Perbedaan Reksadana Syariah dan Konvesional

temy ponisa's picture

Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional Kegiatan reksa dana yang ada sekarang masih banyak mengandung unsure-unsur yang tidak sesuai dengan syariah Islam. Ada beberapa hal yang membedakan antara reksa dana konvensional dan reksa dana syariah. Dan tentunya ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan dalam investasi syariah ini.1. KelembagaanDalam syariah Islam belum dikenal lembaga badan hukum seperti sekarang. Tapi lembaga badan hukum ini sebenarnya mencerminkan kepemilikan saham dari perusahaan yang secara syariah diakui. Namun demikian, dalam hal reksa dana syariah, keputusan tertinggi dalam hal keabsahan produk adalah Dewan Pengawas Syariah yang beranggotakan beberapa alim ulama dan ahli ekonomi syariah yang direkomendasikan oleh Dewan Pengawas Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Dengan begitu proses didalam akan terus diikuti perkembangannya agar tidak keluar dari jalur syariah yang menjadi prinsip investasinya.2. Hubungan Investor dengan Perusahaan Akad antara investor dengan lembaga hendaknya dilakukan dengan sistem mudharabah. Secara teknis, al-mudharabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama menyediakan seluruh (100%) modal, sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola. Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak, sedangkan apabila rugi, ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian tersebut bukan akibat kelalaian di pengelola. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalain si pengelola, maka pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Dalam hal transaksi jual beli, saham-saham dalam reksa dana syariah dapat diperjual belikan. Saham-saham dalam reksa dana syariah merupakan yang harta (mal) yang dibolehkan untuk diperjual belikan dalam syariah. Tidak adanya unsur penipuan (gharar) dalam transaksi saham karena nilai saham jelas. Harga saham terbentuk dengan adanya hukum supply and demand. Semua saham yang dikeluarkan reksa dana tercatat dalam administrasi yang rapih dan penyebutan harga harus dilakukan dengan jelas. 3. Kegiatan Investasi Reksa Dana Dalam melakukan kegiatan investasi reksa dana syariah dapat melakukan apa saja sepanjang tidak bertentangan dengan syariah. diantara investasi tidak halal yang tidak boleh dilakukan adalah investasi dalam bidang perjudian, pelacuran, pornografi, makanan dan minuman yang diharamkan, lembaga keuangan ribawi dan lain-lain yang ditentukan oleh Dewan Pengawas Syariah.Dalam kaitannya dengan saham-saham yang diperjual belikan dibursa saham, BEJ sudah mengeluarkan daftar perusahaan yang tercantum dalam bursa yang sesuai dengan syariah Islam atau saham-saham yang tercatat di Jakarta Islamic Index (JII). Dimana saham-saham yang tercantum didalam indeks ini sudah ditentukan oleh Dewan Syariah.Dalam melakukan transaksi Reksa dana Syariah tidak diperbolehkan melakukan tindakan spekulasi, yang didalamnya mengandung gharar seperti penawaran palsu dan tindakan spekulasi lainnya. Demikianlah uraian singkat mengenai reksa dana syariah dan beberapa ketentuan serta prinsip yang harus dijalankan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda dalam hal umum mengenai investasi syariah.

 

Comments

Mohon petunjuk

BobChan08's picture

Salam kenal para Master, saya newbie di sini nih.
Saya tertarik dengan konsep dasar reksadana syariah yang tidak ambil bagian dalam bisnis-bisnis tertentu yang dianggap melanggar etika atau norma-norma (walaupun secara hukum sah). Saya kurang berminat untuk membeli saham (baca: ikut memiliki) perusahaan yang pokok bisnisnya lebih banyak membawa kerugian bagi masyarakat, misalnya rokok. Prinsipnya, kita boleh mengharap keuntungan yang optimal, tapi kita jangan merugikan orang lain.

Tapi saya merasa kurang nyaman dengan reksadana syariah karena terkait erat dengan agama (saya lebih suka yang netral), apalagi sepengetahuan saya sebagian hasil investasi di reksadana syariah disumbangkan (kalau saya menyumbang, saya perlu tahu dulu sumbangannya untuk siapa dan untuk keperluan apa).

Apakah ada reksadana (atau bentuk investasi lainnya) yang memenuhi harapan saya? Mohon petunjuknya.

