nya kan ngga tentu gitu bro..kalo via online tetep harus datang ke KKP setempat yah..pokoke repot dah kalo begono mah ane setengah nyerAH NIH urusan reksadana..padahal pengen nya tetap semangat buat investasi demi masa depan yang lebih baik, dan setahu ane sekarang ada pengkinian data buat yang punya reksadana tapi identitas nya belum punya NPWP kudu di lengkapi..ahh gara2 aturan baru repot nih ane jadi nya..(sorry jadi curhat colongan nih...)

tgl 10 jan 2011

Uzan's picture

saya beli RDS Manulife di bank mandiri, ga ada biaya lain2, termasuk subs fee juga nol (khusus produk manulife).

tgl 7januari2011

diflar's picture

saya kmrn beli lwt mandiri untu RDPT scrdr sama RDS manulife tidak dikenakan biaya selain sub.fee
klo deposito lebih dr 7.5jt bunga dipotong 20%

@ mr passion n mr dunkz

ma_kara's picture

cross lagi..........
hehe... index lagi plin-plan neh bentar2 cross, bentar2 centang,
eh cross lagi..... apakah centang akan muncul bentar lagi....?
mudah2 an........
mr dunkz, mr passion..... apakah ada analisa update dengan
kondisi terkini...?

thanx

Terima kasih untuk rekan2

teguh.purnama's picture

Terima kasih untuk rekan2 yang sudah mau share pengalamannya. Saya akan jadikan itu sebagai salah satu dasar complaint saya ke HSBC nya.

auto debet di mandiri

ekaprasetya_kn's picture

ternyata sekarang di bank mandiri sudah bisa mengadakan fitur auto-debet untuk melakukan penambahan reksadana. tapi syaratnya ya emang harus punya rekening dulu di mandiri.

kebetulan saya mendapat penjelasan mengenai fitur ini dari customer service bank mandiri yang juga invest di reksadana. katanya sekarang mandiri udah bisa melakukan fitur auto-debet di semua produk reksadana yang dijual lewat bank mandiri (termasuk manulife, schroder, mandiri, bnp paribas, RDPU, RDS, RDC, pokoknya semuanya deh).

setelah dijelasin panjang lebar, nanti disuruh mengisi aplikasi form untuk melakukan installment. biayanya cuman Rp 6.000 aja kok sebagai biaya pengganti materai. ada pilihan jangka waktu mulai dari 6 bulan, 12 bulan, sampai >12 bulan fee-nya juga ada kok, tapi untuk lebih jelasnya, tanya sendiri ya....

selain bisa melakukan auto-debet dari rekening sendiri, masih bisa juga kok melakukan penambahan secara manual dengan datang dan membeli sendiri di bank mandiri terdekat di kota anda, meskipun kita sudah mengaktifkan fitur installment.

tapi di mandiri emang belum bisa pakai fitur kayak internet banking yang beli, jual, penambahan bisa lewat internet. mungkin nanti secara bertahap bisa.

oh iya, satu lagi. kalau misalnya rekening kita kosong pada saat tanggal pendebetan, otomatis pada bulan tersebut tidak ada penambahan unit reksadana. tapi untuk mengatasinya masih bisa beli manual.

semoga informasinya bermanfaat....

My Plan

charles76's picture

Masuk pertama jadi member, langsung corat-coret ngisi My plan, setelah di ringkas ketemulah sejumlah "x" angsuran investasi tiap bulan dengan kenaikan 30 %

Investasi tersebut, investasi apa ya..? kalau depo pasti ga mungkin...Reksadana, saham online atau main saham buy and sell...seperti Master Passion4U...hehe..tolong siapa saja boleh ngasih pencerahan kpd saya...maklum, bukan hanya newbe, baru pecah dari telor...!!

makasih.

