Feed aggregator

Peluang Keuntungan Saat Garis Kuning Datar-Datar Saja

gebetSaham - Mon, 06/10/2019 - 19:48

Hari perdana perdagangan sesudah libur lebaran memberikan cukup banyak kejutan, begitu banyak saham-saham yang hari ini meroket lebih dari 5% sehingga tercatat sebagai top gainers, diantaranya: TKIM +11% SMRA +10% WTON +6,79% WIKA +5,7%.

Semakin menarik lagi, hanya sebulan berselang sejak IHSG berbalik pada pertengahan Mei 2019, saham-saham itu memberikan kenaikan fantastis, dimana TKIM naik +100%, WIKA naik +29,7%, WTON naik +16,5%, SMRA naik +17%.

Sangat-sangat menariknya, garis kuning seluruh saham itu menunjukkan pola datar-datar saja, dimana garis kuning tetap datar saja pada saat harga mengalami kejatuhan yang dalam. Ini menjadi sebuah fakta baru yang mengkonfirmasikan bahwa harga yang jatuh saat pola garis kuning datar-datar saja tidak perlu diikuti dengan kecemasan, dimana pada saat harga berbalik justru dapat menjadi peluang untuk entry atau menambah investasi. 

Setiap kejatuhan bursa selalu menjadi peluang untuk mendapatkan keuntungan. Setiap kejatuhan bursa selalu dipenuhi kecemasan. Saat harga-harga berjatuhan, kita dapat mencari mana saja saham dengan garis kuning datar-datar saja. Ketika harga sudah menunjukkan indikasi berbalik naik, saat itulah salah satu peluang terbaik untuk entry. Garis kuning bisa jadi akan tetap mendatar, sementara kita tidak tahu persis kapan harga mencapai puncaknya dan diikuti berbalik turun. Oleh karena itu, silakan kapan saja merealisasikan keuntungan jika dirasa sudah mencukupi.

Segera create account gebetSaham untuk memanfaatkan peluang kenaikan harga yang menyertai garis kuning mendatar.

Categories: Partners

Kekuatan Asing Sebagai Penentu Pergerakan Harga

gebetSaham - Sat, 04/20/2019 - 00:00

Pilpres sudah selesai, masih ada waktu sebulan lagi hingga real count tuntas, siap-siap masuk lagi ke bursa, kali ini gebetSaham dilengkapi dengan lebih banyak fasilitas baru: Partisipasi Asing dan Kekuatan Asing. Gunakan fasilitas baru ini untuk memantapkan pilihan investasi saham!

Partisipasi Asing

Salah satu faktor yang menggerakkan harga saham adalah adanya partisipasi asing, yaitu seberapa aktif asing bertransaksi pada suatu saham. Jumlahan dari transaksi jual dan transaksi beli investor asing mengindikasikan besaran niat asing untuk menggerakkan harga. Informasi ini menjadi pelengkap dari informasi Kepemilikan Asing yang telah ada sebelumnya.

Partisipasi asing direpresentasikan dalam angka prosentase yang mencerminkan porsi transaksi asing dibandingkan keseluruhan transaksi pada suatu hari. Nilai diatas 40% merupakan indikasi kuat asing sangat aktif bertransaksi untuk menggerakkan harga. Kombinasikan informasinya dengan garis kuning dana asing, apabila garis kuning makin menanjak dan partisipasi asing diatas 40%, patut diduga harga saham akan semakin menanjak.

Partisipasi asing ditampilkan sebagai diagram batang harian di grafik Dana Asing, karena data harian berdempetan jadi tersaji seperti luasan area berwarna abu-abu muda. Partisipasi asing juga ditampilkan pada grafik Intraday, sehingga investor secara seketika real-time mendapatkan gambaran atas siapa pihak yang aktif bertransaksi saat itu. Satu hal yang perlu diperhatikan pada grafik Intraday, partisipasi asing disajikan secara kumulatif (sudah diperjelas dengan adanya keterangan "% Accum Partisipasi Asing"). Artinya, partisipasi asing terkini adalah pada data jam/waktu terkini. Sehingga pada akhir hari, angka prosentase partisipasi asing di grafik Intraday dan Dana Asing akan sama. 

