Ngobrol Bebas
|
menindaklanjuti usul dari bro Yoga yang dilatarbelakangi sulitnya memilih thread artikel yg tepat utk bertanya, maka saya sediakan thread Ngobrol Bebas ini. Sebaiknya, semua pertanyaan tetap diajukan pada artikel yang relevan untuk mempermudah pengorganisasian content. Pastikan sudah melakukan searching untuk mencari topik yang relevan. Thread Ngobrol Bebas ini boleh dipakai diskusi apa aja, sejauh masih dalam koridor investasi. Boleh juga membahas ide pengembangan portal lebih lanjut. Jika ada kesempatan, tentu setiap diskusi yang telah sampai kesimpulan akan berusaha saya compile dalam artikel tersendiri. Pls dicatat bhw setiap postingan yang bermuatan iklan akn dihapus. Selamat menikmati :)
|
Comments
terima kasih bro dew
jawabannya sangat membantu sekali, saya ingin mempelajari dan memahami RD, dengan lebih cermat, sehingga saya tahu dan paham betul resiko berinventasi di RD, hanya saja, sedikit sekali buku2 indonesia yang mengupas jelas ttg RD, terkahir x buku yg saya baca "reksadana investasiku, Adler Haymans Manurung. membuat saya pusing, susah sekali meahaminya, mkn kl ada buku yg bisa direkomendasikan, menyangkut, bagaimana memilih RD unggulan, cara mereview, atw cara menghitung jika ternyata profit RD tidak menguntungkan. klo ada sangat membantu sekali buku seperti itu,.
terima kasih
*** pertanyaan lain, apa yg dimaksud dengan, Annualize return, retun rata2, dalam contohlah, selama 1th, 3 th, 5 th,
Bukunya dalam bhs Inggris
Buku yang paling detail mengupas semua rahasia reksadana adanya dalam bahasa Inggris, saya agak heran kenapa Gramedia dan Salemba tidak mau menterjemahkannya, padahal ini buku best seller banget. Ini juga buku yang saya beli jaman saya masih awal-awal belajar reksadana tahun 2000an awal.
Bukunya di Amazon:
http://www.amazon.com/about-Mutual-Funds-Bruce-Jacobs/dp/007137678X
Annualized Return:
http://www.investopedia.com/terms/a/annual-return.asp#axzz2MoYEKDYV
Annualized Return adalah return yang disetahunkan (dalam bahasa sederhananya). Jadi kalau di rata-rata dalam lima tahun, misalkan dalam setahun dia untung 100%, tahun berikutnya 50%, maka return selama beberapa tahun itu di rata-ratakan berdasarkan periode waktunya sesuai rumusan di link di atas.
Kolom Baru %CAGR
bro DewAsmara, terinspirasi oleh tips nya, saya langsung update halaman Produk Reksadana dengan tambahan kolom prosentase CAGR. Kolom ini dihitung sesuai rumus Annualized Return di Investopedia pada periode 5 tahun. Pls note bahwa sumber data untuk fitur ini adalah Bloomberg (bukan Bapepam).
Monggo silakan langsung klik disini untuk melihat seperti apa angka CAGR untuk reksadana saham. Kolom ini juga sudah ditambahkan di fitur My Reksadana.
Ternyata dalam jangka waktu 5 tahun, kita masih bisa meraih return diatas 25% ya. Brarti ini artinya pada fitur My Plan kita bisa masukkan angka target return 25% per tahun untuk rencana keuangan jangka panjang :)
Sepertinya perlu ada insight dari bro DewAsmara, bagaimana memilih produk reksadana yang menggabungkan PortalReksadana Matrix dan CAGR. Terutama bagaimana menginterpretasikan angka CAGR, apakah tinggal langsung pilih angka paling besar begitu. Akan sangat cantik jika ada artikel baru dari bro DewAsmara. Okee...
Anyway, thanks berat atas insightnya!
RDS < 5 tahun
Pak, infonya lengkap. Thanks. Tapi sepertinya semua RDS disamakan punya umur >=5 tahun ya? Sebagai contoh, RDS yang akhir 2012 menduduki nomor 1 dan baru dirilis Oktober 2011 kemarin tetap direkap memiliki imbal %3thn dan %5 tahun. Mohon dicermati. Thanks
Ada contoh produk <5th?
sis nnur, ada contoh produknya yg berusia <3th dan <5th? coba nanti saya cek nya. thanks.
