Perencanaan Keuangan di Tengah Lesunya Ekonomi

investment.product.bankmandiri's picture

Di tengah krisis ekonomi dan finansial dunia saat ini, dimana sebaiknya kita menempatkan dana kita? Pertanyaan ini banyak dilontarkan oleh nasabah akhir-akhir ini.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut dan agar investasi kita memberi nilai tambah yang terbaik, maka ada 5 pilar dalam berinvestasi yang harus diperhatikan:

1. Investment Objectives: pahami tujuan kita untuk berinvestasi

Pada kondisi sekarang ini, maka pengamanan dana darurat (dana yang diperlukan saat menghadapi situasi darurat) mutlak dibutuhkan. Dana darurat dapat ditempatkan pada deposito bulanan ataupun reksa dana pasar uang yang memberikan likuiditas tinggi (mudah dicairkan). Umumnya, besarnya dana darurat yang perlu disisihkan dapat mencapai 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan.

Setelah dana darurat terpenuhi, pertimbangkan investasi jangka menengah-panjang di instrumen obligasi atau reksa dana pendapatan tetap. Disini, pertimbangan faktor keamanan memegang peranan penting, dimana obligasi pemerintah (ORI) atau sukuk dapat dijadikan sebagai pilihan kita.

Setelah semua tujuan tersebut terpenuhi, barulah kita berinvestasi untuk tujuan jangka panjang. Investasi langsung di saham atau reksa dana saham, maupun investasi di properti dapat kita pertimbangkan.

2. Time Horizon: berapa lama waktu yang dibutuhkan?

Maksudnya, berapa lama lagi dana tersebut akan kita butuhkan. Apakah investasi ini untuk jangka panjang (pensiun, pendidikan anak), atau jangka pendek (bayar hutang, beli mobil, liburan ke Bali)?

3. Return Profile: “Berapa banyak uang yang siap kita korbankan?”

Semua instrumen investasi memiliki risiko, high risk-high potensial return. Tabungan/deposito, memang dijamin oleh pemerintah (LPS), tapi instrumen ini sangat peka terhadap inflasi. Jika tabungan kita memiliki bunga sekitar 4% sedangkan inflasi 8%, maka sebenarnya nilai uang kita menyusut setiap tahunnya. Jika kita investasi di reksa dana atau bahkan berinvestasi langsung di bursa saham atau valuta asing, maka kita akan memiliki eksposur terhadap risiko fluktuasi pasar yang rentan terhadap kebijakan pemerintah, perkembangan ekonomi dunia, walaupun kita memiliki potensi keuntungan yang besar jika perekonomian mulai membaik. Properti juga tidak selamanya aman; lihat saja krisis di AS saat ini, dan beberapa kejadian tertentu (atau bencana alam) yang dapat menghilangkan nilai aset tersebut.

4. Asset Allocation: Diversifikasi untuk mendapatkan portofolio yang optimal

Ingat: jangan taruh semua telur Anda dalam satu keranjang; alias jangan investasikan 100% dana Anda pada satu jenis instrumen.

5. Periodic Review: Monitor perkembangan portofolio secara berkala

Dalam hal ini, Re-balancing portofolio investasi sesuai dengan aset alokasi dan profil risiko kita. Biasanya dilakukan setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali.

Dalam berinvestasi, yang susah adalah menjaga komitmen dan konsistensi. Komitmen untuk tetap berinvestasi (alias tidak cut-loss di masa krisis seperti ini), dan tetap konsisten untuk terus berinvestasi. Saat kondisi pasar sedang bullish, mudah sekali rasanya untuk menyisihkan sebagian dana untuk menambah investasi. Tapi saat kondisi pasar sedang bearish seperti sekarang, rasanya pasti males untuk melakukan Top Up.

Tapi itulah investasi, jika time horizon yang direncanakan adalah 5 – 10 tahun, maka seharusnya tidak perlu khawatir dengan fluktuasi pasar saat ini. Tidak ada kondisi yang buruk melulu, dan tidak mungkin juga iklim investasi yang terus-terusan baik. Menabung untuk jangka panjang menjadi tidak make sense, karena nilai inflasi yang begitu tinggi. Belum lagi kebutuhan dana di masa datang yang cukup besar untuk pendidikan anak, pensiun, dll.

So brave yourselves, meskipun keadaan ekonomi sedang tidak menentu, program investasi harus tetap jalan. Belum punya program investasi? Mulailah sekarang! Lakukan secara bertahap (dollar cost averaging) dengan Installment Plan Reksa Dana di Bank Mandiri!

Installment Plan Reksa Dana Bank Mandiri merupakan fitur tambahan untuk pembelian/subscription reksa dana secara berkala dan otomatis setiap bulan (automatic monthly subscription). Dengan fitur ini, rekening tabungan akan didebet secara otomatis setiap bulan sesuai tanggal yang dipilih (antara tanggal 1 s.d tgl 28) dan nilai nominal yang telah ditetapkan.