@charles76: saham

autogebet's picture

bro charles76, welcome to the club. jawaban dari pertanyaannya sudah diulas dengan baik sekali dalam artikel di:
http://web.bisnis.com/kolom/2id3124.html

saya kutip disini, "Sadarlah jika return 12% p.a. apalagi 20% p.a. itu tidak tersedia di produk perbankan tetapi mudah ditemukan di pasar modal."

selamat menikmati diskusi di PortalReksadana :)

Follow adityohidayat on Twitter

Investor lihai peduli return

charles76's picture

bro gebet, terima kasih, mindset saya sudah berobah...terimakasih, modahan bermanfaat.

all the best !

Terima kasih

charles76's picture

Terima kasih atas diaktifkanya member saya, modahan bermanfaaat...amin

Salam kenal kepada semua member Portalreksadana..spesial buat Autogebet sekali lagi terima kasih atas bantuanya..!

Sukses semua..!!

Dimana saya bisa mendownload

fiktor's picture

Dimana saya bisa mendownload data NAB Reksadana, dari Periode 2007-2009 ?

Trima Kasih

@fiktor: gunakan form Kontak Kami

autogebet's picture

bro Fiktor, silakan kontak saya. nanti saya berikan url utk download data dlm format excel. pls note bhw data reksadana terlengkap hanya tersedia hingga Desember 2008.

data RD terakhir excel

odie.rachmat's picture

om gebet, minta datanya boleh om buat RD terakhir , mohon email k 0die [dot] rachmatatgmail [dot] com ya :D
plss
om ganteng , jago gebet, n debet :)

saya harus menggunakan forn

fiktor's picture

saya harus menggunakan form kontak kami, atau menghubungi anda secara personal ?

Trims....

dari kontan-online?

sbastian's picture

Kalau ambil data dari kontan-online, bro?

kalau di kontan online

fiktor's picture

kalau di kontan online datanya kurang lengkap, Bro.....

meskipun dikolom searchnya dr 2007, tapi data yang ada hanya mulai dr Bulan Mei 2008.....

Saya ingin mendownload data dr 2007-2009.....

Trims Bro.....

saya sudah dua kali mengirim

fiktor's picture

saya sudah dua kali mengirim pesan lewat Kontak Kami di Portal Reksadana, tapi sampai skarang saya belum dapat url untuk mendownload data NAB reksadana...... atau ada syarat lain yang saya harus penuhi ?
yang saya butuhkan adalah data NAB secara Harian/mingguan !

Trimakasih.....

URL yang anda cari udah tidak ada lagi, bro...

war_no's picture

Url yang anda cari, biasanya ada di www.bapepam.go.id/reksadana , tapi sekarang sudah tidak ada lagi, tinggal statistiknya aja...
tau tuh, koq sekarang enggak ada lagi...
apa ini menggambarkan kinerja bapepam yang maikin melempem sehabis dilangkahi kasus reksadana bodong artaboga alias century?

wallohu a'lam.

Mau Tanya, Cara untuk membeli Reksa Dana yang saat ini

aizayaz's picture

Pak,,Saya Mau Tanya untuk memebeli ReksaDana bagaimana caranya..?
Lalu mendapatkan informasi Data Reksadana terlengkap sampai tahun 2010 ini bagaimana..??

Mohon Bantuannya, karena saya mau beli RD ini dan masih bingung bagaimana caranya..?

Terima Kasih..

Tanya cara baca kinerja RD

v_budi's picture

Sy newbie nih diRD. Mo tny cara baca kinerja RD. Maksudnya apa per 1bln,3bln,dst? Angkanya koq ada yg minus? Itu artinya NAB RD ybs turun stlh 3bln misalnya ya? Mohon pencerahannya.

memperinci pertanyaan diatas

gundulucu's picture

nah ini juga yang baru mau saya tanya...
Mungkin saya perjelas lagi :

1. Pada link http://www.portalreksadana.com/rdkustodian/rd/list/1
atau di menu Data Bank Kustodian > RD Pendapatan Tetap.
Akan muncul tabel dengan kolom 1mo(%); 1yr(%); 1yr Riil(%). apa maksudnya? dan bagaimana cara membacanya?