Contoh produk <3thn
Ada beberapa data yang menurut saya perlu dicermati (sampel):
- SAM Indonesian Equity Fund: belum 3 tahun (baru dirilis Oktober 2011)
- Manulife Dana Ekuitas Indonesia India: direkap Rp 0 (padahal seharusnya 1,237.30)
CAGR sudah diperbaiki
sis nnur, berkat infonya, informasi kolom CAGR sudah diperbaiki. Nilai CAGR hanya muncul jika usia produk sudah mencapai 5 tahun. Demikian juga pada kolom kinerja periodik (%1yr, %3yr, dst) juga dikosongkan jika usianya belum mencukupi. Semoga ini membantu memudahkan untuk melihat mana produk baru dan lama.
Mengenai "Manulife Dana Ekuitas Indonesia India", ini dalam mata uang USD, harganya tampil nol. Nampak di Bloomberg harganya USD 0,13. Sementara produk dengan nama yang identik ("Manulife Dana Ekuitas Indonesia India - IDR") ini harganya Rp. 1.249.
Oke semoga membantu ya.
Masih belum ada di daftar my reksadana(Bloomberg)
Bro autogebet, kok Tram Consumption Plus (TRAMCOP - Bloomberg)belum ada di daftar ya untuk di tampilin di My Reksadana (Bloomberg), padahal di Matrix nya ada.
Makasih
Updated List Produk Bloomberg
Terima kasih bro edoedwin, berkat infonya, jadinya terdeteksi ada problem dalam pengambilan data dari Bloomberg, ternyata perubahan dalam struktur data. Baru saja sudah disinkronkan ulang data dari Bloomberg, monggo produk yang dicari pasti sudah ada :)
oh iya, sedikit notes untuk kawan2, sumber data PortalReksadana Matrix adalah dari Bapepam. Sementara My Reksadana bersumber dari Bloomberg. Kedua sumber data ini berbeda, tidak saling terkait, karena menggunakan kodifikasi yang berbeda :)
Redeem reksadana
Hi salam kenal, saya newbie di reksadana saham dan sangat ingin belajar reksadana dan saham.
Menurut yang saya baca, reksadana saham termasuk investasi jangka panjang, kita misalkan satu produk A dikatakan memberi imbal hasil 20% pertahun, apakah itu berarti reksadana A tsb mempunyai return 20% dengan hanya didiamkan saja tanpa memperhatikan harga naik/turun?
Bagaimana cara terbaik untuk menjual reksadana saham saat pasar sedang bullish, apakah dijual semuanya, atau gainnya saja? misal investasi saya 20 juta dan harga reksadana naik menjadi 21 juta, bijakkah jika saya hanya menjual 1 juta saja?
tahun lalu, saya menginvestasikan dana darurat saya ke reksadana campuran dan pasar uang, hasilnya dalam 8 bulan, returnnya kecil sekali.
Mohon bimbingan para pakar disini krn saya sangat ingin belajar dan buta reksadana.
tergantung tujuannya Vincentiave
Jika ingin berinvestasi sebaiknya diketahui tujuan Vincentiave apa dulu. seperti untuk dana darurat kan digunakan untuk berjaga-jaga jika ada hal-hal tidak diinginkan terjadi seperti jika anda dipecat dari pekerjaan dan segera membutuhkan uang atau jika anda memiliki asuransi rumah namun rumah anda terbakar misalnya perusahaan asuransi akan menyelidiki dulu bagaimana kejadiannya (tidak langsung mengganti) sehingga anda membutuhkan uang untuk menyewa misalnya sebelum biaya rumah diganti, dan kejadian darurat lainnya. nah namanya kejadian darurat membutuhkan uang darurat juga dalam waktu singkat sehingga yang dibutuhkan disini adalah dana yang likuid dan jika membutuhkan cepat nilainya pada saat dijual tidak banyak berubah. Dengan persyaratan seperti ini tentunya membatasi pilihan kendaraan investasi yang digunakan hanya kepada beberapa investasi yang returnnya kecil sesuai dengan prinsip investasi low risk low return. contohnya adalah seperti yang sudah anda sebutkan yaitu reksadana pasar uang, juga bisa tabungan/ deposito. Untuk reksadana pendapatan tetap sebaiknya jangan karena isinya adalah obligasi yang nilainya naik turun nah jika kebutuhan darurat datang dan anda harus menjual RDPT ini kuatirnya nilainya sedang turun dan kebutuhan darurat anda kurang tercukupi.