Jumlah minimum untuk investasi secara berkala dengan installment plan mulai dari Rp 100.000,- atau sesuai dengan minimum yang tertera di prospektus untuk 1 produk. Namun demikian, apabila Bapak/Ibu belum memiliki produk reksa dana yang akan ditambahkan melalui fitur installment plan, Bapak/Ibu harus melakukan pembelian awal terlebih dahulu yang besarnya minimum Rp 500.000,- atau sesuai minimum pembelian awal yang tercantum di prospektus.

Seluruh Reksa Dana terbuka (34 produk) yang dijual melalui Bank Mandiri baik itu Reksa Dana Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, Saham ataupun Reksa Dana Indeks dapat dilakukan dengan installment plan. Tidak ada biaya administrasi untuk keikutsertaan fitur installment plan, biaya yang dikenakan adalah subscription fee berkisar antara 0 % s.d. 3 % dan redemption fee berkisar 0 % s.d. 1,5% untuk penempatan dibawah 1 tahun (diatas 1 tahun pada umumnya berlaku redemption fee 0%).

Ada pertanyaan apakah dengan dana sebesar Rp. 200.000,- atau Rp. 300.000,- dapat memenuhi salah satu kebutuhan masa depan?

Sebenarnya apakah dana yang relatif rendah akan mampu menutupi kebutuhan masa depan sangat tergantung dari besar kebutuhan Bapak / Ibu dan seberapa lama jangka waktu investasinya. Tetapi sebagai gambaran dapat saya paparkan beberapa contoh di bawah ini :

1. Apabila Bapak/Ibu pergi ke pusat perbelanjaan (mall) bersama keluarga dan menghabiskan dana Rp 300.000,- untuk satu kali pergi atau misalnya Bapak/Ibu merokok dan menghabiskan 1 bungkus rokok per hari maka dengan asumsi harga rokok Rp 10.000,- dalam 1 bulan Bapak/Ibu harus mengeluarkan dana sekitar Rp 300.000,-. per bulan. Pernah kah Bapak/Ibu menghitung apabila Bapak/Ibu mengorbankan untuk tidak pergi ke mall 1 kali dalam 1 bulan atau berhenti merokok dan mengalihkan dana tersebut untuk investasi rutin bulanan di reksa dana saham (asumsi indikasi imbal hasil 15 % p.a nett) ? besarnya akumulasi dana Bapak/Ibu dapat dilihat pada ilustasi sbb:

Jangka Waktu Investasi Perhitungan Dana yang Terkumpul
5 Tahun Rp 26.572.352,-
10 Tahun Rp 82.565.118,-
15 Tahun Rp 200.552.028,-
20 Tahun Rp 449.171.844,-
dst.. dst..  

Jadi, hanya dengan mengorbanabkan 1 kali pergi ke mall atau berhenti merokok dan semakin dini investasi berkala Bapak/Ibu lakukan, Bapak/Ibu dapat menikmati hasil investasi yang cukup signifikan.

2. Apabila Bapak/Ibu memiliki deposito sebesar Rp 50 juta dan memperoleh bunga + Rp 200.000,- / bulan maka bunga deposito Bapak/Ibu dapat dimanfaatkan untuk berinvestasi dalam rangka mempersiapkan kebutuhan masa depan Bapak/Ibu dengan berinvestasi di reksa dana saham (indikasi imbal hasil 15 % p.a. nett). Besarnya akumulasi dana Bapak/Ibu dapat dilihat pada ilustasi sbb:

Jangka Waktu Investasi Perhitungan Dana yang Terkumpul
5 Tahun Rp 17.714.902,-
10 Tahun Rp 55.043.412,-
15 Tahun Rp 133.701.352,-
20 Tahun Rp 299.447.896,-
dst.. dst..  

Jadi, hanya dengan memanfaatkan bunga deposito yang sudah ada, Bapak/Ibu dapat menikmati hasil investasi yang cukup signifikan.

3. Kami telah membuat komparasi antara Karyawan dengan Manager yang sama-sama berinvestasi sebesar 10% dari gaji yang di dapat. Contoh Ilustrasi yang di maksud adalah sebagai berikut:

 

 

Komparasi hasil Investasi Manajer (Rp. 1 juta per bulan) dibandingkan dengan Karyawan (Rp. 200 ribu per bulan) dalam jangka panjang ada sebagai berikut:

 

 

Hal ini membuktikan bahwa asalkan kita rutin berinvestasi jangka panjang dalam suatu instrument / produk yang dapat memberikan return besar (dalam hal ini return sebesar 15%), maka hasil yang di dapatkan maksimal (lebih besar dari investasi yg telah dilakukan Manajer yang nominal investasi setiap bulan 5 X lipat, tetapi hasil investasinya hanya 6 %). Installment Plan Reksa Dana yang dimulai pada usia dini merupakan pilihan dan kunci sukses yang dibutuhkan.