Terima kasih.

syariah itu sistem yg bersifat universal, jd tidak benar jika...

anonymous's picture

*ane muslim tapi bukan ahli ekonomi syariah, tapi coba belajar dikit" jadi kalo salah mohon segera diluruskan (:

banyak yang salah kaprah kalo ada embel" syariah itu identik sama agama aja, padalan syariah itu sistem yang sifatnya umum/universal jadi siapa aja bisa masuk di dalamnya jadi gak benner kalo syariah cuma identik sama agama tertentu (menurut ane lebih tepat, syariah = sistem universal/umum)

sejauh ini kelebihan & kekurangan yang ane tau, misalnya bank dengan sistem syariah lebih kuat kalo kena krisis moneter dibanding bank" konvensional

kelemahannya mungkin yang paling banyak dibahas sekarang" ini embel" syariah cuma dijadiin komoditas & gk ada sistem yang murni syariah

mungkin ada yang bisa menambahkan?

Ada aturannya

DewAsmara's picture

Setahu saya, berdasarkan kursus Syariah Investment di Bursa Efek Indonesia (saya ikut full dua-duanya level 1 dan 2). Itu diatur secara resmi oleh MUI dan juga para pakar syariah. Ada buku panduannya. Maaf saya lupa istilah-istilahnya, tapi sesuai dengan aturan agama.

Banyak teman-teman saya yang Non Muslim berinvestasi di saham maupun instrumen Syariah lainnya, saya sendiri rutin beli Sukuk. Secara teori, memang instrumen Syariah lebih kebal krisis karena berlandaskan pada sektor non banking konvensional dan mengedepankan sistem Good Governance (ini kalau kita bicara secara finansial).

Yup ane setuju untuk

anonymous's picture

Yup ane setuju untuk menetapkan syariah/tidak itu pasti ada dasar/landasannya (kalo kita baca" prospektus RD ada namanya fatwa DSN/Dewan Syariah Nasional, dll), cuma ada beberapa orang yang "kekeh/saklek" walaupun berembel" syariah masih sama saja dengan konvensional, cuma di ganti nama saja kasarnya (kalo ini lebih ke pribadi masing")

Nah sama baru inget lagi, mungkin produk" syariah di awal agak sedikit membingungkan karena menggunakan istilah" baru tapi hal ini bisa di atasi dengan banyak tanya ke CS/agen penjual produknya

justru karena terikat erat

fairus_baggins's picture

justru karena terikat erat oleh agama itulah, jadinya saya lebih memilih RD jenis ini, lebih nyaman dan aman. Sebab semua sudah diatur oleh fatwa MUI, dengan dalil-dalil Qur'an & Hadits yang shohih. Kita tinggal ikut serta aja.

Dan untuk sumbangan (atau proses cleansing) mungkin bisa ditanya langsung ke MI-nya sebelum ikut serta. Dana cleansing akan disalurkan kemana? CMIIW

alat ukur RD yg baik???????????

Cilly's picture

Trima kasih sebelumnya mabk ato mas temy atas infonya yg sgt bantu pnulisan skripsi sya......he...he...

Sya mo mnta petunjuknya ne...h

saat ini sya sdang mnulis skripsi yg bjudul "perbandingan kinerja reksadana syariah dan konvensional" tapi sya bingung????alat ukur apa ya....yang pas untuk mengetahui perbandingan kinerja kdua item tsb??????Dan klo mbak ato mas temy pnya artikl ato jurnal ato apapun deh yg brkaitn dg skripsi sya mhn dkrim di e-mail sya cilly_arthaatyahoo [dot] co [dot] id

TRIMAKASIH BANYAK B4 N AFTER.....

 

Alat ukur RD yg baik? Gampang kok

Anonymous's picture

Bro daftar jadi member dulu diportalreksadana....terus daftar jadi donatur....donaturnya berapa aja kok....swear deh. Hitung2 cuma bayar ongkos taxi dari Sudirman ke Bekasi...Hehehe
Udah semua dilakuin....bakal kebuka deh ilmu-ilmu hitung dari Passion4U, Autogebet, dll tentang cara menilai RD yang baik. Coba aja.....

tank"s

Cilly's picture

makasih 4 saranyya......... iya tnyata gak rebet jd membernya.......... tp sya msh ribet ngukur RD n nentuin alat ukur yg paling baik...... he..........he.........

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.