Mengenai anda berinvestasi dengan reksadana saham tujuannya apa? biasanya reksadana saham digunakan banyak orang untuk mencapai tujuan jangka panjang di atas 5 tahun dan dicicil tiap bulannya (dollar cost averaging atau kalau di Indonesia bisa disebut Rupiah cost averaging kali ya :) )berapa rupiah. ini ada hitungannya. thanks to bro Autogebet dkk di portalreksadana juga ada kok fiturnya namanya my plan (setelah login baru bisa menggunakannya) setelah klik My Plan keluar tulisan di situ + Plan Umum +Plan Pendidikan +Plan Pensiun di klik ya. setelah itu masukan data-data yang dibutuhkan. nanti keluar berapa jumlah cicilan reksadana saham yang disetor tiap bulan (pilih yang investasi yang 3-10 tahun atau di atas 10 tahun) nah setelah tercapai tujuan anda semula baru dikeluarkan semua uang di Reksadana saham tersebut untuk tujuan anda tersebut.
Mengenai 20% per tahun adalah perkiraan rata-rata asumsi yang dipakai banyak orang untuk menghitung tingkat return/ imbal hasil tahunan reksadana saham jika diinvestasikan di atas 5 tahun. (karena dalam 5 tahun/ lebih tersebut mungkin ada kalanya reksadana saham tersebut sedang mengalami masa bullish yang bisa mengakibat return anda di atas 20% atau bearish yang returnnya mungkin kurang dari 20% atau bahkan minus. nah setelah di rata-rata ke belakang banyak orang menghitung hasilnya 20%. padahal hasil yang diterima mungkin bisa lebih dan mungkin kurang. namun sebagai perencanaan perhitungan uang yang harus diinvestasikan mencapai tujuan keuangan anda asumsi return 20% ini dipakai (jika jangka panjang ya investasinya - 5 thn atau lebih)
Jika saya liat di fitur my plan disini asumsi returnya ini agak lebih agresif. (Investasi 3 - 10 Tahun : 0.25 / Investasi diatas 10 Tahun : 0.3 )
Mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaannya ya. :)
redeem reksadana.
salam kenal buat semua.saya selama ini hanya top up rd lewat internet banking commbank tanpa menghiraukan redeem,ada yang punya pengalaman redeem rd commbank g ya tolong dishare.ribet apa g terus apa emang sesuai prospektusnya 7 hari max pasti cair.thanks b4.
redemption
ngak ribet, bedanya bila subscription bisa dilakukan via internet banking, kalo redemption harus mengisi form dan diberikan ke bank. Ngak sampe 7 hari sudah msk rekening kita.
Indeks pecah rekor lagi
melihat JCI yg naik terus memecahkan record. saya jadi bingung, melihat PER sudah mencapai 16.7 berarti pasar yakin bahwa perusahaan2 listed bisa mencapai pertumbuhan yg diharapkan bahkan lebih. uhhh bingung..
PER nya 18.91x di 4811.61
Saat ini PER nya masih di 18.91x memang sudah mahal tapi belum overshoot banget. Mulai rawan itu kalau sudah tembus 20x
Rata-rata pertumbuhan perusahaan bluechip di BEI itu 20 persen pertahun. Seorang direktur asset management asing bilang 18 persen. Jadi kenaikan IHSG saat ini lebih banyak ditopang saham 2nd liner dan 3rd liner. Ini terlihat jelas Kemarin di mana para pelaku buang saham blue chip dan beli saham lapis kedua.
@DewaAsmara ... request buat bro ...
Bro Dewa Asmara
Beberapa saat yang lalu ada pembicaraan antara saya dan bro Dunkz untuk membuat sebuah indikator untuk menilai fundamental IHSG. Saat itu saya mengusulkan PER sebagai indicatornya ... tapi setelah berdiskusi dengan bro dunkz (sang pakar fundamental), kita sepakat sebaiknya yang menjadi indicator adalah PEG, karena didalam PEG kita tidak hanya memasukkan unsur PER tetapi juga unsur G (Growth). PER yang tinggi tidak menjadi masalah sepanjang ditunjang oleh Growth yang tinggi juga.
