Partners

Pemandangan Indah di Puncak Gedangsari [64 km]

Sepeda Sehat - Sat, 01/30/2016 - 19:22

Daya tarik utama di Puncak Gedangsari adalah pemandangan indah, puncak yang tinggi membuat kita bisa melihat hamparan pemandangan yang luas ke bawah, seluruh kelok2 jalan nampak jelas. Walaupun ada foto panorama tapi sulit merekam keindangan pemandangan yang tertangkap oleh mata. Sensasi menikmati pemandangan ini mirip seperti saat kita menuruni bukit pajangan, melihat garis pantai Parangtritis. Kondisi jalannya juga sama-sama turunan tajam, harus sangat berhati-hati, sebaiknya menggunakan MTB, dan sebaiknya sejak awal mengerem jika ingin menikmati pemandangan. Jarak rute ini 64 km, dimulai dari ringroad Ketandan dan finish di ringroad Maguwo dengan total waktu tempuh 6,5 jam. Foto-foto lebih lengkap disertakan pada peta berikut. 

Puncak pemandangan yang indah, juga diraih dengan perjuangan yang cukup berat. Di awal perjalanan sudah menghadapi tanjakan Patuk yang cukup menguras energi. Tanjakan berikutnya yang cukup berat adalah puncak Gedangsari. Tanjakan ini panjangnya 2,5 km, terdiri dari beberapa tanjakan-tanjakan yang cukup curam. Secara statistik, rerata elevasinya 8,7% maksimal mencapai 16%.

Jarak ke puncak Gedangsari 32 km, waktu tempuhnya bervariasi, bagi yang sudah terbiasa menanjak bisa sampai dalam 3,5 jam, bagi yang menuntun membutuhkan waktu 4,5 jam. Beruntung di puncak Gedangsari ada warung yang menyediakan minuman (es pun ada), gorengan dan soto. Namun sepanjang tanjakan Gedangsari tidak ada warung yang menjual makanan/minuman, sebaiknya selalu isi perbekalan lengkap sebelum menanjak. Sebaiknya perbekalan air lebih banyak, persiapan jika kondisi cuaca panas terik.

Download GPX

 

 











Lokasi:  Indonesia 7° 48' 35.082" S, 110° 35' 38.868" E See map: Google Maps Javascript is required to view this map.

Categories: 

Kota: 

Jarak: 64.00kmSepeda: MTBElevasi Rerata: 8.70%Elevasi Maksimal: 16.00%Elevasi Jarak: 2.50km
Categories: Partners

Gowes Waduk Gadjah Mungkur [155 km]

Sepeda Sehat - Sun, 01/24/2016 - 18:12

Rute ini merupakan salah satu tantangan gowes endurance, total jarak jika start dan finish di ringroad Maguwo adalah 155 km. Jika rumah ada di utara atau selatan Jogja, bisa mencapai 170 km. Total waktu tempuh dengan menggunakan roadbike sekitar 10 jam, sudah termasuk istirahat. Kondisi jalan mayoritas bagus dan mulus, sangat direkomendasikan menggunakan roadbike.

Rute yang dilewati: Sambilegi (Jogja) - Prambanan- Tegalmas-Srowot - Wedi-Bayat-Cawas-Tawangsari (Sukoharjo)-Wonogiri-Manyaran-Watukelir-Weru-Cawas-Bayat-Wedi-Prambanan-Jogja. 

Jalan menuju Wonogiri tidak terlalu menanjak. Tantangan tanjakan sesungguhnya justru sesudah waduk, kalau di Strava nama segmennya "Wuryantoro Climb". Jika dilihat dari grafik elevasi dibawah, tanjakan ini panjangnya 3,5 km dengan rerata elevasi 3,2% max 7%. Lumayan menantang karena dilewati pas kondisi panas terik.

Download GPX

 

 








Lokasi:  Indonesia 7° 50' 49.2108" S, 110° 54' 46.584" E See map: Google Maps Javascript is required to view this map.

Categories: 

Kota: 

Jarak: 157.00kmSepeda: Road BikeElevasi Rerata: 3.20%Elevasi Maksimal: 7.00%Elevasi Jarak: 3.50km
Categories: Partners

Gowes Hijau Nan-Segar di Sepanjang Imogiri-Panggang-Bibis [42 km]

Sepeda Sehat - Sun, 01/17/2016 - 08:56

Ini adalah rute yang sangat segar berputar mulai dan berakhir di terminal Giwangan. Jalan dari Imogiri hingga Pajangan sungguh surganya roadbike, jalan menurun, aspal mulus dengan udara segar plus lalu lintas yang tidak ramai. Udara makin segar ketika mulai menanjak ke Bibis. Rute yang dilalui juga melewati jalan tembus pedesaan, juga dengan aspal yang halus. Hanya saat menanjak ada beberapa ruas jalan yang agak rusak, tapi masih bisa dilewati roadbike dengan pelan-pelan (karena nanjak juga sih). Rute Pajangan-Bibis ini sangat populer, jalur yang sangat teduh, aspal juga halus, kita akan berpapasan dengan banyak goweser saat weekend. 