Mumpung saham dan NAB reksa dana sedang turun, mumpung harga obligasi sedang rendah. Sekecil apapun dan dalam bentuk apapun, teruslah berinvestasi!

Comments

Minimum Installment RD di Bank Mandiri

SWJ's picture

aku mau tanya neh, aku beli RD MITRAS & MDS sejak 2 Mei 2008, dan kalau melihat dari fitur di myreksadana.com, tingkat pertumbuhannya sampai hari ini sebesar 24.09%. sebenarnya aku sudah lama ingin berniat melakukan investasi rutin melalui skema installment plan, namun karena sesuatu hal, sampai hari ini belum juga aku lakukan. nah rencananya dalam waktu dekat ini, aku akan segera melakukan installment plan di cabang mandiri dimana pertama kali aku beli produk RD tersebut. yang aku tanyakan, apakah nilai minimum untuk installment MDS benar sebesar Rp 500.000,- (Apakah masih bisa kurang dari itu?) & MITRAS sebesar Rp 100.000,-

trus apakah bisa kita malakukan proses installment plan di cabang mandiri yang lain ? (berbeda dengan sat beli pertama kali)

Mandiri payah..

Santrianom's picture

Gw tadi pagi niat beli RD maulife dana saham, tapi pelayanannya g tw kenapa di mandiri Palangka, pas dikasih form aku cek ternyata form pembelian makara ato apa gtu,, lags aq protes.. eh g minta maaf juga??!! sebel deh gw, dah nunggu dari pagi bank buka sampai jam 11 siang?!!!!

Santrianom Ad-Dakhil Banyukencana

(Didik Pamungkas)

 

bener bro...

zugi's picture

ane jg lagi mau top up fortis dikasi feenya 3%,giliran pindah ke cabang laen cuma 0,75 persen...gile gk tuh...gk prof csnya.rugi waktu dah gw...lom macetnya

bener bro...

investment.product.bankmandiri's picture

Hi Zugi...

Pls info ke kita donk cabang mana? Untuk Installment memang Subs Fee-nya maksimum, tapi kalau top up biasa fee-nya 0,75% atau sesuai prospektus. Cuma kalau top up so pasti deh tetep kena macet di jalan+ ngantri di cabang:) Thank you yah...

cara lama

zugi's picture

 gini lho bro,ane kan top up biasa tp kok dikenai fee 3%,padahal kita dah biasa lho top up disitu(Kcp Kemang Pratama)dah kenal malah ama csnya.Berhubung feenya segitu gk jadi deh.terus ane lari ke mandiri di ahmad yani bekasi.nah disitu baru feenya bener 0,75%.tp ampe skrg konfirmasi transaksinya gk pernah dikirim kerumah,malah kita yg ngambil diwktu top up.Thanks B4

cara lama

investment.product.bankmandiri's picture

Hi Zugi...

Thank you untuk informasinya yah, kita akan follow up ASAP. Untuk pengiriman confirmation notice apakah sudah di check data alamat kamu di Bank Mandiri sudah lengkap + detail / belum? kalau sudah lengkap, kita bisa minta email pribadi kamu? Kita follow up dari sini deh, soalnya penasaran nih, kok bisa nga sampe pengiriman confirmation noticenya. Thanks

thanks

zugi's picture

@invest.prod...

my email add: sugiyarnoatyahoo [dot] com

thanks...ya bro,mudah2an langsung U follow up and semua cepet beres.Btw kapan neh kita bisa buy & sell rds secara online?i hope soon

Bro Zugi...

investment.product.bankmandiri's picture

Bro...

Kita sudah coba reply email kamu, beberapa kali for the last 4 / 5 day, it turn up ada problem dengan yahoo (kita tidak tau masalahnya di mana, krn kita bisa reply email dari teman2 yang lain, tapi begitu kita reply email kamu, emailnya tidak terkirim). Boleh kita jawab di sini saja yah? Alasan confirmation notice dan monthly report tidak terkirim adalah alamat yang ada di data kami tidak ada nomor rumah. Demikian kami sampaikan. Terima kasih.

thanks

investment.product.bankmandiri's picture

Bro Zugi...

 Kita sudah kirim email ke dirimu loh, apakah sudah di reply? Thanks

 

thanks

investment.product.bankmandiri's picture

 Bro Zugi,

Tadi kita sudah kirim email ke kamu menggunakan email kita di yahoo... emailnya adalah investmentproduct_bankmandiriatyahoo [dot] com

Mohon di reply yah. Thanks

subs fee

rdlshell's picture

Kalau di CW beli mandiri subscription fee nya brp yah?