Request saya (atau saya harus bilang permohonan saya)untuk bro DewaAsmara adalah mewujudkan indicator itu sehingga muncul di dalam portal reksadana. So saya reqeust bro untuk mendesain PEGnya mau bentuknya seperti apa, ngambil datanya dari mana, terus warning bahwa dia overbought atau oversoldnya bentuknya seperti apa (apakah seperti indicator RSI atau seperti apa). Kalo punya ide lain (selain pake indicator PEG) sebaiknya pake ratio apa juga monggo dibuka dalam forum untuk dibahas bro ... Once semuanya dikonsep dengan jelas, tinggal bagian ngerayu bro Gebet biar dicoding dan masuk dalam investor toolkit hehehe ... ini sich kita minta seluruh orang aja ikut ngerayu bro gebet biar bikin indicatornya hehehe ...
Bagaimana bro, dibantu ya ... untuk kemaslatan umat manusia indonesia yang haus akan pencerahan reksadana. Bro Gebet, kalo bro DewaAsmara udah selesai mengkonsepnya dibantuin codingnya ya bro ... thanks sebelumnya bro ...
Mungkin kesulitan sumber datanya
Usul gan.
Kalau saja data probabilitas growth masa depan yg sulit diakses secara automatik pake coding, yg memang merupakan tipikal analisa fundamental yg bersifat prospective.
Mungkin cukup pakai disparitas PER bursa sejenis saja.
Misal PER JCI berbanding dengan satu keranjang PER Bursa di Bangkok, Manila, Kuala lumpur
Secara teoritis growth perusahaan listed di bursa bangkok, kuala lumpur dan manila memiliki sifat yg sama karena di developing countries
Sehingga kalo disparitas PER JCI terlalu besar dibanding disparitas "normal"nya dalam beberapa tahun terakhir bisa jadi berarti JCI sudah ketinggian, dan investor akan berpaling ke bursa sejenis yg masih "murah"
Dinantikan ide fitur barunya...
bro, kalau saya tidak perlu dirayu, kepentingan saya pribadi juga sebagai investor, so butuh banget kalau ada fitur baru biar makin ciamik mendeteksi IHSG. Terima kasih buat para suhu Passion4U, DewAsmara, Dunkz yang sudah berkenan melahirkan ide baru, ayo kan pada di Jakarta semua, langsung kopdar aja biar cepet lahir fiturnya :)
Saya sudah email
Saya sudah email ya barusan ke alamat gmail itu fundamental theory soal Price Earning Growth, tinggal dibahas aja kalau mau ketemuan :)
PER versi infovesta
PER 16.7 (sekarang sudah 16.8) itu LQ45 versi infovesta. menurut tulisan pak Rdyt di blognya pernah tembus sampai 20x.
Bro dewasmara, numpang nanya nih, walaupun pasti sangat subjektif jawabannya berdasarkan pengalaman masing2 orang,
kira2 enaknya di posisi PER berapa ya posisi "hold" untuk menahan diri untuk tidak masuk atau paling tidak untuk mengurangi belanja bulanan
Untuk LQ45 versi Bloomberg
Untuk LQ45 versi Bloomberg di 827.97 PER nya di 17.90x btw saya tidak heran data di invofesta agak telat kalau tidak salah itu data bbrp hari yg lalu.
Anyway, saya hanya masuk saat market koreksi, atau ada IPO ataupun harga perdana ORI/SRI. Kalau sudah running kencang begini jarang apalagi sudah nabrak 18x mending masuk ke tempat lain apakah valas atau sektor yg lagi melemah.
Tapi kalau pakai rumusan probabilitas bapak R, biasanya masuk di bulan ke dua rally batas maksimalnya.
Di PER 19x sebaiknya HOLD, sementara saya di 19x memilih profit taking.
Gimana sih cara review RD *mentok nih Please help very appreciat
Rp % 6mo % 1yr % 3yr % YTD % YSI Last Updated
DSM 5.678 8,43 10,64 50,07 2,92 266,22 27-02-2013
*Danareksa Syariah Berimbang, ini maksudnya
dalam 6 bulan, returnnya 8,43%
1 th 10%
*kinerja masa lalu, benerkah?
nah yang YTD dan YSI maksudnya apa ya?, maklum newbie, sedang terus belajar mereview reksadana, dan dalam Reksadana (Bloomberg)
yg warna biru itu JSI yg merah RD ya atw gmn? bngung bacanya, terima kasih
oh ya JCI dalam RD bloomberg (di portal) maksudnya dibandingkan dengan apa ya?
