Ketika Anda Harus Membayar 100 Ribu Rupiah untuk Sepiring Nasi

Sun, 05/31/2009 - 22:28
dunkz's picture

Terkadang jika sedang bosan makan siang di kantor, saya pergi ke warteg yang ada di belakang kantor saya. Makanan favorit saya adalah sayur lodeh dengan telur dadar dan ditambah dengan tahu tempe dan sambal. Dengan lauk seperti itu, saya harus membayar sekitar 6 - 8 ribu rupiah.  Jika ditambah dengan ayam goreng mungkin harga yang harus saya bayar menjadi sekitar 10 ribu rupiah.  Apakah Anda masih ingat berapa harga yang harus Anda bayarkan untuk lauk yang sama 2 – 3 tahun yang lalu. Hampir pasti tentu lebih murah. Mungkin dahulu sepiring makan siang dengan lauk-pauk seperti itu harganya hanya 5 ribu rupiah.

Mungkin sampai sini Anda sudah bisa menerka apa yang akan kita bicarakan. Ya, saya ingin berbicara mengenai inflasi. Selama kita menggunakan uang kertas, selama itu pula kita akan menyaksikan harga akan naik setiap tahunnya. Berikut adalah data tingkat inflasi di Indonesia selama 28 tahun terakhir:

 

Sumber: IMF, World Economic Outlook Database, April 2009

 

Dari tahun 1980 hingga 2008, tingkat inflasi tahunan rata-rata di Indonesia adalah 11,1%. Dalam kurun waktu tersebut, tingkat inflasi tertinggi terjadi pada tahun 1998, yaitu 77,5% yang disebabkan oleh krisis moneter yang melanda negeri ini.

Saat ini mungkin kita sedang dalam masa produktif dan sedang bekerja/berwirausaha. Jika Anda pegawai kantoran, Anda bisa berharap untuk mendapatkan uang pensiun. Pernahkah Anda membayangkan apa yang Anda hadapi saat masa pensiun menjelang?

Katakanlah Anda saat ini berusia 30 tahun. Anda masih memiliki 25 tahun masa kerja sebelum pensiun. Dengan asumsi tingkat inflasi rata-rata adalah 11,1% maka harga sepiring nasi yang sekarang adalah 8 ribu rupiah akan menjadi sekitar 111 ribu rupiah. Terlihat fantastis? Menurut saya itu realistis. Kita baru berbicara masalah makan siang. Jika saat ini kebutuhan hidup bulanan adalah 5 juta rupiah, maka saat Anda pensiun, Anda membutuhkan dana 70 juta rupiah per bulan hanya untuk menjaga agar strandar hidup Anda tidak turun. Silakan mencari tahu mengenai program pensiun yang Anda ikuti saat ini. Berapakah yang akan Anda dapatkan saat pensiun nanti. Apakah jumlah tersebut akan dapat memenuhi kebutuhan hidup Anda nantinya?

Sepertinya sebagian besar akan menjawab tidak :D
Sebaiknya kita jangan menyalahkan pemakaian uang kertas yang menyebabkan inflasi. Akan lebih bermanfaat bagi kita untuk memikirkan bagaimana caranya mengalahkan inflasi. Anda bisa saja merampok bank dan memperoleh uang yang cukup sampai anak cucu, akan tetapi tentu saja tidak disarankan karena Anda bisa masuk penjara :). Cara yang lebih tepat adalah berinvestasi atau lebih tepatnya berinvestasi yang returnnya dapat mengalahkan tingkat inflasi. Investasi apa saja? Banyak alternatifnya. Bisa saham, obligasi, atau mungkin tanah. Return dari instrumen-instrumen tersebut biasanya dapat mengungguli tingkat inflasi. Sebagai contoh, dalam jangka panjang harga saham akan naik sesuai dengan pertumbuhan ekonomi. Logikanya, semakin tinggi tingkat inflasi, maka perusahaan akan dapat menjual barang dengan harga yang lebih tinggi kan? Oleh karenanya dengan adanya inflasi saja harga saham akan cenderung naik.

Bagi saya, investasi saja belum cukup. Kita harus lebih fokus lagi dengan membuat suatu perencanaan investasi agar tujuan-tujuan keuangan kita dapat tercapai. Rasanya petuah orang tua kita dahulu untuk menabung ada benarnya, namun sayangnya dengan menabung saja kita akan kesulitan menghadapi laju inflasi. Mari berpindah dari budaya menabung ke budaya berinvestasi!