Tanjakannya lumayan, kalau dilihat di gambar nampak terjal sekali, tapi realitanya tidak menyeramkan kok, masih bisa dilewati oleh roadbike tanpa "njengkang". Secara angka, kita akan menanjak sepanjang 1,78 km dengan rerata elevasinya 4% maksimal 11%. 

Rute ini lengkap, diawali dengan jalan datar, lanjut menanjak, di ujungnya bisa kuliner di Bubur bu Yati sebelum kembali ke Jogja. Enjoy ^_^







Lokasi:  Indonesia 7° 51' 12.5208" S, 110° 18' 39.564" E See map: Google Maps Javascript is required to view this map.Jarak: 42.00kmSepeda: Road BikeElevasi Rerata: 4.00%Elevasi Maksimal: 11.00%Elevasi Jarak: 1.78km
Categories: Partners

Jogja Exotic Cycling [13 Februari 2016]

Sepeda Sehat - Sun, 01/17/2016 - 07:05

Categories: 

Categories: Partners

Gowes Embung Batara Sriten [100 km]

Sepeda Sehat - Sun, 01/03/2016 - 16:54

Embung Batara Sriten, biasa dikenal sebagai embung diatas awan karena berada di puncak tertinggi Gunung Kidul Yogyakarta. Ini adalah tempat yang memberikan pemandangan sangat indah, kita bisa melihat pemandangan alam yang luas dari berbagai penjuru, ditambah hembusan udara yang sejuk. Ketinggiannya hanya sekitar 800 diatas permukaan laut, namun perjuangan untuk gowes sampai ke puncak sangat menantang karena kondisi jalannya penuh bebatuan sehingga wajib menggunakan MTB dengan roda kembangan. Tidak disarankan menggunakan roda hybrid polos karena sangat potensial selip/licin.

Artikel ini memberikan panduan untuk menuju ke lokasi, tinggal mengikuti peta berikut. Peta ini terdiri atas 3 segmen, dimana tiap segmen terdapat gambaran medan dan elevasi rute sebagai persiapan yang memadai sebelum meluncur gowes. Di peta juga terdapat foto, untuk memberikan gambaran seperti apa di lokasi.

 

Segmen Pertama: Jogja (Ringroad Ketandan) - Kaki Embung. Jarak 34 km dengan rerata elevasi 4% dan maksimal 33% (tanjakan Patuk). Segmen ini relatif menyenangkan, tanjakan berat hanya di Patuk, sesudah pertigaan Sambipitu kondisi jalan rolling naik turun, dengan tanjakan yang agak panjang di hutan kayu putih. Di puncak tanjakan ini ada warung, dapat mengisi perbekalan atau menikmati teh manis hangat untuk memulihkan tenaga. Semua tanjakan ini masih normal dan memungkinkan untuk digowes. Walaupun kondisi jalan banyak rolling, sebaiknya hemat tenaga tidak perlu full power, tidak perlu ngebut juga, karena di segmen kedua sangat membutuhkan tenaga prima.

Segmen Kedua: Kaki Embung hingga puncak, dan kembali lagi ke Kaki Embung, total PP 13 km. Rerata elevasi 11% dan maksimal 39%. Di persimpangan menuju Embung ini ada warung, manfaatkan sebaik2nya untuk mengisi perbekalan, sebaiknya dalam jumlah yang ekstra, karena baru ada warung (rumah penduduk) sesudah menanjak sejauh 4 km. Inilah segmen dengan tantangan tanjakan yang cukup berat, karena kondisi jalan aspal hanya 1 km pertama, sisanya jalan setapak/rusak, dan jalan bebatuan/gamping. Di segmen ini, tidak perlu kuatir jika harus menuntun sepeda karena tanjakan yang terjal. Segmen ini juga menjadi semakin berbahaya jika kondisi hujan karena jalan bercampur tanah menjadi licin dan selip. Tidak direkomendasikan menggunakan ban sepeda hybrid.