YTD dan YSI
Ya betul, itu kinerja enam bulan dan setahun terakhir. YTD kinerja dari 1 januari thn yang berjalan hingga saat ini. YSI itu kinerja dari awal penerbitan hingga saat ini.
JCI merah. RD biru.
Aplikasi Market gratis di Win8/Win8RT
Kalau tidak salah kemarin ada yang nanya-nanya ya soal software untuk memantau kinerja saham dan bursa saham Indonesia secara gratis dan real time?
Tadi saya baru install RTI Finance application dari Windows Application Market di Win8. Cukup lengkap juga, ada laporan keuangan terakhir dari saham yang anda incar, pergerakannya, P/E Ratio nya, semua gratis. Hanya saja data yang di rilis sepertinya meskipun online, tapi tidak benar-benar realtime 100%, sepertinya untuk yang free ada sedikit delay (mungkin perasaan saya saja sih).
Tapi aplikasi ini hanya bisa anda jalankan dalam mode MetroUI nya Win8 alias dalam lingkungan Win8 yang kotak-kotak itu. Kalo dalam desktop mode shortcutnya tidak ada. Namun tetap bisa diinstal dan dijalankan dari notebook, desktop pc, tablet windows yang semuanya terinstall Windows8, karena mendukung environment X86, X64, dan ARM processor.
Return properti lebih bagus daripada return RD?
Mmm...saya pernah baca dari Internet, artikel tentang perbandingan antara kenaikan nilai properti, emas, dan saham (IHSG) dibandingkan dengan inflasi tahunan. Hasilnya: emas dan properti return-nya kurang lebih sama (tapi masih bisa mengimbangi inflasi). Yang return-nya paling menawan adalah saham (dalam hal ini IHSG dipakai sebagai acuan). Buat saya sih masuk akal, karena low risk low return, high risk high return.
Apakah betul return reksadana (apalagi RD saham) tidak bisa mengimbangi return properti?
Terima kasih.
Tergantung
Tergantung dari RDS nya. Namun rata-rata return RDS di Indonesia (ini bicara soal rata-rata lho ya) agak susah mengejar imbal hasil property, tapi itu tidak selalu demikian.
Penjelasan teoritis nya, adalah, RDS menggunakan sebaran investasi, dimana, bobot investasi akan terbagi antara yang paling tinggi return nya hingga yang paling rendah return nya. Sementara saham dan property terfokus pada satu dua fokus investasi saja, tidak merupakan kumpulan rata-rata.
Namun tingkat risiko investasi reksadana saham juga jauh lebih rendah ketimbang return investasi saham secara langsung maupun property secara langsung.
Apakah ada instrumen investasi property seperti reksadana? Ya ada, namanya reksadana DIRE (Dana Investasi Real Estate) atau nama lainnya REITS (Real Estate Investment Trusts).
Prinsip Dire/Reits ini seperti kalau kita beli property di Bali atau Anyer berbentuk hotel atau kondominium dengan pengembalian / return yang dibayar setiap bulan seperti menyewakan/mengontrakan rumah.
Nah untuk membandingkannya lebih tepat kalau menggunakan perbandingan RDS vs DIRE (REITS). Silahkan cari sendiri ya datanya :)
OK terima kasih atas
OK terima kasih atas penjelasannya.
top up rd
saya mau nanya (masih newbie :) ), kalo melihat ihsg yang naik kencang begini, kalo mau top up apa baiknya menunggu centang hijau keluar dulu? karena saya gak pakai autodebet. thank you :)
Panin Dana Maksima mulai bangkit
Sejak awal tahun, saya perhatikan Panin Dana Maksima mulai bergerak cepat mencoba mengalahkan return IHSG, penjelasan dari Bapak "R" bahwa tahun kemarin mereka cukup kewalahan karena kekurangan tenaga ahli riset alias tim analis. Masuk di akal juga, karena belakangan ini banyak sekali emitten baru yang IPO.
Kita coba lihat ya, apakah Panin bisa bangkit lagi mengejar kekalahan tahun kemarin. Untuk RDPT dan RD Campuran Panin masih cukup ok. Mungkin karena Bonds pergerakannya cukup stabil, dan kalau terbit bonds baru pun analisanya tidak serumit Saham.
saya justru mengikuti pendapat suhu Dewasmara
ada tulisan bro dewasmara yg mengatakan bahwa panin bersifat value investing. Sepengetahuan saya value investing itu ya sifatnya pasti ada lag. karena pasar terlambat mengetahui harga sebenarnya. jadi ya cuek saya dua tahun kemaren ga narik keluar dana yg sudah masuk. walau gak nambah2 juga sih.. soalnya takut salah juga... hehehe...