Rina DL

FP

Mandiri Payah.. masa sih?:P

investment.product.bankmandiri's picture

Hi....

 Gawat juga neh... besok kita minta di check deh cabang Palangkaraya soal form+ other aplikasi. Harusnya form2 kita bisa dipakai buat semua produk. Semua form kita buat general. Btw, karena cabang kita nga minta maaf, boleh kan kita wakilin? sorry banget yah, kamu ngalamin hal yang nga enak di salah satu cabang kita. Besok kita akan follow up ke area sana. Thank you for the info, please jangan kapok yah:) 1 lagi neh... masa bank baru buka jam 11 siang??? emang ada apaan?Thanks.

 

..

Santrianom's picture

 Bacanya salah Om... nunggu dari pagi bank baru buka (artinya jam setengah delapan) sampai jam 11,,,,,hanya untuk beli RD..

yang nanganin bukan westi, tapi bambang dan agnes..

 

Santrianom Ad-Dakhil Banyukencana

(Didik Pamungkas)

 

dear investment.prod. mohon

ma_kara's picture

dear

mohon informasinya.... untuk setiap sesi investment plan day materi yg akan diberikan apa saja?

 

thanx

ma_kara

Materi Acara

investment.product.bankmandiri's picture

Hi...

Materi acara tergantung dari masing2 sesi. Sebagai contoh kl sesi tentang saham, maka materi pada sesi tsb akan membahas secara detail mengenai saham seperti: bagaimana caranya mendapat profit dari saham. Semoga dapat menjawab yah. Thanks

Lilis Setiadi sebagai Moderator...

autogebet's picture

Ada yang masih ingat Lilis Setiadi? kemarin waktu KDR-2 Lilis menjadi moderator di sesi terakhir.

Buat yang menanti2kan kehadirannya, Lilis Setiadi akan menjadi moderator sesi Talkshow dalam acara Investment Day Plan dari Bank Mandiri.

Pasti seru!

Lilis Setiadi sebagai Moderator...

ma_kara's picture

pas.......

ngeliat yg seger2 di dunia investasi reksadana.....

Mandiri

rdlshell's picture

Bersyukurlah karena dapat masukan tuh... saya dulu langsung protes ke Michael T. dari Schroder... langsung bank penjualnya diberi training lagi.

Rina DL

FP

Mandiri...

investment.product.bankmandiri's picture

Hi...

 Of course kita happy dpt masukkan:) semua input dari teman2 kita follow up kok. Thank you yah.

 

hallo salam kenal....

ma_kara's picture

hallo salam kenal....

kl saya ingin subcribe via internet... apakah bisa?

karena saya selama ini sangat dimudahkan dengan  subcribe via internet....

thanx

ma_kara

Salam kenal juga ma_kara

investment.product.bankmandiri's picture

Dear ma_kara,

Saat ini kami masih mengembangkan sistem untuk fitur subscribe RD via Internet. FYI, pengembangan sistem biasanya makan waktu cukup lama loh:) Thank you...

Perbedaan Subs fee

drakullaz's picture

Saya ingin menanyakan kenapa ada
perbedaan subs fee antara mengikuti installment plan dengan pembelian
biasa lewat CS bank mandiri ?

Ketika subs RD lewat CS bank mandiri, fee untuk RDS fortis dan Mitra
syariah hanya 0,75%, subs fee dengan mengikuti installment plan untuk
fortis 2% dan mitra syariah 1,25%. 

Padahal sebelum mengikuti installment plan, saya sempat tanyakan ke
CS dan dijawab sub fee tetap sama 0,75% serta ditulis di formulir. Saya
baru mengetahui ketika terjadi kegagalan system pada installment plan
bulan pertama dan saya harus mengisi ulang formulir dan pada kolom subs
fee diisi oleh CS.

Perbedaan Subs Fee

investment.product.bankmandiri's picture

Hi Drakullaz...

Memang ada perbedaan Subs Fee antara nsb datang ke CS dan melalui Installment Plan. Hal ini disebabkan karena:

1. Untuk Installment Plan, Investor harus mengetahui besaran subs fee dari awal (tidak berubah2 mengikuti program)

2. Bank Mandiri tidak mengenakan biaya administrasi atas Installment Plan

3. Investor dapat menghemat wkt dan biaya, dengan tidak harus datang ke cabang setiap bulan untuk melakukan top up manual

4. Program Special Subs Fee yang ada di CS Bank Mandiri sekarang, merupakan program untuk tahun 2009 dan pogram ini akan di review setiap tahun.

Demikian... semoga bisa menjawab pertannyaannya. Thanks.