Comments

waduh mbak, enak ya bisa

Naufal's picture

waduh mbak, enak ya bisa invest segede itu. pasti gajinya aduhai 

Alternatif Investasi

Rangga's picture

Alternatif lainnya adalah menabung dalam bentuk emas... kalau mau emasnya produktif, jadi pedagang emas aja sekalian :-)

Kalao merasa kesusahan jadi pedagang emas, masih ada alternatif memproduktifkan emas, silahkan baca mengenai "Qirad" di http://www.geraidinar.com , maaf mempromosikan website lain bukan untuk tujuan apa-apa selain untuk saling berbagi ilmu dan pengetahuan.

apa g lbh bgus jika th 1998

samuraix's picture

apa g lbh bgus jika th 1998 exclude?kan data ekstrim krn krisis?mknya jd gede rata2nya kl itu dikeluarkan pling rata-rata inflasi cmn skitar 8,64%.CMIIW

*maap double post*

tukiwul's picture

.

Wow inflasi...

tukiwul's picture

punten, first post, nubi...

 Wah, pembahasan di atas ngebuka mata sy klo pas ntar dah udah masa usia pensiun, nominal terkecil rupiah 1000, bayar tukang parkir abal2 dah 20000, ngasi pengamen 10000, wew... itu juga dengan asumsi ga ada krisis2 lainnya...

 yap, mari kita lawan inflasi dengan investasi...

 

Nubi bertindak...

Menariknya dari data diatas

Tukul's picture

Menariknya dari data diatas adalah

Pada tahun dgn tingkat inflasi rendah, umumnya akan langsung melompat cukup tinggi pada tahun berikutnya.

1985 : 4% thn berikutnya 9 %

1992 : 5% thn berikutnya 10%

1996 : 5% thn berikutnya 10%

1999 : 2% thn berikutnya 9%

2007 : 5% thn berikutnya 11%

Kita tahu tingkat inflasi untuk thn ini (2009) akan sangat rendah, bahkan bisa di bawah 5 %, kira2 apakah sejarah akan berulang pada thn depan (2010) dgn inflasi yg naik tinggi?

Yield obligasi plus sukuk pemerintah masih diatas 10%, yang ditengarai sbg salahsatu penyebab kenapa bank enggan menurunkan suku bunga pinjaman...

Becarefull 

Salam,
Pemula

inflasi

Agus Mulia's picture

> ya mas tukul inflasi 09 rendah krn konsumsi rendah ,semua orang tirakat menjelang pemilu nanti, thn depan pesta pora inflasi membubung kembali

orang baru

ahmad-alghifary's picture

saya orang baru melek nih tolong kasih tahu... ane harus mulai dari mana nih... investasi masih bleng buat ane...? tolong kasih masukannya

izin buat kasih tau artikel ini ke temen-temenku ya

NewBeginning's picture

izin buat kasih tau artikel ini ke temen-temenku ya. Soalnya bener2 berasa merinding kl makan di warteg dgn menu kayak gitu mesti bayar 100ribu. mudah2an bisa jadi terapi shock juga buat temen2ku agar mengerti pentingnya berinvestasi

ijin juga

lilyardas01's picture

buset dah...77,5%? saya pikir dulu saya tajir banget dapet bunga deposito 60%, ternyata oh ternyata... hehehe

 

ijin juga buat posting sana sini, lagi gemes dengan orang2 yang masih berpikir urusan pensiun itu urusan nanti (padahal mereka dah 40an tahun and belum punya investasi sama sekali...)

data inflasi

rdlshell's picture

Minta ijin ya, ngopi data inflasi....  tku

Rina DL

FP

GOLD is safe haven

musafirlaut's picture

Emas dapat dipertimbangkan sebagai store of value untuk face to face lawan inflasi. Sejak jadoel, terbukti tahan inflasi. Dulu 1 kambing harganya 1 dinar emas, sekarang kita juga bisa beli kambing dengan harga 1 dinar emas (di luar waktu Idul Adha), dengan berat yang standar.

betul sekali

Tukul's picture

Anda benar bro musafir

Gold is save heaven bukan isapan jempol...di akhir thn 1982 harga per gram emas masih Rp. 9000, saat ini sudah Rp. 320 ribu...kenaikannya adalah 3455%.