Tram Equity Focus dan Eastspring Alpha Navigator
Tadi siang, saya iseng-iseng chatting sama teman saya di TRAM, soalnya saya tertarik dengan Tram Equity Focus. Ternyata itu reksadana saham tidak untuk ritel ya. Melainkan untuk salah satu perusahaan asuransi. Soalnya itu produk nongol di kuadran diamond, eh sayang sekali.
Saya juga sudah nelfon Eastsprings Investments Indonesia, ternyata hingga hari ini mereka hanya menjual produk Alpha Navigator ke SCB. Belum deal dengan CommBank katanya.
Sama bro...ane jg naksir
Sama bro, ane jg nelp ke Tram,TEF tdk dijual retail, jdnya ambil Tram Comsumtion Plus. Alpha Navigator smg segra deal dgn commbank. Kemarin jg saya usulin ke marketing commbank spy jual ETF IDX30, smg segra di follow up...
hallo
hallobapak nama saya Denny, bapak saya mau nanya,,,kalau seandainya mengikuti saham.minimal berapa uang yang harus setor yang pertama,,,,dan bisa nga dalam jangka 10 tahun tidak pernah di ambil,,,,,
Sudah terjawab
Hallo Pak Denny,
Pertanyaan yang sama sudah terjawab ya kemarin itu via facebook saya. Semoga bapak bisa segera mulai berinvestasi nanti.
Rgds,
Dewa Asmara
The Aljorb Consulting Group
investor pemula
selamat siang,
mau konsultasi nich buat pemula seperti saya jika ingin ikut reksa dana sebaiknya memilih reksa dana yang mana soalnya banyak sekali macamnya,
saya seorang pegawai swasta umur 21 tahun dan punya impian 5 tahun mendatang ingin punya rumah
Mohon pencerahannya
Harga tanah dan rumah
Yth Pak Mukti,
Untuk mengejar harga tanah dan rumah, bisa mencoba reksadana saham, namun biasanya imbal hasil reksadana saham tidak bisa mengejar imbal hasil property (tanah dan rumah). Walaupun tidak selalu demikian.
Mungkin saran saya, nanti sesudah lima tahun, keuntungannya dipakai saja untuk down payment, sisanya dicicil melalui kredit di bank.
Waspadai IHSG
Kenaikan IHSG belakangan ini terlalu kencang, melampaui fundamental economic growth nya. Sesuatu yang tidak linier, akan kembali menjadi linier bilamana keduanya saling terkait. Bahasa awamnya, kemungkinan akan terjadi koreksi sehat (atau malah koreksi tidak sehat jika terus menerus naik, bisa terjun bebas).
Prinsip dasar yang saya anut, kenaikan wajar IHSG maks 2x pertumbuhan ekonomi. Bilamana pertumbuhan ekonomi = 6 persen, maka IHSG akan naik wajar pada kisaran 12 persen.
Saat ini market global lagi terganggu, mereka mencari pasar yang masih menguntungkan, banyak aliran dana panas masuk, namun menjelang pemilu, investor global akan cenderung bersikap risk aversion, dalam arti menghindari risiko politik, dan ini bisa berdampak pada pelemahan IHSG walaupun mungkin sedang dalam trend pertumbuhan. Apalagi jika laju inflasi tetap tinggi, ada potensi memukul kinerja emitten.
setuju banget gan
sejak 28 january saya ga berani ambil posisi nih. bingung. parkir dimana dulu sementara kira2? atau cuek aja rupiah averaging?
Mungkin perlu dipertimbangkan
Mungkin perlu dipertimbangkan juga bahwa saat ini IHSG hanya mewakili sebagian kecil dari GDP Indonesia. Saya ingin mengevaluasi kinerja total emiten untuk mengetahui apakah IHSG sudah overshoot atau belum.