Segmen Ketiga: Kembali ke Jogja melalui Klaten, total 49 km. Bagi yang tidak ingin melewati tanjakan2 untuk putar balik kembali ke arah Patuk, dapat mencoba rute pada segmen ini. Rute ini memang relatif datar dan aspal sangat mulus, namun SESUDAH melewati tanjakan Jurangjero. Tanjakan ini akan kita jumpai 12 km sesudah Embung, panjang tanjakannya 277 meter dengan rerata elevasi 8% dan maksimal 13%. Walaupun sebelumnya juga ada beberapa tanjakan yang menantang, relatif tidak terlalu panjang, masih dapat dilakukan tanpa menuntun. Sesudah tanjakan Jurangjero, kita mendapatkan hadiah jalan menurun tajam, plus pemandangan dari ketinggian yang sangat indah, namun jangan terlena dalam kecepatan tinggi karena ada banyak tikungan tajam. Jika ingin ambil foto, sebaiknya sejak dari puncak tanjakan pelan2 saja, agar mudah berhenti tidak kehilangan momen pemandangan indah.

Special thanks untuk pak Joko, mas Irwan dan mas Apris untuk kontribusi foto-fotonya. Semoga lebih kurangnya bermanfaat. Sekiranya ada info lain yang perlu ditambahkan, jangan ragu posting komentar.









Lokasi:  Indonesia 7° 49' 55.0524" S, 110° 37' 54.804" E See map: Google Maps Javascript is required to view this map.

Categories: 

Kota: 

Jarak: 100.00kmSepeda: MTBElevasi Rerata: 11.00%Elevasi Maksimal: 39.00%Elevasi Jarak: 7.00km
Categories: Partners

Gowes Kuliner Durian

Sepeda Sehat - Wed, 12/09/2015 - 14:53

Bagi penggemar durian, gowes dengan destinasi kuliner durian adalah salah satu yang dinantikan. Salah satu destinasi kuliner yang recommended di Jogja adalah Raja Durian. Bertempat di sebuah kawasan desa nan-sejuk di Seyegan Sleman, tempat ini sangat ramai dikunjungi oleh pengunjung walaupun belum musim durian. Bangunan berupa rumah dengan halaman yang cukup luas dan penanda lokasi yang unik, sebuah tugu durian raksasa di depan rumah. Teras rumahnya sudah disediakan meja kursi, nyaman sekali untuk menikmati durian on-the-spot. Disana tersedia banyak ragam durian, tinggal bilang ingin spesifikasi rasa seperti apa, ingin yang pahit, manis atau istimewa, nanti akan dipilihkan. Bahkan, jika kita naksir durian spesial tertentu, kita bisa pesan sebelumnya. Jika durian sesudah dibuka tidak sesuai, tidak perlu bayar. Di dalam garasinya hampir selalu melimpah penuh durian, tapi itu sebentar saja, karena biasanya saat siang hari sudah habis-habisan, apalagi kalau Sabtu dan Minggu. Agar tidak sia-sia kehabisan saat di lokasi, sebaiknya hubungi dulu sang pemilik, pak Slamet Pandoyo di 087838422998. Foto beliau ada di paling kanan gallery, yang sedang memegang dua durian.

Untuk menuju ke lokasi cukup mudah, tinggal masukkan koordinat GPS di Google Maps. Jalan menuju lokasi juga datar2 saja, tidak ada tanjakan yang berat. Hati-hati, jika mengikuti rute dari Google Maps bisa jadi akan dilewatkan jalan desa yang tidak mulus, sebaiknya mengikuti rute dibawah ini, jalan aspal bisa dilalui oleh roadbike dan mobil.







Lokasi:  Indonesia 7° 42' 55.692" S, 110° 19' 21.936" E See map: Google Maps Javascript is required to view this map.

Categories: 

Kota: 

Jarak: 15.00kmSepeda: Road Bike
Categories: Partners

Gowes Tanah Lot - Sukowati [66 km]

Sepeda Sehat - Sun, 11/29/2015 - 22:17

Bagi yang berkesempatan gowes di Bali dapat mencoba rute ini, nikmat bagi pemilik roadbike. Destinasi pertama ke Tanah Lot, disambung menuju Tabanan kemudian membelah Bali ke Timur hingga Sukawati. Rute di utara Bali ini relatif lebih adem/sejuk, ketimbang di area Kuta, karena cukup banyak pepohonan rindang. Selain mulus, rute ini juga relatif datar, tidak ada tanjakan yang curam sekali. Rute ditempuh dalam 4 jam 40 menit (mode santai menikmati pemandangan, average speed 20 km/jam, sudah termasuk istirahat), moving time nya 3,5 jam.






Lokasi:  Indonesia 8° 37' 11.712" S, 115° 5' 14.352" E See map: Google Maps Javascript is required to view this map.

Categories: 

Kota: 

Jarak: 66.00kmSepeda: Road BikeElevasi Rerata: 2.00%Elevasi Maksimal: 4.00%Elevasi Jarak: 30.00km
Categories: Partners

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.