2. Pada link http://www.portalreksadana.com/rdproduk/list/1
atau di menu Produk Reksadana > Pendapatan Tetap.
Akan muncul tabel dengan kolom 1mo; 3mo; 6mo; 1yr; 3yr. apa maksudnya? dan bagaimana cara membacanya?

3. Pada link http://www.portalreksadana.com/rdproduk/profil/0092536
atau di Profil Produk Reksadana > Schroder Dana Mantap Plus.
Akan muncul tabel dengan kolom 1 Month; 3 Month; 6 Month; 1 Year; 2 Year; 3 Year. apa maksudnya? dan bagaimana cara membacanya? apakah semakin nilai positif makin besar pada baris %, semakin bagus knerja reksadana ini?

Mohon petunjuknya bagi empu - empu portal reksadana. Terima kasih!

Fee Bank Mandiri..

yudhy_u1's picture

Ane udah sekitar 6 bulan ikut RD saham lewat Bank Commonwealth dgn metode oneshoot, cuma sekarang mw coba metode DCA tapi yang autodebet (g mw repot hehehe), berhubung Rekening utama ane di mandiri pengennya sih lewat bank mandiri.
Dulu bro autogebet pernah upload daftar fee untuk mandiri cm udah lama banget yaa jadi kemungkinan udah berubah y bro. Ane pengen minta tolong klo ada yang punya daftar fee bank mandiri bisa tolong di infokan disini sekalian untuk sharing kita2 dalam memilih agen reksadana.. tararenkyu.. and regards

update daftar reksadana dijual commbank

zhohrie's picture

Halo Bro-Bre semua,
Alhamdulillah kemaren saya sudah buka rek commbank di cab Wisma Metr. Pelayanannya tidak mengecewakan meski memang formulir yang harus diisi lumayan tebel (untuk membuat akun) lalu ditambah isian profil resiko nasabah yang harus kita isi. Tetapi CS-nya telaten dalam memandu kok:)
{gak maksud iklan lho!!!}

Kebetulan saya dikasih copy-an daftar produk reksadana yang diobral di program comminvest, berdasarkan update february 2010.
silahkan donlot di link ini:

http://www.ziddu.com/download/8628898/comves.JPG.html

kalo dibandingkan dengan daftar yang dipajang bro gebet (update october), ada perubahan yakni secara umum "minimum subsequent subscription" sekarang minimal-nya 500ribu alias gak ada lagi yang cepek ceng :)

Sepertinya begitu dulu laporan saya Bro-Bre.

-Zhoi-

*Ohya, kalo yang pengen utak-atik excel untuk simulasi planning pendidikan anak pake reksadana,link-nya
http://www.ziddu.com/download/8593252/SkoLaPlanV10rev1502.xls.html
kalo ada yang janggal kabarin ya :)

Fee & Rates di Commonwealth Bank

DewAsmara's picture

Selain daftar minimum invest di Commonwealth Bank juga perlu diperhatikan biaya-biaya lainnya. Berikut link daftar biaya reksadana dan juga fee rekening di Commonwealth:
http://www.commbank.co.id/upublic/mod_home/default_content.aspx?code=pe_...

autodebet vs autogebet

tarto's picture

Saya lama-lama kebalik-balik nih
baca autodebet atau autogebet :)

mendadak jadi seleb

autogebet's picture

sy kira cuman sy aja yang ge-er kok disebut2 terus, kirain mendadak jadi seleb... eh ternyata membahas autoDEBET tho :p

switching

pamena's picture

yg dimaksud switching di commonbank ini, apakah bs switch dengan produk RD yg lain? ato hanya bisa switch dengan produk yg MI nya sama?

terima kasih

Yang saya tau...

mippss's picture

Dear, just share

Commonwealth memang salah satu yang cukup murah dilihat dari subs fee karena pembelian via e-banking diskon 50%. Sayangnya untuk autodebet masih dilakukan manual, atau kita bisa juga membuat standing order di ebankingnya dengan biaya 50rb per instruksi. Dan fasilitas ebanking commonwealth masih terbatas untuk subscription. Untuk switch dan redem masih manual.