Ditunggu artikelnya
Ditunggu banget artikelnya bro :)
Outlook 2013
Mungkin ini agak terlambat, tapi ulasan ini outlook 2013 ini sangat mendalam dan dibahas oleh dua pakar ekonomi terkenal Nouriel Roubini yang pesimistik dan Ian Bremmer yang optimistik. Disajikan secara baik oleh Reuters via youtube.
http://www.youtube.com/watch?v=k0qNDOMeqFQ
Pemilihan produk RDS
Dear all,
Setelah membaca artikel-artikel di sini, saya semakin yakin untuk memulai berinvestasi di reksadana khususnya saham karena umur saya yang baru 20 tahun dan rencana ini untuk jangka panjang. Setelah saya melihat dan mensortir beberapa MI, saya telah telusuri satu per satu MI tersebut. Namun yang masih saya bingungkan adalah, MI tersebut mempunyai produk yang sudah "tua" alias sudah lama peluncurannya dan yang masih "muda" dan produk" tersebut mempunyai record yang sama baiknya. Untuk saya yang masih pemula, produk mana yang lebih baik saya beli? Apakah sejak awal saya sudah harus melakukan diversifikasi dengan mengambil produk yang lebih tematik?
Best Regards,
William Prasetya
Sebaiknya hindari Tematik kecuali untuk diversifikasi asset
Yth Bpk William Prasetya,
Sepanjang pengalaman saya, sebaiknya bapak menghindari produk yang tematik jika bukan dengan tujuan diversifikasi asset.
Jika hanya ikut pada satu jenis reksadana saham, sebaiknya bapak pilih produk reksadana yang "well diversified" apakah itu ETF, Reksadana Indeks, Reksadana Saham yang terdiversifikasi secara baik dan berimbang, ataupun reksadana saham yang auto sectoral maupun dynamic sectoral change, sehingga risiko menjadi minimal.
Karena IHSG sangat fluktuatif dan sektor yang mendominasi pun berubah-ubah tergantung situasi dan kondisi. Prediksi manusia seringkali salah jika menyangkut tema sektoral.
Terima kasih untuk sarannya
Dear bpa DewAsmara,
Salam kenal pa, btw, saya masih 20 tahun, jd agak aneh klo dipanggil pak. hehehe... terima kasih atas sarannya. Semoga saya semakin berani untuk cepat memulai dan tidak salah langkah dalam menentukan produk
Reli ihsg?
apakah reli ihsg memiliki bahan bakar yg cukup untuk melanjutkan reli diatas 4600?
Ada naik ada turun
Setiap kenaikan yang signifikan akan ada koreksi yang sehat juga hehehe. Saya pribadi ragu IHSG tembus 5000 tahun ini.
Btw saya sudah add di facebook pages saya video link menarik mengenai outlook 2013 secara mendalam dari dua pakar ekonomi yakni Nouriel Roubini yang pesimistik dan Ian Bremmer yang Optimistik, dibahas secara mendalam oleh Reuters.
Berikut linknya:
http://www.youtube.com/watch?v=k0qNDOMeqFQ
Up date matrix
Ternyata matrix nya dah update, ada beberapa yg pindah kuadran nih....
Bro autogebet, kok tram consumption plus dan mnc dana kombinasi plus masih blom masuk ke daftar list matrix ya?
Terima kasih
Matrix sudah Updated
bro Edoedwin, karena baru krodit belakangan ini, malah saya tidak sadar kalau Matrix sudah updated. Barusan saya cermati, kok ada yang data yang aneh, ternyata Bapepam berubah lagi cara akses datanya kembali seperti sebelumnya. Sudah saya perbaiki, silakan dicek lagi, semoga tidak ada produk yang beda kuadran ya.
Untuk lebih jelas melihat kuadran (seandainya tidak ketemu sesudah zoom ke Matrix), bisa melalui Peringkat Manager Investasi, lihat pada tiap MI nya, contoh:
http://portalreksadana.com/rdmi4/profil/LG002
Data kuadran Matrix dari periode sebelumnya juga sudah tersimpan. Sehingga nantinya bisa saya sajikan produk mana saja yang pindah kuadran.
Semoga bermanfaat.
beli saham online via commbank prosesnya lama
mungkin ada rekan yang sering transaksi RD online via commbank. saya baru pertama kali nyoba, tapi kok proses eksekusinya lama ya, bisa sampai 2 hari. takutnya kan NAB sudah berubah.
mungkin ada yang bisa sharing info/pengalaman gimana biar prosesnya lebih cepat? atau harus contact bagian bank?
gak kok
setahu saya klo beli OL, kan ada NAB harga berapa pas pembelian, ya sesuai NAB itu, even bru di eksekusi 2hr kemudian. :D