Proses Redemp ?

nana_supriyatna's picture

Dalam melakukan proses redemp bagaimana? Kebetulan ane punya 2 RD. Beli lewat agen (Bank asal Ostrali) dan beli langsung lewat MI. Beli lewat MI lebih nyaman dan praktis saat Pembelian awal, top up (subscript) dan redempt dilakukan lewat dunia maya, telp dan fax. Nah yang lewat Bank itu tuh... rada ribet ane harus datang dicabang tempat ane buka RD. Coba bayangkan jika kondisinya ane lagi diluar kota or luar negeri...? Repotkan! Bank Mandiri...?

he3x... lebih menarik lagi

Anonymous's picture

he3x... lebih menarik lagi bila biaya administrasi bulanan Tab Mandiri diturunkan jd bersaing dengan Commonwealth.

Anyway, utk investor ritel program installment plan Mandiri paling OK. Banyak keuntungan:
1. Produk reksadana lengkap dari jajaran MI-Mi yg paling bonafid
2. Bebas biaya transfer dari/ke bank custodian ke rekening Mandiri
3. Minimum investasi yg terjangkau
4. Fee subs/redeemp yg lebih kompetitif

ayo, ayo ke bank.. jgn lagi utk nabung tp utk investasi mumpung "kendaraan" udah disediakan oleh Bank Mandiri
ito

salam kenal.. bro.. tanya

pratikno's picture

salam kenal.. bro..

tanya dong, kalo mau masuk rds saat ini  tepat gak ya.. liat index udah naik kenceng nih..takut ketinggalan kereta tapi takut juga turun lagi... trims.

Nice to know you Bro...

investment.product.bankmandiri's picture

Nice to know you Bro...

Begini Bro... kl di tanya kapan sih sebaiknya masuk ke market (beli RD), jawabannya simple tuh... everyday is a good day to invest in RD. Yang harus di perhatikan adalah kita kudu menggunakan prinsip dollar cost averaging (masuk secara bertahap dan rutin). Mungkin pertanyaan selanjutnya bagaimana caranya menerapkan konsep dollar cost averaging? gampang tuh, ikut aja fitur Installment Plan Reksa Dana yang ada di Bank Mandiri. Demikian bro, semoga kita dpt memberi pencerahan yah. Thanks:)

everyday is a good day to

ito's picture

everyday is a good day to invest in RD.. wuih, gaya bahasanya sama dgn presdir MMI nih..

everyday is a good day to

investment.product.bankmandiri's picture

walah... sekali-kali boleh donk, tapi kayaknya itu kata2 kita deh hehehe:P

It's all about consistency ...

Passion4U's picture

Hore ...

Akhirnya, Portal Reksadana mendapatkan mitra yang cukup mumpuni dalam mencerdaskan investor. Semoga kerjasama yang sudah terjalin antara Portal Reksadana & Bank Mandiri, tetap terbina dengan baik di masa yang akan datang dengan dasar mutual benefit antara kedua belah pihak.

Dalam konsep perencanaan keuangan (cie ... kok ane yang ngomong ya, seharusnya ini area expertisenya bro eko endarto & bro taufik gumulya nich hehehe), memang ada 2 cara dalam cara mengalokasikan dana yaitu sekali invest (lump sum) atau dicicil (alias Dollar Cost Averaging). Dalam kenyataannya tidak banyak dari kita yang bisa mengalokasikan dana  dengan sekali invest (lump sum), soalnya dana yang mesti dikeluarkan dalam waktu singkat sangat besar. So konsekuensi logisnya memang kita mau tidak mau cenderung untuk memilih cara dicicil (Dollar Cost Averaging).

Problem utama dari mekanisme DCA adalah DISIPLIN. Jaman kuda gigit besi, kita kalo mo invest Reksadana kudu dateng ke Bank (sebagai agen penjual RD) ngantri di customer service, alhasil kalo antrian panjang kita jadi males berinvestasi.

Feature semacam Installment (Auto Debit Tabungan untuk beli RD) inilah yang jadi idaman banyak investor. Investment should be fun and easy. So kalo sekarang beli RD sudah ostosmastis jadi nggak ada alasan untuk investor tidak berinvestasi lagi.

Hare gene belon invest ... Apa kata dunia ? hehehe

Waktu terbaik dalam mengaktifkan Installment buat para kuli kayak ane adalah pada hari gajian kita atau paling tidak 1 hari setelah hari gajian kita ... So kalo gajian kita tanggal 25, ya kita harus menset Installmentnya dilakukan tanggal 25 atau paling telat tanggal 26. Hal ini untuk menjamin tidak ada setan gundul yang mencoba menggoda kita untuk menggunakan gaji kita untuk keperluan lain selain berinvestasi hehehe ...

The only way to deal with the future is to function efficiently in the now. Each Player must accept the cards life deals him or her. But once they are in hand, he or she alone must decide how to play them in order to win the game

Life is about moving beyond ... Ja Minna San Ikimashyo !