Inflasi dari data bro dunkz diatas dgn akumulasi bunga berbunga, kenaikannya adalah 1858.14%

Sedangkan IHSG, dr thn 1980 sampai hari kenaikannya adalah 1659%

Ternyata emas bukan hanya berfungsi sebagai nilai lindung. Luar biasa bukan?

Salam,

emas

rdlshell's picture

berarti rata2 kenaikan emas 14%

Rina DL

FP

yg saya tau

Tukul's picture

mmm..mungkin lebih tepatnya begini Mbak..

Ketika inflasi naik..maka harga emas akan ikut naik, bahkan diatas 20%, kenaikannya membentuk pola eksponensial terhadap inflasi (lihat waktu krisis 97-98)

Tapi ketika inflasi rendah sekali, maka kenaikannya pun rendah. Bahkan jika inflasi thn depan lebih rendah dari tahun ini, kemungkinan besar harga emas juga lebih rendah.

Kemarin saya coba utakatik berdasarkan data emas dunia dari kitco.com...tapi satu yg tidak saya perhatikan, kalau inflasi di LN tidak setinggi disini bahkan terbilang sangat rendah.

Untuk negara berkembang dgn tingkat inflasi relatif tinggi macam negara kita, emas bisa jadi salah satu pilihan investasi, bukan lagi sekedar lindung nilai.

Salam

ttg emas

dunkz's picture

Kalo bisa dishare analisanya bro ttg perkembangan harga emas.

lebih bagus lagi kalo harga emas kita rupiahkan dulu sesuai dg kurs saat itu biar keliatan apakah dia tahan inflasi. 

"invest your time before invest your money"

visit my blog at  http://parahita.wordpress.com

re : ttg emas

Tukul's picture

bro dunkz

itulah susahnya, kita mencari data yg lengkap tentang perkembangan emas dalam rupiah per gram, saya agak susah menemukannya.

Saya hanya membandingnkan emas per gramnya di pasaran dalam rupiah, dan thn 1982 akhir harganya adalah 9000an rupiah...

coba nanti kita olah datanya lewat troy per ounce dan dirupiahkan..apakah masih relevan

Salam,
Pemula

Buku tentang investasi emas

rdlshell's picture

Bukunya di Gramedia ada kok, kalau gk salah judulnya "INVESTASI EMAS".

Rina DL

FP

emas lagi

rdlshell's picture

Saya tadi ngitung dari data yang ada diatas aja. Sedangkan ihsg gk ada data awalnya.

Rina DL

FP

Provokatif Article ...

Passion4U's picture

Bro dunkz ...

Lama tidak bersua dan baca article bro lagi ... hehehe sepertinya sedang sibuk di telan kantor ...

Article sederhana yang sangat provokatif ... ane 1000% agree sama bro dunkz ... kita harus investasi instead of menabung ... itu alasannya ane hampir tidak punya tabungan (kecuali untuk daily survival) dan sangat kasihan melihat orang yang masih terus secara sadar memiskinkan diri (sadarlah bahwa bunga tabungan selalu kalah sama inflasi, sehingga kalo cuma nabung  artinya kita dengan sadar terus memiskinkan diri)

Sayangnya pengetahuan ini datangnya terlambat sama ane ... kenapa dulu waktu ane masih SMA ... nggak ada yang ngasi tahu tentang ilmu financial planning ya ... ? ane baru sadar saat awal kerja dulu ... hehehe

Pengetahuan ini juga yang membuat ane selalu MEREWARD DIRI SENDIRI sebelum mereward yang lain. Artinya ane selalu mengalokasikan dana untuk investasi dulu baru kemudian sisanya dipake untuk kehidupan. Dan ane sangat keras tentang hal ini ... Rasio regular investment ane saat ini sudah lebih dari 60% dari penghasilan ane tiap bulan ... 

Kenapa ane begitu keras tentang masalah SELF REWARD ini ? Karena semakin lama ane semakin sadar bahwa yang peduli sama masa depan ane ya hanya ane sendiri ...