HSBC juga menyediakan fasilitas pembelian via e-banking ini. Walaupun tidak diskon dan minimal pembelian masih cukup mahal (sekitar 10 - 20 juta), namun proses untuk subscription, switching maupun redemption sudah bisa online semua (kereeenn lah). Sayang belum ada fasilitas autodebet, jadi perlu bikin standing instruction.

Danareksa bisa juga via online karena dia memanfaatkan jaringan ebanking beberapa bank lain untuk melakukan subscription tiap bulan dengan mengikuti program yang disebut IMD. Jadi teknisnya yang saya lakukan adalah mendaftar program IMD Danareksa secara online, lalu mendaftarkan no rekening saya di BCA. Di ebanking BCA, saya melakukan perintah untuk autodebet rekening saya ke rekening Reksadana Danareksa yang ada di BCA pada tanggal tertentu. Subs fee program IMD ini lebih murah dibandingkan kita one shot.

Sedangkan untuk mandiri, sayangnya belum ada fasilitas pembelian via ebanking. Semua perlu dilakukan secara manual. Dan untuk program autodebet (installment plan) feenya justru lebih besar dibanding one shot. Ga enaknya lagi kita harus ingat2 kapan waktu perpanjangan installment plannya. Kalau ga, bisa-bisa program kita malah sudah kadaluarsa dan otomatis berhenti (kejadian pada teman saya). Tapi... kalau dibandingkan sama biaya transfer bolak-balik ke rekening lain (buat yang punya rekening utama di Mandiri), ya.. cukup worth lah.

So far, dari semua yang saya tau, saya lebih suka commonwealth karena disc nya. Selain itu.. saat ini commonwealth bebas biaya transfer kemanapun dan bisa via ebanking juga.. hehe :D [Note: toh saya invest jangka panjang, jadi ga terlalu mikirin switch dan redempt :P]

-- eh, skalian salam kenal. Soalnya dah jarang komentar disini ^^

Untuk switch dan redem masih manual ?

bank_al's picture

Mohon maaf pertanyaan newbie nih.
Saya ingin tahu apa yg dimaksud dengan manual pada kalimat di atas.
Apakah manual berarti harus datang ke bank tersebut untuk redem dan switch?
Jika memang demikian, maka apa solusinya bagi yg tinggal di Luar Negeri dan ingin melakukan redem dan switch? Apakah harus pulang ke Indonesia karena harus datang ke bank tersebut? atau ada solusi lainnya?

Stanchart juga

DewAsmara's picture

Setahu saya,
Standard Chartered Bank juga bisa top up rutin, cuman dulu nominal nya gede, min sekitar 20-25 jutaan dan total pembelian sampai berhenti top up (redemption) harus sampai 100 jutaan (setor rutin). Itu info dari Kontan yang tahun lalu. Tapi dari Kontan Edisi Khusus Reksadana 2010, katanya kebijakan itu mau diubah per Q1 2010, jadi bisa top up rutin 1 jutaan. Dan mereka kalo gak salah mesti isi form dulu, ntar tinggal kita tiap bulan pindahin via i-banking ke rekening atm buat di auto debet sama sistem mereka. Rekening i-banking sendiri minimal pembukaan 10 juta kalo gak salah ya. Silahkan hubungi CS nya untuk lebih detail, maklum saya jarang ke sana.

Saya sendiri sih lebih suka beli di bank itu full, tidak top up rutin, karena belum tentu sebulan saya ada rejeki, maklum freelancer konsultan.

Sekarang lagi mikir mau coba pakai commwealth, katanya lumayan ya, dan bisa parsial kecil, terjangkau deh untuk orang yang income nya gak jelas seperti saya hehehe.