Dengan tersedianya data partisipasi asing, fasilitas notifikasi Telegram juga telah dilengkapi dengan summary partisipasi asing. Kita akan seketika tahu saham mana saja yang paling aktif diperdagangkan oleh asing. Informasi ini dapat digunakan sebagai stock screener yang memberikan indikasi saham mana yang paling mungkin akan aktif bergerak harganya baik ke atas maupun ke bawah yang bisa dianalisa dengan garis kuning dana asing dan garis kuning intraday.

Kekuatan Asing

Nah, bagi kita yang berorientasi investasi jangka menengah-panjang, supaya kita tidak perlu ambil pusing membaca prosentase partisipasi asing harian, sekarang lahir indikator baru bernama Kekuatan Asing.

Kekuatan Asing merupakan rerata prosentase partisipasi asing selama 100 hari kerja terakhir. Kekuatan asing bernilai lebih dari 40% merupakan cerminan bahwa asing sangat dominan menjadi penentu pergerakan harga suatu saham, sehingga pola garis kuning pada grafik Dana Asing lebih relevan untuk kita cermati. Angka Kekuatan Asing ditempatkan bersebelahan dengan Kepemilikan Asing. Jika terdapat perbedaan angka yang signifikan diantara keduanya, tidak perlu bingung, utamakan perhatian kita pada angka Kekuatan Asing.

Bagaimana peta keseluruhan Kekuatan Asing dapat dilihat pada menu Insight. Pada bagian paling bawah terdapat segmen Pengaruh Asing (sebelumnya berjudul "Kepemilikan Efek KSEI"). Saham disajikan dengan urutan sesuai besaran jumlah lembar saham beredar yang diperdagangkan di bursa. Intensitas warna menunjukkan prosentase Kekuatan Asing, dimana ukuran icon yang lebih besar menunjukkan Kepemilikan Asing >40%. Idealnya, kita akan memilih saham dengan Kekuatan Asing dan Kepemilikan Asing yang besar (keduanya diatas 40%). Namun jika keduanya langka dijumpai, tentu dapat mengutamakan memilih saham dengan Kekuatan Asing yang besar.

That's all, cukup banyak update fasilitas baru dalam satu posting. Ini menjadikan kemana saja pergerakan asing semakin terang benderang. Semoga fasilitas baru ini bermanfaat untuk menambah keyakinan dan kepercayaan diri dalam berinvestasi.

Categories: Partners

Integrasi Data Kepemilikan Asing dari KSEI

gebetSaham - Sun, 04/07/2019 - 13:00

Tiada menyangka, di dalam website KSEI terdapat informasi berharga yang tidak diketahui mayoritas investor. KSEI mempublikasi data Kepemilikan Efek (holding composition) sejak tahun 2016 hingga sekarang. Data memuat jumlah lembar saham yang diterbitkan serta sebaran kepemilikannya, seberapa dipegang oleh investor lokal dan asing. Data ini tersedia H-1 bulan, data yang dilihat sekarang merupakan data bulan sebelumnya.

Ini merupakan data Kepemilikan Efek, mencerminkan jumlah faktual lembaran saham yang dipegang oleh investor lokal maupun asing. Jumlah lembaran saham ini belum tentu seluruhnya diperjualbelikan di bursa, bisa jadi sebagian di-hold saja untuk jangka panjang. Saham yang dimiliki oleh investor asing disebut dengan Kepemilikan Asing. Saham milik investor asing yang diperjualbelikan di bursa disebut dengan Partisipasi Asing.

gebetSaham telah mengintegrasikan data Kepemilikan Efek dari KSEI sehingga lebih mudah dipahami tanpa perlu repot mengunduh satu per satu. Member premium gebetSaham dapat mengakses dua fasilitas baru: Insight Kepemilikan Asing dan Riwayat Kepemilikan Efek

1. Insight Kepemilikan Asing

Informasi ini tersedia pada menu Insight, di bagian paling bawah. Seluruh saham yang diperdagangkan di bursa tersaji disini. Saham disajikan berdasarkan besaran jumlah lembar saham yang diterbitkan. Saham paling kiri-atas berarti memiliki jumlah lembar saham terbesar, dan kanan-bawah berarti yang terkecil. Intensitas warna mencerminkan tingkat Kepemilikan Asing, semakin pekat berarti semakin besar dimiliki oleh asing. Sebagai contoh dalam gambar diatas, nampak BBRI paling dominan dimiliki oleh asing (83%) dalam jajaran saham terbesar (baris pertama). Informasi ini juga ditampilkan dalam grafik Dana Asing.