  • Perusahaan tempat ane bekerja tidak peduli sama ane, mereka hanya peduli pada ane kalo tenaga ane masih bisa dipake dan within their budget. Karir ditentukan dari available position. Kalo suatu saat nanti performance ane tidak sesuai lagi dengan kriteria perusahaan ya perusahaan tentu saja tidak akan hire ane lagi hehehe ... So setiap saat resiko kehilangan penghasilan itu selalu ada ... ini membuat ane menyiapkan dana pensiun sendiri & dana darurat kalo PHK terjadi
  • Alam tidak peduli sama ane ... tiap saat harta kekayaan yang ane bangun dengan susah payah bisa saja hilang ... so bisa aja rumah ane kebakaran, kebanjiran, dsb ... ini menyadarkan ane untuk menyiapkan proteksi harta dalam bentuk asuransi
  • Lembaga pendidikan juga nggak peduli sama ane ... tiap tahun naik mulu hehehe ... malah mencengangkan kenaikannya ... ini menyadarkan ane menyiapkan dana pendidikan untuk anak-anak ane sejak dini
  • Virus Flu Burung juga nggak peduli sama ane ... bikin ane khawatir sewaktu-waktu bisa koit kalo kena penyakit ini ... menyadarkan ane pentingnya asuransi jiwa dan kesehatan.
  • Indocement dan Krakatau Steel juga nggak peduli sama ane ... harga semen dan besi naik terus ... ini membuat ane mempersiapkan dana buat bikin rumah pertama untuk anak-anak ane suatu saat nanti ... ane pingin anak-anak ane nanti begitu punya penghasilan tidak habis buat bikin rumah ... tapi untuk mengembangkan kekayaan lebih baik dari ane sekarang ...
  • Lembaga nikah juga nggak peduli sama ane ... biaya catering dan gedung pernikahan naik terus ... ini membuat ane mempersiapkan biaya nikah anak ane jauh hari sebelonnye ...
  • Biaya hotel di kota besar dunia juga nggak peduli sama ane ... ini membuat ane mempersiapkan dana pelesir ... sehingga setelah ane bekerja keras memenuhi seluruh target, ada waktu untuk sejenak pelesir ke sentosa island atau melihat the eye of london ... hehehe

sounds paranoia ... ?

Lebih baik sedikit paranoia sekarang, tapi ane tahu hidup ane pasti tenang di kemudian hari ... daripada hidup tenang sekarang tapi malah paranoia nanti dekat pensiun ...

Life is about moving forward ... Ja Minna San Ikimashyo !!

Seorang Newbie - P a s s i o n 4 U

Don't walk in front of me, I may not follow. Don't walk behind me, I may not lead. Walk beside me and be my friend.

nice articles..

jolyonwak's picture

 wah mantap melihat paparan dari bro dunkz dan passion4u,ckck, menyesal ga ikt acara tgl 20 mei kmrin T-T mudah2an ada lagi..

yang jelas tulisan anda makin membuka lebar mindset saya tentang investasi dan "persiapan" untuk hidup sejahtera di masa mendatang dan saya akan tularkan juga ke teman2 supaya mereka juga terbuka pengetahuannya...bro dunkz jangan2 udh nulis buku neh,hehe..

Salam sukses...

PT. INDONESIA FERRY (PERSERO)

"we bridge the nation"

provokatif article...

investment.product.bankmandiri's picture

Dear Passion 4 U,

Agree 1000%... memang nasib kita yah kita juga yang nentuin. Nga bakal ada org lain yang mikirin hehehe... mau senang or mau susah nanti, kita juga yang nentuin:)

Canggih juga bro, sudah bisa mengalokasikan 60% untuk investasi:) Padahal banyak banget orang yang kita saranin untuk alokasikan 10% dari pendapatan untuk investasi saja sudah susah banget:P

 

masih mencari ...

Passion4U's picture

Dear Chr*****e,

Lama indak basuo ... ternyata acaranya kemaren sukses berat ya ... mau dong ikutan kalo Mandiri nanti punya acara Goes to Campus ... ane pengen juga mencerahkan teman-teman di kampus ... (kayak udah jago aja ... padahal ane juga masih belajar hehehe) ... Let me know the schedulle, mudah-mudahan bisa join ... tapi ane bawa bendera PortalReksadana ya ... hehehe

Terkait sama besar investasi ane 60 % dari penghasilan  ... itu ada 2 kemungkinan ... memang ane getol invest atau gaji ane yang kecil ... sepertinya lebih cenderung ke opsi kedua (gaji kecil hehehe) ... Tapi memang financial plan ane menuntut ane invest segitu ya mo apa lagi ... mo dikurangi targetnya kok sayang ... awal mulanya berat sich ngelihat sebagian besar gaji tiap bulan kok ngilang mulu ... nggak bisa dipake belanja belenji hehehe ... tapi demi masa depan ya harus mau berkorban ...