Seorang Newbie - P a s s i o n 4 U

Don't walk in front of me, I may not follow. Don't walk behind me, I may not lead. Walk beside me and be my friend.

Dengan strategi Moving Average?

lemi4's picture

Tapi jadinya kalo ngikut Installment Plan / DCA jadi gak kompatibel dengan Strategi Moving Average dong...? ...tapi emang iya sih ya, cost-averaging nggak kompatibel sama market timing lah yah? [newbie mohon pencerahan...]

DCA ++

Passion4U's picture

Hehehe ...

Ya DCA pasti beda sama Market Cycle Allocation lach ... DCA nggak peduli sama kondisi market (keep invest no matter what happen in the market ... karena mereka percaya in long run indeks pasti akan selalu climbing), sementara MA sebagai salah satu tools untuk Market Cycle Allocation mensyaratkan kita melihat kondisi market ... so bertolak belakang toch ... Tapi sebenarnya bisa dikombinasikan lho hehehe ...

Kalo bro mengkombinasikan strategi ... larinya akan seperti ane bro ... strategi ane nggak ada di buku, tapi ane sekarang stick to strategi ane ... strategi ane sekarang merupakan kombinasi antara DCA, Value Averaging & Rebalancing with Market Timing.

  • Tiap bulan ane sudah invest secara rutin (ini berarti ane pake prinsip DCA). Kenapa masuknya harus rutin dan tidak pake timing ? Karena ane berpendapat ... kalo kita tidak disiplin invest maka lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya ... so untuk dana kecil yang rutin ane masukin tiap bulan, ane tutup mata terhadap market, karena kalo pun salah masuk ruginya nggak terlalu significant.
  • Tapi untuk menghindari kerugian yang besar, hasil akumulasi dari investasi per bulan terus menerus itu, secara aktif di rebalancing (komposisi RD saham dan RD PD tetapnya) sesuai dengan kondisi market. Ini artinya ane pake market cycle strategy dengan tools Technical Analysis
  • Pada periodic tertentu (3 bulan sekali), ane lihat dengan total target financial planning ane ... kalo kurang ane tombokin, kalo lebih, sebagian dipake untuk dana cadangan sewaktu nanti performancenya tidak seperti yang kita harapkan. Ini artinya ane pake sebagian prinsip dari Value Averaging ...

So strategi ane yang ane kasi julukan "Passion4U Value Growth" merupakan hasil pencarian ane selama ini terhadap berbagai macam strategi di luar sana. Tentu saja strategi ini tidak cocok untuk semua orang, karena skill dan ketrampilannya tentu saja berbeda ... so mungkin bro lemi4 harus nyari strategi yang lain yang sesuai dengan kepribadian dan kemampuan bro ...

Happy learning bro ... Ingat selalu, teori adalah sekedar teori, dia merupakan pendekatan, kitalah yang harus menentukan apakah teori itu tepat bagi kita.

Seorang Newbie - P a s s i o n 4 U

Don't walk in front of me, I may not follow. Don't walk behind me, I may not lead. Walk beside me and be my friend.

dca

rdlshell's picture

Prof ini hebat sekali..... saya baru mau tuh ngikutin... mudah2an aja bisa terlaksana rebalancing

Rina DL

FP

Ngomentari tulisan Prof

rdlshell's picture

Ingin ngomentarin tulisan profesor ah.... kalau saya langsung auto debet rekening, tanggalnya enggak tanggal gajian, soalnya ane gk gajian... Kadang suka gemes juga sama yang mau investasi di RD, binguuuuuung terus. Kalo ane sih, suka modal nekat, kan invest gk usah banyak-banyak dulu kalo belajar, mulai aja dari yang kecil, anggap aja kita menyisihkan sepuluh ribu sehari selama hari kerja kan berarti bisa sebulan 250 rb, nah gk usah banyak mikir.... investasi sambil belajar... kalo belajar mulu, gk investasi.... ya buang waktu.... bisa2 lewat deh 3 tahun... sekarang market mulai bullis (menurut ane), jadi mulailah berinvestasi. RD ane yang lumpsum, udah naek 20% tuh...padahal waktu itu ngalamin turun dulu. 20% dari pokok...

Mulailah berinvestasi. Sekarang ane mo tanya, kalo RD mandiri yang oke apa yah? tentunya pilihan ane gk ada lain adalah saham, AE d

Rina DL

FP

Ikutan ngomentarin donk....

investment.product.bankmandiri's picture

Dear Rina...

Setuju sih kalau mau mulai Investasi better ASAP dan jangan di tunda2 lagi. Kita yang ngerti aja sempet nyesel kok knp pake malezzz segala kl mau subscribe:P However Kalau bisa sih jangan modal nekat juga lah... kan bisa tanya basic knowledgenya ke teman / Bank / Portal RD. Gawat juga kl cuma modal nekat hehehe...