Btw saya rasa saya tahu bank mana yang dimaksud di jalan pemuda itu. Soalnya saya pernah buka account di kantor pusat mereka, dan begitu juga, ditanyain macem-macem dan mesti ngisi macem-macem, bikin capek hati, makanya saya bilang gak buat nabung, cuman buat bayar tagihan listrik dan hape :D Mana CS nya minta kartu NPWP lagi, bujug buset, padahal KTP sama SIM udah jelas sama, masih kurang percaya pula. Sekalian saja saya isi informasi penghasilan setahun di bawah 15 juta (PTKP), biar sekalian bebas dari telp sales kartu kredit :D

beli reksadana auto debet

wong sragen's picture

perkenalkan saya newbie di dalam reksadana , baru tahun kemarin saya mencoba membuka rekening di 2 reksadana,, kecil2 an aja nih . dari pertama buka saya coba menanyakan kecs nya apakah bisa untuk topup tiap bulan di debet atau lewat e banking ? ternyata yang reksadana pertama bisa langsung lewat debet tiap tanggal 11 sedangkan reksadana satunya lewat e banking . Jadi sekarang tiap bulan cuup memudahkan saya untuk pembelian kembali..

beli reksadana autodebet, ada yang punya pengalaman?

zhohrie's picture

Halouw2..
saya 'nyuwbi' di reksadana, meskipun 4 tahun lalu saya sudah subsrcibe RD index di MI, tapi dengan jumlah minimal (hehehe)..
yang jadi pertanyaan saya,
1. produk apa saja yang bisa pake autodebet?

2. autodebetnya di bank apa saja?

3. apakah subscribe pertama-nya lewat MI atau langsung di bank-nya?

4. apakah jangka waktu investasinya ditentukan oleh pihak MI/bank atau kita bisa mengaturnya?

mohon petunjuk dari yang sudah berpengalaman

Salam reksadana,

Z

berbagi pengalaman..untuk RD

ayah-amel's picture

berbagi pengalaman..untuk RD Manulife bisa datang ke kantornya dan langsung isi form autodebet tiap bulan..fee buat autodebet Rp.3.000 ,- perbulan. Klo di Danareksa saya pake internet banking BCA transfer berkala..jadi tiap bulan otomatis di transfer sama BCA..!!!

pengalaman pribadi : reksadana auto debet

Passion4U's picture

Feature untuk auto debet tabungan buat beli reksadana, setahu ane saat ini ditawarkan oleh Bank Mandiri (mohon maaf harus nyebut nama, tapi ini bukan berarti promosi ....), nama featurenya "installment". Jadi kita bisa define misalnya tiap bulan tanggal 26 (sehari abis gajian hehehe) debet tabungan saya sebesar X rupiah dan belikan reksadana saham Y.
Jenis reksadana yang bisa dibeli lewat auto debet di Bank Mandiri ... ya semua reksadana yang dijual lewat Bank Mandiri (please noted tidak semua reksadana dijual lewat Bank Mandiri, tolong diselidiki lebih lanjut sendiri ya hehehe ...)

Di Bank Commonwealth (ini juga bukan promosi ...) feature untuk membeli reksadana secara rutin ini tiap bulan juga ditawarkan, tapi tidak lewat cara auto debet (setahu ane ya, kalo salah ya maaf), tapi dilakukan manual oleh manusia (dalam hal ini teller/customer service) tiap bulan ... hehehe ... so kita kudu ngecek tiap bulannya tentang pelaksanaannya.

Tapi kalo mau dirunut-runut sich pembelian reksadana baik dilakukan secara manual atau ostosmastis khan nggak penting buat investor, yang penting dia rutin beli toch ... hehehe.