Btw ane merasa selama ini sudah banyak malang melintang di dunia paper asset ... ane lagi melangkah ke dunia bisnis dan properti ... ini juga untuk diversifikasi portfolio sich hehehe

Ane percaya betul dengan arahan dari Robert Kiyosaki ... Hanya ada 3 kendaraan menuju kebebasan financial yaitu Bisnis, Property & Paper Asset. Cuma karena dalam proses belajar, sepertinya proporsi paper asset masih akan dominan ...

Ane pengen kayak bro dunkz ... Paper Asset - nya OK, Bisnis OK ... or kayak bro nikkentobi dech yang juga portfolio diversificationnya udah ok banget ... hehehe ... kepada merekalah ane belajar ...

I am still learning & searching ...

Seorang Newbie - P a s s i o n 4 U

Don't walk in front of me, I may not follow. Don't walk behind me, I may not lead. Walk beside me and be my friend.

masih mencari...

investment.product.bankmandiri's picture

Hi... pa kabar nih?

walah, jadi acara kmrn nga ikutan toh? pantesan nga keliatan... aku pikir gara2 kita lagi super heboh,  jadi nga sempet ketemu:)

Program kita sudah mulai jalan loh... in fact baru hari ini kita selesai "ngamen" dengan salah satu Universitas. Mau join? boleh2, nanti kita diskusi juga yah dengan partner2 kita (Fund Manager), soalnya untuk event di Campus, kita juga menggandeng partner2 kita:)

Kita tetep salutzzz brooo dgn investasi 60% itu... memang sih setelah dihitung2 dari pada nanti hidup susah or pas2an, better sekarang berkorban, paling yang dikorbanin shooping aja. Awalnya berat tuh (sampe sekarang juga sih:P), apalagi kalo lagi sale hehehe....

Wah, kalo ngomongin soal gaji besar or kecil.... panjang urusannya... yg pasti mau gaji gede kek mau gaji kecil kek, Investasi tetep nomor I:)

Wah, sama donk kalo soal Bisnis, Property and Paper Asset, yang dua sih udah mulai, tinggal bisnis nih yang masih mikir, mau bisnis apaan:P

Btw, kapan2 ngopi bareng yuk bro... seru juga kita sharing knowledge:)

inestasi 60%?

rdlshell's picture

Berarti buat biaya bulana keluarga cuma 2 jt donk....emang bisa segitu...ktanya gajinya kecil. Yang lebih mungkin gajinya prof gede, makanya bisa investasi 60% dari penghasilan.

Rina DL

FP

no comment ...

Anonymous's picture

Kalo sis rdl tahu penghasilan ane dibandingkan dengan load kerjanya pasti akan miris melihatnya hehehe ... btw biaya bulanan cukup atau tidak cukup selalu dilihat dari standard hidupnya ... mungkin standard hidup ane yang jauh lebih rendah dari sis ... sehingga biaya minim aja masih survive untuk hidup ...

soal gaji ... no comment ... besar kecil itu sangat relative ...

Yang pengen ane sharing kemaren adalah kalo kita mau ... kita bisa kok menyisihkan dana untuk investasi melebihi standar dari para financial planner (financial planner biasanya meminta kita menyisihkan antara 20-30% untuk investment).
Yang ane pengen sharing juga adalah ... karena ane mengalokasikan jumlah yang lumayan untuk investasi ane tiap bulannya (minimal dari sudut pandang ane) ... maka ane selalu serius dalam berinvestasi ... semua strategy yang ane sering sharing di sini, bukan sekedar teori ... tapi benar-benar ane praktekan untuk investment ane ... so when comes to investment decision, i am tend to turn into a very serious person.

stuju!!!

rey7o's picture

 curahan hati seorang bro passion, saya juga menyesalkan minimnya pengetahuan tentang financial planing di masyarakat Indonesia, bahkan sampai sekarang. Jadi satu2nya jalan ada belajar,belajar dan belajar. Blajar financial planing,blajar investasi, blajar me manage hidup, hidup kita dan hidup anak2 kita (waduh tua banget gw ngomongin anak,lulus kuliah aja blon). Orang lain saat ini mungkin kurang peduli, tapi mari kita tularkan kebiasaan investasi ke lingkungan kita.