Untuk RDS di Mandiri ada 10 product, so tinggal pilih aja:) Kita nga tau boleh kita publish nga yah nama2 product kita di sini. Thanks:)

Metode DCA

sphang's picture

Dear all, mohon komentarnya nich.

kita sudah melakukan metode DCA perbulan untuk mencapai tujuan investasi kita misalkan dana pendidikan(SD,SMP,SMA, S1)  dan menggunakan kendaraan RD:

SD : Reksadana  Pasar Uang (1 thn)

SMP : Reksadana Pendapatan Tetap (4 thn)

SMA : Reksadana Campuran ( 7 thn)

S1 : Reksadana Saham ( 10 thn)

 Nah misalkan pada saat waktu investasi jatuh tempo harga

NAV reksadana jatuh, berarti tujuan investasi kita kan tidak tercapai  sedangkan dana tersebut kita butuhkan , bagaimana solusinya apakah kita harus menyiapkan investasi cadangan?

 thanks

re : metoda DCA

scandra's picture

Dear Sphang,

Membaca pertanyaan anda, misalnya kita DCA tiap bulan, utk S1 yang masih 10 thn lagi kita masukkan di Saham. Apa yang terjadi kalau misalnya tahun 2019 krisis, tujuan kita gak tercapai kan?

Saya jadi inget yg dibahas Suze Orman Sabtu kemaren, dia bilang apa yg kita investasi di saham adalah utk yg > 5 thn. Jadi misalnya utk kasus anda, dana dibutuhkan di tahun 2019. Sampai tahun 2014, yes, it is OK untuk invest di saham. Tapi memasuki tahun 2015, kita tidak punya waktu 5 tahun lagi, jadi seharusnya kita gak boleh DCA semuanya di saham lagi karena waktu kita tinggal 4 tahun lagi. Yang dia nasehatkan mulai memasuki sisa waktu tahun ke 4, kita mulai tarik 20% dari seluruh dana kita, masukkan ke investasi yang lebih kurang resikonya.Investasi bulanannya juga gitu, gak boleh masuk ke saham lagi. Sisa tahun ke 3, tarik 20% lagi, masukin ke yg lebih stabil dan seterusnya. Sehingga jika terjadi 'sesuatu' dana kita sudah aman atau yang terkena resiko sudah lebih sedikit. Of course kita harus menyiapkan dana investasi yg lebih besar per bulannya drpd yang kita hitung rata2 fix di saham yang asumsi return nya 25%.

Ini sih yg saya denger, bgmn pendapat bro & sis & suhu & subo yang lebih berpengalaman? Saya sendiri masih tergoda masukin semuanya ke saham (maruk mode on), even utk dana TK, SD anak saya yang < 5 tahun. Yah, sekarang investasinya lagi tewas gak apa2, pake dana darurat dulu deh buat masukin anak ke TK he he he.

Peace!

Scan

komentar lagi ah

rdlshell's picture

Kalo belajar dikit-dikit sih iya.... tp gk nunggu pinter dulu baru investasi. Tanya Bank?? kebanyakan orang bank yang saya temuin malah kurang paham reksadana, jadi waktu datang ke bank saya tanya2... kok kurang pas... ya akhirnya pilih sendiri. dan ada bank yang enggak ngasih profile resiko loh..

Rina DL

FP

SITUS BAPEPAM

ma_kara's picture

INDEX SEDIKIT DEMI DEDIKIT SUDAH MULAI BULLISH....

HARGA SAHAM2 JG SUDAH BNYK YG MULAI MENINGKAT, SAHAM MBI DALAM WAKTU BEBERAPA HARI DR 50 RB SEKARANG BERTENGGER DI 108 RB NO 2 TERMAHAL SETELAH SAHAM AQUA....

IT'S MEAN SEMUA ITU TELAH MENUNJUKAN PERBAIKAN "KEADAAN"

TAPI YG SAYA HERAN KOK SITUSNYA BAPEPAM GAK WARAS2 YA.... ALIAS GAK SEHAT2........

 

TOLONG PERHATIANNYA DONG BAPEPAM.....

 

THANX

kabarnya, ketua Bapepam juga

autogebet's picture

kabarnya, ketua Bapepam juga hadir di event Investment Plan Day. bagaimana kalau kita sampaikan langsung harapan kita kepada beliau pada hari H? hehe...

saya tertarik sekali untuk

yofa-yola's picture

saya tertarik sekali untuk ikut investasi berkala yg dipotong dari tabungan tiap bulan bagaimana caranya? apakah tabungan kita aman krn kita telah memberikan kuasa untuk dipotong tiap bulan ? bisakah tabungan kita disalahgunakan  ( di debet melebihi kesepakatan) oleh pihak bank? mohon pencerahannya ,krn saya sangat tertarik dg program ini.

terima kasih

p155631451x

Terima kasih atas pertanyaan

investment.product.bankmandiri's picture

Terima kasih atas pertanyaan yang disampaikan.