Pengalaman di bank lain belon punya ... so mungkin ada yang lain yang mau menambahkan ... waktu dan tempat kami sediakan

beli langsung ke pabriknya

2matz's picture

Dua hari yg sy beli rd di combank,pengenya sy rutin utk invest tiap bulan,trus sama mbaknya ditawari autodebet yg lgs dipotong dr tabungan sebesar 500rb,sebenarnya saya tertarik tp setelah melihat kemampuan,dgn gaji sejuta sy mampunya cuma 300rb/bln.akhirnya tak putusin beli rdnya 2 bln sekali biar duitnya cukup utk pembelian minimal yg 500rb.Pertanyaanya? apabila sy beli lgs ke MI dlm hal ini manulife,bisakah sy beli 300rb agar bisa invest tiap bln?nuwun...

dulu saya juga sama

kodokgoreng's picture

dulu saya juga sama pak.
dateng ke c*msave cuma langsung kecewa...
padahal dulu bisa 250 ribu..

trus kebetulan ada stand manulife di kampus saya...
dan katanya minimum 100ribu bisa..

akhirnya saya ambil di manulife.
kalau mau rutin ada biaya tambahannya (kalo tidak salah)
tapi kalo inisiatif transfer sendiri (tidak otomatis)
ga ada biaya tambahan..

semoga membantu..

Autodebet

budiman japar's picture

Teman-teman , bro passion my master. saya nasabah mandiri,dan untuk installment di mandiri ada fee yang berbeda dengan pembelian incidental, misalnya reksadana schroder dana prestasi plus di mandiri, kalau kita pake installment maka fee-nya adalah 2% dibandingkan beli secara bebas hanya 0.75%. Bro passion, apakah sudah dapat jawaban dari bro dunk, "kemana uang yang diredemt itu disimpan tuk sementara waktu?", tampaknya indikator sudah mau mulai berpotongan ya bro? apakah bro passion masih 'hold' to wait ang see atau keluar dari pasar? tk, budiman

thanks berat buat info autodebet-nya!

zhohrie's picture

Wadoh..terima kasih banyak info-nya
bro budiman dan bro autogebet, semoga urusannya makin lantjar dan sukses!

Pengalaman di commbank

carbuncle's picture

Saya juga termasuk nasabah yang merasa dimudahkan dengan adanya transaksi reksadana online via commaccess terutama dalam hal kebebasan waktu dalam membeli reksadana (terutama RDS).
Prosesnya seperti yang ditulis oleh bro Gebet, buka account commsave cuma minimal 500rb kemudian kalo dah punya akses ke i-banking commbank (commaccess) anda sudah bisa membeli RD via i-banking dan saldo account bisa 0 (kalo dah 0, gak ada biaya bulanan lagi karna saldo kita sudah 0, gak ada yang bisa dipotong hehehe......).

Saya kerja di daerah kuningan, waktu itu kesulitan membuka account karna masalah waktu, untung aja account officer (AO) di commbank bisa mendatangi kita langsung dikantor, jadi saya buka account langsung dari kantor...dan sekarang kalo mao redemp tinggal telpon si AO minta untuk di eksekusi (dengan terlebih dahulu menandatangani form redemp yang dibawa AO, kemudian disimpan AO sampai kita mao untuk redemp, tapi cara ini hanya untuk AO yang benar2 bisa dipercaya). kalo cara lainnya, tinggal minta form redemp aja ke AO kemudian kalo mao redemp tinggal di fax formnya.

tanya commsave

sLumPia's picture

saya baru minggu lalu buka tabungan di commonwealth. Awalnya sih pengen buka tabungan commsave, biar murah. Tapi pas mau buka tabungan, CS-nya bilang klo commsave setiap transaksinya harus pakai materai 6000. kalau gitu kan sama aja dengan tabungan biasa (tbh, tabungan bunga harian) dong, soalnya tabungan utama saya bukan di cw, jadi tiap bulan harus melakukan transfer.
Ada yg bisa kasih penjelasan mengenai commsave ini?

admin bulanan

yns's picture

setau saya 6000 itu administrasi bulanan. klo untuk transaksi pembelian/penjualan produk reksadana dikenakan biaya sesuai tabel yang dikeluarkan commbank. gak enaknya dari commsave buat saya adl kartu atmnya ada expired period, klo mo ambil gantinya harus ke cabangnya, dan di ebankingnya ga bisa transaksi jual RD. kelebihannya (s/d saat ini) tidak ada biaya utk transaksi atm bank lain, ebankingnya simple & user friendly, dan disc 50% utk subscription fee via ebanking.

cb tlp Cust. carenya aja spy lbh jelas.