Mari memasyarakatkan investasi

Salam super!!!

 

NB:ada lowongan gak buat fresh graduate di sekuritas???

 

INDEX almost to close 1990

ma_kara's picture

dear bro n sis...

index sudah mendekati 1990.... apakah sesehat itukah ekonomi kita? atau ini harapan menjelang pilpres... atau ini mau tajam berbalik arah krn sdh overbought?...

gak ngerti gw....

 

salam

 

INDEX 1998

ma_kara's picture

MALAH DEKETIN LEVEL 2000

REDEEMP GAK YA....?

redemp?

rdlshell's picture

kenapa musti redempt??? jadi bingung nih?

Rina DL

FP

mau invest koq redempt

war_no's picture

Lha, artikelnya ngajak invest, ini orang malah ngajak kabur...

ikutan bingung, bu Rina. hehehe...

Ketika anda...

Risyadmum's picture

Artikel yang bikin saya lapar (salahkan pada pembahasan mengenai sayur lodeh),he..he..he.., nice article fm master Dunk.

Saya punya mimpi, bahwa suatu hari nanti mata uang IDR akan menguat sedemikian kuatnya sejajar dengan mata uang negara-negara kaya di dunia. Sehingga daya beli meningkat, inflasi dibawah 2% dan sangat terkendali.

Sehingga produktivitas generasi berikut mendapatkan bayaran yang 'layak' tanpa harus dihantui inflasi tinggi seperti masa sekarang ini. Orang-orang tua dan anak-anak, menikmati jaminan kesehatan, pendidikan, dan sosial yang manusiawi dan merata layaknya negara makmur.

Mungkinkah? Tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha. Apalagi Indonesia punya sumber daya alam dan manusia yang belum dioptimalkan.

Pada saat itu tentu bank rate akan sangat kecil, dan dunia investasi dengan sendirinya menjadi pilihan yang unggul. Perencanaan investasi yang bro Dunkz sebutkan, tidak akan berkurang pentingnya.

So, tinggi maupun rendah inflasi , jangan pernah berhenti belajar mengenai investasi. Kenali instrumen2 investasi, tidak hanya di paper asset, supaya kita mampu membentuk dan terus membenahi portofolio sesuai ketahanan resiko masing-masing, dan memperoleh return - maupun hedging - yang diinginkan.

Buy and hold, DCA, swing/momentum, terserah strategi mana yang masing-masing kuasai. Karena tidak semua orang tahan menerima resiko buy and hold , mungkin tidak kalah banyak dibanding yang tidak tahan pada resiko menjadi swinger.

 

selama BI nggak meningkatkan

Rangga's picture

selama BI nggak meningkatkan cadangan emasnya, impossible IDR akan sejajar mata uang populer dunia...
bodohnya indonesia, lihat negara cina dan indian yang sedang gencar-gencarnya menambah stok cadangan emas negaranya..., dan jangan salah... walaupun USD nggak di backup emas secara langsung tapi negara amerika diam-diam selalu menambah stok cadangan emas negaranya, makanya mereka tetap kuat...
bodohnya indonesia, ternyata sebagian besar cadangan emas amerika justru di ambil dari indonesia melalui perusahaan Freeport yang berdiri sejak dulu kala dan menguras semua jenis emas kwalitas 1 sehingga sekarang yang tersisa emas kwalitas sekian...
bodohnya indonesia, seandainya sejak dulu semua tambang emas di indonesia terutama yang sekarang sedang dikelola Freeport, indonesia sendiri saja yang mengelola, maka setiap ibukota provinsi di indonesia minimal akan semakmur new york asal pemerintahannya benar...
kenapa baru sekarang Indonesia pintar...

setujuu...

war_no's picture

Setuju bro Dunkz,

apalagi juni ini PNM IM lagi promo, subcription semua reksadan 0%, hebaat... perusahan plat merah lagi... sip

aku lagi cari RDPT untuk rencana rebalancing RDI, kira2 ok nggak ide begini bro?

salam,

Sip Bro dunkz

carbuncle's picture

Sip bro Dunkz

artikel yang bagus buat menyadarkan masyarakat kita bahwa jaman telah berubah, dari menabung ke investasi.

 Mari kita kalahkan inflasi

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.