Untuk memanfaatkan fitur investasi berkala di reksa dana, Bapak/Ibu bisa datang ke Cabang Penjual Reksa Dana dan membuka rekening tabungan mandiri (jika belum memiliki tabungan mandiri), membuka rekening investasi (reksa dana) dengan melengkapi formulir pembukaan rekening, kuesioner profil risiko, surat pernyataan risiko, dan formulir installment plan reksa dana (top up secara otomatis). Namun demikian, sebelum melakukan investasi secara berkala, Bpk/Ibu harus melakukan pembelian awal dari reksa dana yang diinginkan.

Instruksi installment plan (investasi secara berkala) dilakukan secara otomatis dan prosesnya dilakukan oleh system sehingga keamanannya dapat diandalkan dan sangat kecil kemungkinan didebet melebihi kesepakatan atau instruksi yang dicantumkan pada formulir. Namun demikian, Bapak/Ibu perlu melakukan monitoring investasi berkala Bapak/Ibu baik melalui mutasi rekening tabungan maupun monthly statement yang akan dikirimkan kepada Bapak/Ibu.

Terima kasih mudah-mudahan membantu.

installment plan

manu's picture

jumat kemaren tanya sama CS di Bank Mandiri ttg installment plan.

tapi kok CS nya belum tau ya, saia jadi bingung sendiri.

ini yg canggih portalreksadana atau gmn:-)

sampe2 CS nya mandiri kalah sama kita2

salut.hehe

 

Installment Plan

investment.product.bankmandiri's picture

Hi...

 Bisa saja terjadi, masalahnya jumlah cabang Bank Mandiri kan diatas 1000 cabang. Kebayang kan brp lama butuh waktu untuk sosialisasi:) So yang canggih siapa nih?:P hehehe... Btw, cabang mana nih yg blm aware soal fitur ini? padahal kita di sini sdh terus2an sosialisasi loh. Thanks:)

salut mandiri

manu's picture

salut deh buat BM, kemaren keluhan saia udah difollow up.cepet banget.Btw list RD nya mana nih Mr. Auto Gebet, udah ada kah?

makasih bro/sis investment

list RD belum diberikan oleh

autogebet's picture

list RD belum diberikan oleh pihak Bank Mandiri. semoga sang penunggu thread ini segera mengirimkan ke saya :)

Cabang BM

manu's picture

Mandiri Cab Tanjungpinang, Kepri

Tolong di follow up ya sis/bro

Thanks

Nah ini orang Mandiri

rdlshell's picture

Nah yang ini tampaknya orang Bank Mandiri. Ceritanya saya mau beli RD Mandiri, kebetulan masih ada yang harus dipenuhi untuk RD. Tadi saya udah dikirim fundsheetnya, hanya blum memutuskan mengambil yang mana oh ya yang satu lagi yang obligasi. Ada dua kepentingan nih, yang satu mau saya bikin DCA yang satu lumpsum.

Rina DL

FP

intallment plan

irvinmenyenx's picture

salam kenal,

ai juga baru nyobain jadi namanya nasabah reksa dana,, its been exciting, akhirnyaaa jadi juga ai invest..

tapi ada bbrp masalah.

kerana kbetulan ai nasabah bank mandiri, ai pengen nanya sama suhunya..ai beli itu RD di Mandiri cabang Bapepam-LK, Depkeu, krn hampir tiap hari ai ditugasin di sana.

1. ai baru subscribe RD 23 april dan udah minta fasilitas installment-investment plan, tapi ga bisa terus sampe skrg, kt CSnya si mbak Vera yg baek, "form Anda sudah diproses", tapi kok ga kelar2 ya? it's been a week since i put my sign on those papers..apa itu lemotnya sistem apa dr cabang?

2. tiap tanggal brp ai bakal dapet monthly statement?

3. kan ai juga mau nulis ttg installment-investment plan, ktnya bbrp narasumber ude ada di bank laen jg, Permata n Commonwealth, apa bener udah ada fasilitas itu? dan bgmn pengalaman bro/sis yang ude nyobain?apa sama dengan di mandiri?

 

mohon bantuan pengasuh artikel ini ato bro/sis sekalian buat investor pemula ini..tengkyu

//irvin/me'enx/rian//

Installment Plan

investment.product.bankmandiri's picture

Hi Irvin,

Kita akan follow up issue ini ASAP yah... penasaran nih, whats going on on that branch. Harusnya bisa langsung kok:)

Untuk tanggal, kamu tinggal pilih mau di debet tiap tgl brp (pilihannya antara tgl 1 s.d  28 setiap bulan).

Wah, kalau Bank lain, kayaknya nga etis deh kl kita yang jawab hehehe...

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.