2. Riwayat Kepemilikan Efek

Selain itu, pada bagian bawah grafik masing-masing saham terdapat grafik baru, yaitu: Riwayat Kepemilikan Efek. Grafik ini menyajikan perjalanan kepemilikan efek dari dua jenis investor, yaitu: retail individu (Local Individuals) dan asing (Foreign). Bagaimana cara membaca grafik ini?

Garis Foreign (hijau) menandakan kekuatan asing, jika >30% berarti asing memiliki pengaruh yang kuat. Garis Local Individuals (merah) menandakan kekuatan investor retail, jika trend-nya semakin besar maka semakin tidak baik prospek harga saham kedepannya untuk naik.

Semoga fasilitas baru ini dapat memberikan tambahan pertimbangan pemilihan saham yang meningkatkan kepercayaan diri dalam berinvestasi. Segera aktifkan free trial untuk merasakan fasilitas premium ini.

Categories: Partners

Fungsi Ganda Teknologi Garis Kuning

gebetSaham - Sun, 04/07/2019 - 10:19

Saat itu 26 Maret 2019, headline koran Bisnis Indonesia memberitakan emiten grup Salim sebagai "kinerja yang ciamik" dengan uraian data faktual ICBP sebagai peraih pertumbuhan laba bersih tertinggi. Berita bagus ini akan mendorong investor mainstream untuk mulai membeli ICBP. Apakah sudah saatnya beli? Belum tentu, cek dulu garis kuningnya.

Faktualnya, saat berita terbit kmrn, ICBP justru dibanting sampai minus 8,9%. Jika kita lihat pola garis kuning per awal Januari 2019, ini merupakan pola distribusi yang memberi sinyal agar kita menjauh dari saham ini, walaupun secara grafik harga (dan technical analysis) sudah memanggil-manggil para investor mainstream untuk entry. Harga yang sudah naik +23% sejak November 2018 tentu sangat menggoda untuk entry.

Apa yang terjadi seminggu kemudian pada tanggal 2 April 2019? Garis kuning masih melanjutkan penurunan, demikian juga diikuti dengan kejatuhan harga.

ICBP adalah contoh sempurna atas fungsi ganda garis kuning: early warning dan maksimalisasi keuntungan. Nampak nyata bahwa garis kuning yang menurun tajam akan berdampak diikuti oleh kejatuhan harga. Di sisi sebaliknya, kita masih dapat menikmati kenaikan harga yang terjadi saat garis kuning meluncur turun. Saat kenaikan harga dirasa sudah cukup, atau saat penurunan harga dirasa sudah bikin cemas, langsung eksekusi jual tanpa keraguan. Ini akan menghindarkan dari penurunan harga yang jauh lebih dalam.

Seandainya investor menjual ICBP saat garis putih, akan terhindar dari kerugian yang lebih dalam hingga minus 9,8%. So, pastikan selalu cek garis kuning setiap kali menjumpai berita bagus. Cukup mendaftar sebagai member gebetSaham, sudah bisa melihat garis kuning seluruh saham.

Categories: Partners

Untung Meroket Saat Kedua Garis Kuning Meroket

gebetSaham - Sun, 04/07/2019 - 09:32

Saat itu 23 Maret 2019, sistem deteksi anomali menangkap satu-satunya akumulasi yang sangat spektakuler yaitu CTRA. Dimana kedua garis kuning saham ini mendadak meroket hanya dalam 2 hari sebelumnya. 

Saat artikel ini ditulis, sudah berselang 2 minggu sejak saat itu, CTRA sudah naik +11% dan kedua garis kuning masih dalam pola akumulasi yang signifikan. Apakah akan terus di-hold atau saatnya mengambil keuntungan, tentu ini merupakan pilihan masing-masing investor. Bagi yang memilih jangka pendek, dapat mengalokasikan amunisi lebih besar jika dijumpai kondisi kedua garis seperti ini.

Dengan adanya sistem deteksi anomali, kita memiliki peluang lebih baik untuk langsung melihat pergerakan atau manuver para pelaku pasar terhadap saham tertentu, tanpa perlu tenggelam mengikuti angka-angka pergerakan jual beli saham (running trade) yang melelahkan. Sistem deteksi anomali memberikan notifikasi melalui aplikasi Telegram secara real-time, sebuah fasilitas bagi member premium. Aktifkan free trial selama 30 hari untuk merasakan fasilitas ini.

Categories: Partners

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.