Danareksa online

costalucky78's picture

Hello...

Mau nanya nanya biasanya kalo beli online gitu di commbank itu perlu berapa lama ya? transaksi beli ada awaiting confirmation gitu atau langsung OK ya?

Thank you

beli reksadana via bank

zomm's picture

bro autogebet benar... saya sendiri sudah beberapa bulan ini membuka rek di bank tersebut dan melakukan pembelian secara DCA... (sebelumnya saya hanya membeli secara sporadis saja).

Pembelian secara sporadis cukup merepotkan, karena saya harus melakukan transfer lewat ATM Bersama, lalu me-fax bukti transfer ke MI saya.. (kebetulan produk RD saya masih boleh saya top up langsung di MI, karena saya sudah jadi nasabah sejak 2002, kalau sekarang, produk itu hanya di jual via bank dan agen penjual).

Setelah saya putuskan untuk disiplin berinvestasi, ternyata jika membeli secara DCA lewat bank cukup meringankan saya, karena dana akan langsung di-debet dari rekening saya tiap bulan pada tanggal yang ditentukan..

Saya memilih tanggal 12, karena menurut pengamatan saya (tanpa analisa ilmiah lho..) biasanya indeks dalam posisi menurun antara tanggal 10-20 setiap bulan. Mohon bantuan dari bro-bro analis yang lebih canggih, kira-kira benarkah "pengamatan" saya..?

Selain itu jika ada rejeki tambahan, saya pernah membeli / top up di luar jadwal melalui internet banking bank tersebut.., dan ternyata prosedurnya cukup mudah.

Bukannya promosi (saya bukan karyawan bank tersebut), dari beberapa bank yang saya survey, bank tersebut yang paling murah dan mudah persyaratannya bagi investor kecil-kecilan seperti saya untuk membeli reksadana secara regular dan retail..

Just sharing

risdiyanto's picture

Jadi inget pengalaman gak enak buka rekening di bank seputaran jl. pemuda, rwmangun.
Pengen praktek kiat-kiat yang diajarkan bro passion4u, bro autogebet dan rekan2 di portalreksadana, 2 minggu yang lalu dengat semangat '45 gw pergi ke salah satu bank di jl. pemuda bwt buka rekening. sampe di bank langsung disambut dengan ramah meriah oleh mbak cs-nya.
mbak cs : selamat siang pak! ada yang bisa dibantu?
gw : ehm.. saya mo buka rekening mbak, gimana caranya?
(mbak cs pun langsung memberikan brosur dan menjelaskan secara panjang kali lebar bla...bla....)
gw : rencana saya sih mo buat beli reksadana mbak
mbak cs : bisa pak, ini formulirnya diisi dulu ya...
(gw mulai mengisi formulir)
mbak cs : bisa pinjem KTP nya untuk difotocopy pak?
gw : ini mbak saya sudah siapkan fotocopy-nya
(mbak cs pun mulai merekam data KTP gw di komputernya, disinilah pengalaman gak enak itu dimulai)
mbak cs : ehm... bapak PNS ya? ada kerjaan lain gak pak?
gw : emang kenapa mbak?
mbak cs : begini pak.., khusus untuk PNS permohonan buka rekening harus diajukan dulu untuk dipertimbangkan oleh manajemen, baru kemudian diproses, kecuali bapak mempunyai pekerjaan lain
gw : kok begitu?
mbak cs : iya pak, soalnya kalo PNS itu termasuk profil high risk
gw : (hah..?? status PNS termasuk profil hihg risk? kaya mo ngutang aja)oo... begitu ya, trus selama ini ada contoh gak PNS yang udah disetujui permohonan buka rekeningnya?
mbak cs : biasanya sih pak... kalo pejabat eselon I sampai eselon IV masih dipertimbangkan
gw : (wah.. gawat nih, pejabat aja masih dipertimbangkan dulu baru bisa buka rekening, apalagi gw yang bukan pejabat) ya...udahlah gak usah jadi aja mbak, saya masih PNS rendahan kok
mbak cs : gak papa pak... coba diajuin dulu aja siapa tahu disetujui
gw : gak usah aja mbak
mbak cs : aduh... maaf ya pak
(sebenernya kesel banget, berhubung tadinya udah ngobrol baik-baik sama mbak cs-nya jadi gak enak mo marah, tp kalo marah dasarnya apa ya? he...he..)
btw investor reksadana (kecil-kecilan sih) termasuk pekerjaan bukan sih?
mhn info bro/sis apa memang ada kebijakan seperti itu ato cuma kebijakan cabang aja?
ada saran? (asal jgn saran bwt ktp palsu)

re: Just Sharing

zomm's picture

Pertama kali salam kenal dulu untuk bro auto gebet.., saya sudah lama "memantau" situs ini, namun baru malam ini akhirnya saya mendaftar sebagai member... kebetulan bro risdiyanto (salam kenal bro) men-sharing sesuatu yang menggelitik saya untuk menanggapi..

Kebetulan saya mempunyai pengetahuan tentang hal yang dialami bro risdiyanto. Di dalam dunia perbankan dikenal istilah KYC (Know Your Customer).., hal ini merupakan ketentuan dari BI yang mewajibkan bank-bank untuk mengenal profile nasabahnya serinci mungkin, salah satun ya untuk menghindari terjadinya "money laundering" (cuci uang - tapi gak pake mesin cuci gitu..).

Dalam ketentuan tersebut dikenal adanya beberapa profesi yang disebut high risk, misalnya politisi, pejabat / penyelenggara negara, fungsionaris partai, dll. Kebetulan PNS masuk dalam kategori pejabat / penyelenggara negara (iya pasti kan, pejabat setingkat dibawah menteri ke bawah pasti berstatus PNS kan..??)

Kategori high risk ini bukan berarti tidak boleh membuka rekening di bank, namun akan membuat bank mengawasi aktifitas rekening tersebut secara lebih ketat.

Namun untuk PNS ini di beberapa bank seharusnya ada exception, bahwa tidak seluruh PNS termasuk kategori high risk. Hanya PNS yang mempunyai kekuasaan (misal kepala seksi ke atas, pimpro, dll.) yang termasuk kategori ini. Di luar itu tentunya tidak termasuk kategori tersebut.

Jika bro risdiayanto termasuk kategori "boss" di kantornya, tentunya bank tempat bro akan membuka rekening telah menjalankan aturan dengan benar, namun demikian mungkin cara menjelaskan ke nasabahnya terlalu "straight".. Mungkin saja bank tempat bro risdiyanto membuka rekening belum memberikan pelatihan yang proper kepada mbak CS-nya mengenai penanganan nasabah kategori high risk tersebut..

Saran saya, bro jangan buat KTP palsu, nanti malah panjang urusannya.., mending bro coba membuka rekening di bank-bank yang terkenal baik pelayanannya, dan memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya dari profile yang diminta bank sesuai ketentuan KYC tersebut.

Demikian sharing dari saya semoga membantu bro..

Untuk bro autogebet.., maju terus semoga situs ini tetap menjadi situs independen dan memberi pengetahuan bagi kita semua dalam dunia investasi reksadana...

Thanks atas infonya

risdiyanto's picture

waduh... terima kasih banget bro zomm, penjelasan yang masuk akal dan bisa diterima. mungkin mbak cs-nya memang kurang bisa menyampaikan maksudnya. Tambahan info, setelah tanya di cabang lain, ternyata kebijakan tersebut memang berasal dari manajemen pusat dan mulai berlaku per Januari 2010, so selamat deh bwt rekan-rekan yang udah sempat punya rekening, gw balik ke jalur tradisional lagi aja, transfer trus fax he..he...
bravo portalreksadana. selamat berinvestasi.

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.